“Produk-produk rumah subsidi ini tentunya paling banyak diincar oleh masyarakat saat datang ke pameran sehingga target kami selama pameran yang berlangsung 9 hari di JCC, pengunjung yang datang sebanyak 70.000 orang. Kami juga optimistis ajang ini mampu menyerap pertumbuhan aktivitas jual beli properti, khususnya bagi konsumen end user,” kata Soelaeman Soemawinata, Ketua Umum Realestat Indonesia (REI).
Pada ajang IIPEX 2019 di Hall A JCC, dengan luas area pameran mencapai 4.231 m2, tercatat ada 89 booth developer yang bisa didatangi konsumen properti. “Kami menyadari bahwa kebutuhan masyarakat terhadap rumah selalu tinggi, meski kendala di masyarakat terkait harga dan pembiayaan tidak bisa dimungkiri. Untuk itu, melalui IIPEX 2019 kami menawarkan berbagai produk hunian terbaik dari pameran di empat kota besar, yakni Jakarta, Medan, Bali, dan Surabaya, dengan promo besar-besaran dari pengembang serta dukungan perbankan yang menghadirkan suku bunga kompetitif. Sehingga kami dari REI yakin, inilah saat terbaik untuk membeli rumah,” ujar Soelaeman.
Tak hanya booth berisikan penawaran proyek properti, di IIPEX Jakarta juga ada juga booth persembahan Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bersama Bank Tabungan Negara yang siap memberikan sosialisasi kepada pengunjung mengenai layanan Hak Tanggungan Elektronik (HT-el).
Selain menemukan rumah idaman, pengunjung IIPEX 2019 pun dipastikan bisa pulang dengan membawa bekal berupa informasi bermanfaat seputar properti dan investasi dari agenda talk show yang diadakan setiap harinya. Ada sejumlah pakar berpengalaman yang siap memberikan wawasan terkini seputar pasar properti, termasuk proses pembelian properti secara rinci, seperti pembahasan mengenai tren pasar properti di Jakarta setelah tak lagi menjadi ibu kota, hingga bincang bersama pakar finansial dan family advisor-nya.




