Jakarta, Venuemagz.com – Kabar gembira untuk anak-anak dan keluarga Indonesia khususnya yang berada di Jakarta. Festival dan parade karakter anak akan hadir untuk pertama kalinya di Jakarta dengan nama Piknik dan Parade Karakter (PikPak).
PikPak diinisiasi oleh PT Karya Wilasa Nusantara (JPT Event Partner) dan akan diselenggarakan pada 31 Oktober hingga 2 November 2025 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Sesuai namanya, acara ini mengajak masyarakat untuk piknik bersama di taman kota tanpa dipungut biaya alias gratis.
Tak sekadar piknik, para pengunjung juga akan ditemani dengan karakter Intellectual Property (IP) anak-anak seperti BaBa Lili Tata, Uwa & Friends, Emil TankGo, dan BabyZu, hingga IP legendaris Bobo dan Unyil. IP atau hak kekayaan intelektual merupakan hasil karya dari ide dan kreativitas manusia seperti karakter animasi, lagu, cerita, sampai logo.
Festival ini juga akan dimeriahkan dengan pawai mobil hias, meet and greet, dancing fountain, dan berbagai program interaktif bagi anak-anak dan keluarga. Istimewanya lagi, karakter BaBa Lili Tata akan live performance untuk pertama kalinya di festival outdoor.
Untuk menambah pengalaman pengunjung, tersedia juga family market yang berisikan tenant produk anak-anak dan keluarga. Tak ketinggalan ada tenant food and beverage untuk melengkapi pengalaman kuliner para pengunjung.
Dengan demikian, pihak penyelenggara menargetkan dapat mendatangkan lebih dari 50ribu pengunjung selama tiga hari. Untuk mencapai target tersebut, pihak penyelenggara meminta dukungan oleh berbagai pihak salah satunya Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kementerian Ekraf RI).
Permintaan ini disambut dan diapresiasi dengan baik oleh Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar. Menurutnya, PikPak dapat menjadi wadah strategis untuk memberikan panggung bagi Intellectual Property (IP) lokal agar dapat lebih dikenal masyarakat luas. Melalui acara ini, ia juga berharap IP lokal dapat bersaing dengan karakter-karakter internasional.

“Kami juga berharap PikPak dapat menjadi ajang komersialisasi untuk menguatkan kekayaan intelektual sebagai penggerak ekonomi nasional,” kata Irene dalam keterangan resminya di Jakarta.
Menurutnya dengan adanya kolaborasi lintas sektor dapat menarik audience yang lebih luas. Kemenekraf sendiri memiliki program bernama Ekraf Hunt yang dapat menjadi kanal untuk menjalin kolaborasi strategis antar IP dan brand lokal.
“IP lokal yang terlibat dalam PikPak seperti Baba Lili Tata sudah memiliki audiens yang besar di kanal Youtube dan sangat potensial untuk menarik crowd yang besar. Dampak ini bisa lebih besar lagi jika IP-IP lokal ini bisa melakukan cross collaboration dengan brand lokal dan IP matchmaking. Kami memiliki program Ekraf Hunt yang berisi IP-IP lokal yang sudah kami kurasi dan sudah siap tempur,” jelas Wamen Ekraf.
Project Manager PikPak, Jessica, mengatakan misi Kemenekraf sejalan dengan semangat PikPak dalam menghadirkan karakter IP lokal yang lebih berkualitas dan berdaya saing. Ia berharap penjajakan ini dapat menjadi langkah untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dengan pihak penyelenggara acara kreatif.
“Setelah berdiskusi dengan Bu Wamen, kami jadi menemukan angle baru yang sebelumnya tidak terpikirkan, terutama terkait peluang kolaborasi serta program-program Kementerian Ekraf yang sudah dilakukan. Kita ternyata memiliki ambisi yang sama dan jadi bisa melihat apa yang bisa di-push bersama supaya IP lokal bisa lebih PD untuk tampil, bisa hadir lebih dekat dengan masyarakat, dan mendapatkan eksposur yang sudah selayaknya mereka dapatkan. Harapannya acara ini bisa menjadi acara tahunan yang berdampak,” ucap Jessica.
IP Director PikPak, Trio, mengatakan untuk dapat bersaing dengan IP internasional dibutuhkan acara-acara berbasis IP lokal yang lebih banyak lagi. Oleh sebabnya, PikPak hadir sebagai inisiatif untuk menjawab tantangan tersebut.
“Selama 10 tahun kami bergerak di bidang event, orang Indonesia lebih banyak mengenal IP-IP luar negeri. Tapi beberapa tahun terakhir, kami melihat adanya peningkatan popularitas IP lokal di kalangan masyarakat semenjak ada Jumbo. Acara kemerdekaan kemarin juga banyak IP yang jadi terangkat. Makanya, acara ini hadir sebagai inisiatif kita untuk bisa memfasilitasi dan support talenta bangsa supaya makin dikenal ke tingkat global,” ujar Trio






