Jakarta, Venuemagz.com — House of Tugu Jakarta tidak hanya menawarkan pengalaman menginap dan pertemuan bernuansa heritage, tetapi juga menghadirkan cara unik bagi pengunjung untuk menikmati sejarah melalui kegiatan walking tour. Menariknya, aktivitas ini tidak terbatas bagi tamu yang menginap saja. Pengunjung restoran pun berkesempatan mengikuti tur khusus yang mengajak mereka menjelajahi berbagai sudut bangunan yang menyimpan koleksi bersejarah.
House of Tugu Jakarta memiliki tiga outlet makanan dan minuman yang menjadi daya tarik tersendiri bagi tamu maupun wisatawan, yaitu Jajaghu Restaurant, Babah Koffie by Kawisari, dan De Tiger Music Room & Poolside Bar. Mulai dari restoran yang menyajikan hidangan khas Asia dan Indonesia, kedai kopi dengan nuansa tradisional, hingga area lounge yang lebih santai, ketiganya menjadi bagian dari pengalaman menikmati warisan budaya dalam suasana Kota Tua Jakarta.
Sebagai nilai tambah, pengunjung restoran yang melakukan transaksi dengan minimum pembelanjaan Rp400.000 dapat mengikuti aktivitas walking tour di area hotel. Tur ini berlangsung lebih dari satu jam dan dipandu oleh staf yang memahami berbagai cerita di balik koleksi seni, barang antik, hingga artefak bersejarah yang tersebar di seluruh area properti.
Dalam tur tersebut, peserta tidak hanya diajak melihat berbagai benda koleksi, tetapi juga mendengarkan kisah perjalanan panjang keluarga pendiri Tugu Group serta sejarah Batavia yang menjadi inspirasi konsep hotel. Setiap ruangan memiliki tema dan cerita berbeda, mulai dari tokoh-tokoh bersejarah Indonesia, budaya Peranakan, hingga koleksi seni yang berasal dari berbagai daerah di Nusantara. Pengalaman ini membuat kunjungan ke restoran tidak sekadar menjadi agenda kuliner, tetapi juga perjalanan edukatif yang memperkaya wawasan sejarah dan budaya.

Tidak hanya mengandalkan tamu internal, House of Tugu Jakarta juga aktif bekerja sama dengan berbagai operator walking tour yang menggelar wisata sejarah di kawasan Kota Tua. Kolaborasi ini menjadikan House of Tugu sebagai salah satu destinasi singgah yang menarik dalam rute perjalanan wisata heritage Jakarta.
Biasanya, peserta tur terlebih dahulu menjelajahi berbagai ikon Kota Tua seperti kawasan Kali Besar, Museum Fatahillah, Museum Bank Indonesia, serta sejumlah bangunan kolonial yang masih berdiri kokoh hingga saat ini. Saat memasuki waktu makan siang, rombongan kemudian diarahkan menuju House of Tugu Jakarta untuk beristirahat dan menikmati hidangan makan siang.
Namun, pengalaman mereka tidak berhenti di meja makan. Setelah menikmati sajian yang tersedia, peserta juga diajak mengikuti walking tour di dalam area hotel. Dengan demikian, mereka dapat mengenal lebih dekat berbagai koleksi bersejarah yang dimiliki House of Tugu sekaligus memahami cerita yang melatarbelakangi setiap artefak dan ruangan.
Konsep ini menjadikan House of Tugu Jakarta lebih dari sekadar hotel atau restoran. Properti ini berperan sebagai ruang pelestarian sejarah yang dapat dinikmati melalui berbagai cara, termasuk kuliner dan wisata edukasi. Bagi wisatawan maupun warga Jakarta yang ingin merasakan pengalaman berbeda di Kota Tua, menikmati hidangan sambil mengikuti walking tour di House of Tugu dapat menjadi pilihan menarik untuk menghabiskan waktu sekaligus mengenal sejarah dari sudut pandang yang lebih dekat dan personal.







