Dra. Esthy Reko Astuty, M.Si., Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Management Calendar of Events, mengatakan, “Pasca-peristiwa bencana 2018, Banten kini bangkit dan pulih, siap menerima kunjungan para wisatawan. Pemerintah Indonesia begitu mendukung penyelenggaraan event kebanggaan masyarakat Banten ini dengan memasukkannya dalam kalender 100 event pariwisata nasional.”
Ir. Eneng Nurcahyati, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, menjelaskan bahwa untuk menyukseskan Festival Tanjung Lesung, Pemerintah Provinsi Banten telah melakukan kampanye #AyokeBanten dan #SelatSundaAman sebagai upaya pemulihan pariwisata Pandeglang dan Provinsi Banten secara umum.
“Festival Tanjung Lesung juga digelar sebagai peringatan World Rhino Day yang jatuh pada tanggal 22 September 2019,” tambah Eneng.
Sementara itu, Poernomo Siswoprasetijo, Direktur Utama PT Banten West Java, menyampaikan, “Tanjung Lesung siap menggelar Festival Tanjung Lesung dan edisi ketiga Rhino Cross Triathlon serentak pada 27-29 September 2019 mendatang. Saat ini hampir 200 peserta RXT dan MTBXCM dari lima negara telah mendaftar untuk turut berkompetisi memperebutkan total hadiah lebih dari Rp200 juta.”
Untuk memberikan rasa aman pada masyarakat untuk hadir menyaksikan Festival Tanjung Lesung 2019, BMKG memberikan dukungan penuh dalam acara ini dengan secara khusus memasang tiga perangkat monitor yang memantau langsung status permukaan air laut, iklim, dan kegempaan. Perangkat ini akan dipasang di venue utama, yakni di kawasan Lalassa Beach Club Tanjung Lesung.





