Jakarta, Venuemagz.com – Krista Exhibitions kembali menghadirkan pameran makanan dan minuman bertajuk InterFood untuk ke-27 kalinya. Acara yang dinamakan KRISTAInterFOOD ini akan hadir pada tanggal 4-7 November 2026 di NICE, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang.
“Lebih dari dua dekade pameran ini hadir, membuktikan bahwa komitmen dan konsistensi kami bagi industri makanan dan minuman di Indonesia tidak akan pernah berubah,” kata Daud D salim, CEO Krista Exhibition, dalam Peluncuran KRISTAInterFOOD di Balairung Kementerian Pariwisata pada tanggal 23 Juni 2026.
Daud juga menegaskan bahwa KRISTAInterFOOD merupakan hasil perjalanan panjang perusahaan anak bangsa yang telah berdiri selama 32 tahun lamanya. Pameran ini dinilai mampu memperkuat kolaborasi, memperluas akses pasar, serta membuka peluang bisnis bagi pelaku industri Indonesia di tingkat nasional maupun global.

“InterFOOD bukan warisan yang kami terima dari siapa pun. Ini adalah platform yang kami bangun dari ide, keyakinan, dan kerja keras selama 27 tahun. Sejak awal, tujuan kami sederhana yaitu menghadirkan panggung yang mumpuni bagi industri makanan dan minuman Indonesia agar dapat tumbuh, berinovasi, dan terhubung dengan dunia,” jelas Daud.
Chief Marketing Officer dan Founder Krista Exhibitions, Christina Sudjie, menambahkan bahwa peluncuran ini menjadi sebuah pengenalan identitas terhadap KRISTAInterFOOD ke khalayak luas. Acara ini juga memberikan penegasan atas kepercayaan yang telah dibangun bersama industri selama lebih dari dua dekade.
“Kekuatan sebuah platform tidak ditentukan oleh nama semata, melainkan oleh kepercayaan yang dibangun bersama komunitasnya. Selama bertahun-tahun, exhibitor, asosiasi, mitra industri, dan media telah menjadi bagian penting dari perjalanan InterFOOD. KRISTAInterFOOD adalah refleksi dari komitmen kami untuk terus tumbuh bersama industri,” ungkap Christina.
Hadir Lebih Besar
Sebagai perayaan babak baru ini, KRISTAInterFOOD 2026 akan hadir dengan venue baru di NICE yang memiliki kapasitas lebih besar. Venue tersebut juga memiliki fasilitas lebih modern dengan pengalaman pameran berstandar internasional.
Oleh sebabnya, Daud menargetkan pameran KRISTAInterFOOD 2026 dapat menghadirkan 1.500 peserta dari 25 negara dunia. Pihaknya juga menargetkan dapat menghadirkan paviliun dari 12 negara berbeda di area yang lebih luas.
Untuk semakin menyukseskan acara, pihaknya juga akan menyediakan ribuan kamar penginapan di sekitar area NICE bagi para buyers potensial yang telah lulus seleksi. Hal ini dilakukan untuk memudahkan para buyers yang berasal dari berbagai daerah Indonesia hingga sejumlah negara di dunia.
Pameran akan semakin meriah dengan hadirnya berbagai program unggulan yang telah disiapkan pihak penyelenggara. Daud mengatakan akan ada tiga kompetisi berstandar internasional yang hadir sebagai program unggulan di KRISTAInterFOOD 2026.
Pertama adalah La Cuisine Cooking Competition 2026 yang diproyeksikan diikuti hampir 1.000 chef dari dalam dan luar negeri bersama ACP Indonesia. Kemudian ada Global Chef’s Challenge dan Kompetisi Master Gelato yang diikuti oleh peserta dari 10 negara dunia seperti Indonesia, China, Korea, Jepang, Filipina, Malaysia, hingga Vietnam.
“Peserta Master Gelator dari masing-masing negara akan diadu dan nanti pemenangnya akan diutus ke Italia pada 23 sampai 27 Januari 2027,” ujar Daud lagi.
“Dengan adanya perkembangan ini, kami harap KRISTAInterFOOD tidak kalah menarik dengan pameran-pameran internasional terbaik di dunia lainnya,” ucap Daud.
Dukungan Banyak Pihak
Kesuksesan KRISTAInterFOOD selama 27 tahun bukan lah hasil kerja keras sendiri. Melainkan, ada banyak pihak yang mendukung di belakangnya mulai dari pemerintah, asosiasi industri, dan komunitas.
Dukungan datang dari Kementerian Pariwisata, GAPMMI, ACP Indonesia, PHRI, hingga APRINDO. Partisipasi mereka sebagai bukti bahwa KRISTAInterFOOD telah berkembang sebagai platform strategis yang berkontribusi terhadap pertumbuhan industri makanan dan minuman nasional.
Plt Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani Mustafa, memberikan dukungan penuh terhadap acara ini yang telah konsisten hadir selama puluhan tahun. Menurutnya, acara ini mampu memberikan multiplier effect yang besar terhadap perekonomian negara.
“Saya lihat pameran ini bukan sekadar acara MICE saja, tetapi ada ekosistem pariwisata yang dibentuk khususnya di bidang gastronomi kuliner,” kata Kiki begitu sapaan akrabnya di kesempatan yang sama.
Kiki juga menilai pameran ini sangat komprehensif karena menyatukan berbagai supply chain mulai dari hulu ke hilir. Beberapa di antaranya dari sarana, bahan baku, sumber daya manusia, sampai dengan produk makanan.
“Saya harap acara ini dapat menjadi satu platform yang berkaitan erat dengan pangan mulai dari kuliner hingga teknologi yang dapat terus dikembangkan ke depannya,” ungkap Kiki.
Dengan adanya dukungan tersebut, KRISTAInterFOOD optimistis dapat menjadi platform terpercaya yang mendorong kolaborasi, inovasi, serta pertumbuhan industri makanan dan minuman Indonesia. Lebih dari itu, dapat memperkuat posisi industri makanan dan minuman Indonesia di tingkat global.






