BerandaDestinationMengenal Sejarah Timah di Museum Timah Muntok

Mengenal Sejarah Timah di Museum Timah Muntok

Published on

spot_img

Bangka tidak hanya terkenal akan wisata alamnya. Namun, di Bangka, wisatawan juga bisa melakukan wisata sejarah dengan mengunjungi Museum Timah yang berada di Jalan Jendral  Sudirman, Kecamatan Muntok. Sebagai kota yang dulunya merupakan penghasil timah nomor wahid, Museum Timah tentu menyimpan sejarah tersendiri mengenai kota ini.

Museum Timah berdiri sejak  1915, dan dulunya merupakan bekas kantor pusat BTW (Hoofdbureau-Banka Tin Winning). BTW sendiri adalah perusahaan tambang timah di Bangka. Bangunan museum memiliki arsitektur khas Eropa, sempat digunakan sebagai kantor divisi pertimahaan  Belanda kemudaian diambil alih oleh tentara Jepang.

BACA JUGA:  LEGOLAND Malaysia Resort Siapkan Tujuh Aktivitas Baru Sepanjang 2023

Museum Timah memiliki 176 koleksi. Di Museum Timah, berbagai peninggalan benda tambang timah berusia ratusan tahun dapat dijumpai, seperti prasasti, bebatuan, balok timah, peralatan penggalian timah, alat cetakan timah, mineral, miniatur kapal keruk, atribut prajurit perang, hingga foto-foto pengusaha timah. Selain itu, di museum ini juga ada replika prasasti kota kapur yang membuktikan mengenai keberadaan Kerajaan Sriwijaya.

Menurut Agung Purnama, salah satu pemandu di Museum Timah, di Museum Timah terdapat galeri tentang peleburan timah dan informasi daerah mana saja penghasil timah yang ada di Bangka Belitung. Serta, ada juga tayangan sejarah yang mengisahkan tambang timah dari masa ke masa.

BACA JUGA:  Isi Libur Lebaran dengan Jeep Lava Tour Merapi

“Pengunjung yang datang ke Museum Timah akan mendapatkan informasi-informasi seputar sejarah timah, kehidupan sosial yang ada di Muntok, maupun sejarah pengasingan Bung Karno  pada tahun 1948 hingga 1949 oleh Belanda di Kota Muntok,” ujar Agung.

Museum timah memiliki tiga lantai dengan luas sekitar 500 meter persegi. Fasilitas yang dimiliki museum ini antara lain kafe dengan kapasitas mencapai 50 orang, ruang auditorium berkapasitas 200 orang yang dapat digunakan untuk acara sosial, serta ruang pertemuan di lantai dua yang mampu menampung 10 orang. Namun, ruang pertemuan tersebut hanya dapat digunakan oleh lembaga pemerintahan Bangka Belitung, seperti dinas pariwisata, dinas pendidikan, dan sebagainya.

BACA JUGA:  Kolaborasi Hong Kong Tourism Board dan EIGER Promosikan Wisata Outdoor

Agung mengatakan, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Museum Timah mencapai 1.000 orang per bulannya. Untuk masuk ke Museum Timah, pengunjung tidak dikenakan biaya, dengan waktu operasional setiap hari dari jam 09.00 hingga 15.00, kecuali hari Jumat dan hari libur nasional tutup.

Qatar Tourism Bergabung dengan PATA

London, Venuemagz.com  — The Pacific Asia Travel Association (PATA) menyambut Qatar Tourism sebagai anggota...

Perkuat Pasar Eropa, Indonesia Hadir di WTM London 2026 dengan Pengalaman Imersif

Jakarta, Venuemagz.com - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) kembali menunjukkan taringnya di panggung...

ibis Styles Cikarang Ajak Keluarga Nikmati Kehangatan Natal Melalui Staycation dan Christmas Brunch

Bekasi, Venuemagz.com – Menyambut perayaan Natal 2026, ibis Styles Cikarang mengajak masyarakat menikmati momen...

Mercure Jakarta Grogol Hadirkan Christmas Stay Package dan Christmas Brunch untuk Sambut Natal 2026

Jakarta, Venuemagz.com – Menyambut Natal 2026, Mercure Jakarta Grogol memperkenalkan rangkaian penawaran spesial melalui...