BerandaEventGIFA dan METEC Indonesia Siap Digelar, Hadirkan Aluminium Pavilion Untuk Pertama Kalinya

GIFA dan METEC Indonesia Siap Digelar, Hadirkan Aluminium Pavilion Untuk Pertama Kalinya

Published on

spot_img
spot_img

Jakarta, Venuemagz.com – Pameran GIFA dan METEC Indonesia akan kembali digelar pada 9–12 September 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. Pameran persembahan Messe Düsseldorf Asia bersama PT Pamerindo Indonesia ini akan memasuki edisi ketiga yang digelar di Indonesia.

GIFA Indonesia merupakan pameran terkait teknologi pengecoran mulai dari peleburan, pembuatan cetakan dan coremaking, simulasi, otomasi, dan pengujian. Sedangkan, METEC fokus pada teknologi metalurgi dan produksi logam termasuk besi, baja, logam non-ferrous, tungku, refractory, pengerolan, pembentukan, pengendalian proses, dan rekayasa pabrik.

“Edisi pertama kita gelar di tahun 2023 dan kemudian 2024. Setelahnya, pameran ini pindah ke negara lain dan tahun ini kembali ke Indonesia dengan edisi ketiganya. Banyak hal yang akan kita lakukan di edisi kali ini dengan jumlah peserta lebih besar,” jelas Lia Indriasari, Country General Manager Pamerindo Indonesia saat Konferensi Pers di Jakarta tanggal 19 Agustus 2026.

Kedua pameran ini akan menghadirkan sekitar 260 perusahaan peserta dari 19 negara dengan menggunakan lahan sebesar 8.000 meter persegi. Dengan target 6.000 pengunjung profesional di bidang pengecoran logam, metalurgi, besi dan baja, logam non-ferrous, fabrikasi, otomasi, hingga manufaktur berkelanjutan.

BACA JUGA:  Dyandra Wujudkan Kepedulian Sosial Melalui Program CSR di IIMS 2023

“Ada kenaikan 20 hingga 30 persen dari edisi pertama yang pernah kita lakukan di Indonesia. Kenaikan ini diharapkan dapat membuka peluang lebih besar bagi pelaku industri terkait,” ucapnya lagi.

Hubungkan Rantai Nilai Logam

Kembalinya dua pameran ini karena melihat adanya perkembangan industri logam dan agenda hilirisasi yang telah menjadi wacana di Indonesia. Kebutuhan terhadap teknologi dan kemitraan pun akan semakin penting untuk memperkuat rantai nilai logam dan industri terkait lainnya.

Oleh sebabnya, GIFA dan METEC Indonesia 2026 kembali hadir untuk mempertemukan pelaku industri pengecoran logam, metalurgi, pengolahan aluminium, dan industri hilir. Para produsen, pengembang proyek, pemasok teknologi, perusahaan rekayasa, dan pemangku kepentingan lainnya akan mengeksplorasi solusi di sepanjang rantai nilai logam dari materi mentah hingga produk jadi yang langsung bisa dimanfaatkan.

“Indonesia sedang bergerak dari model ekspor sumber daya menuju model industri yang lebih terintegrasi yakni mengolah sumber daya mineral dalam negeri bernilai tambah lebih tinggi, sekaligus memperkuat basis manufakturnya,” ujar Lars Wismer, Managing Director, Messe Düsseldorf Asia.

BACA JUGA:  Indonesia Fashion Aesthetics (IFA) 2025 Hadirkan Ajang Kolaboratif Fesyen dan Estetika 

Dengan adanya agenda hilirisasi, Indonesia menciptakan kebutuhan baru akan teknologi, keahlian rekayasa, pengembangan keterampilan, dan kemitraan. Kedua pameran ini akan menjadi platform bagi industri Indonesia untuk berinteraksi dengan pemasok global dan mengidentifikasi solusi guna kebutuhan produksi nasional yang berkembang.

Merujuk pada agenda hilirisasi, realisasi investasi, perkembangan subsektor logam dasar, barang logam, mesin, dan peralatan mencatat investasi sebesar US$8,44 miliar atau 14,9 persen dari total investasi nasional pada semester satu 2026. Pada kuartal kedua, investasi hilirisasi bauksit mencapai US$2,25 miliar, lebih tinggi dibandingkan US$1,65 miliar pada hilirisasi nikel dan mengalami peningkatan 193 persen.

Hal ini diperkuat oleh kebijakan larangan ekspor bauksit sejak 2023 dan agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Telah terjadi peningkatan investasi dan kapasitas produksi, kebutuhan terhadap teknologi proses, keahlian rekayasa, infrastruktur, sistem mutu, dan kemampuan manufaktur hilir.

“Industri pengerjaan logam dan permesinan Indonesia membutuhkan akses terhadap teknologi pemrosesan canggih, keahlian teknis, serta kemitraan internasional seiring dengan berkembangnya kapasitas manufaktur domestik. Oleh sebabnya, kami memandang GIFA dan METEC Indonesia sebagai pelengkap agenda hilirisasi Indonesia,” kata Dadang Asikin, Ketua GAMMA (Gabungan Industri Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia).

BACA JUGA:  ALLPrint, PRO AVL, ALLPack, hingga SIAL InterFOOD 2025: Deretan Pameran Internasional Krista Exhibitions yang Siap Pecahkan Rekor

Aluminium Pavilion Perkuat Rantai Nilai Industri 

Salah satu upaya Indonesia untuk memperkuat penciptaan nilai dalam negeri adalah dengan fokus pengembangan industri aluminium. Di Mempawah, Kalimantan Barat, fasilitas yang telah dikembangkan mencakup rencana smelter aluminium primer berkapasitas 600.000 ton per tahun dan Smelter Grade Alumina Refinery Tahap II berkapasitas 1 juta ton alumina per tahun. 

Sementara itu, Inalum mengindikasikan kapasitas terpasang smelter aluminium dapat mencapai 1,975 juta ton pada 2026, dibandingkan dengan kebutuhan domestik aluminium primer sekitar 520.000 ton per tahun. Hal ini memperkuat kebutuhan akan pengembangan industri hilir olahan aluminium menjadi lembaran, foil, ekstrusi, kawat, produk cor, dan komponen manufaktur. 

Melihat fenomena tersebut, pihak penyelenggara akan menghadirkan Aluminium Pavilion untuk pertama kalinya. Pavilion ini akan menampilkan solusi peleburan, pengecoran, pengembangan paduan, fabrikasi, pemotongan presisi, daur ulang, pengolahan scrap, dan materials handling

“Aluminium Pavilion yang baru ini merespons kebutuhan pasar akan hubungan yang lebih erat antara produksi aluminium primer dan manufaktur hilir,” tutup Wismer.

spot_img
spot_img
spot_img

Mereren Festival Hadirkan Acara Musik, Kuliner, hingga Budaya dalam Satu Wadah

Bali, Venuemagz.com - Untuk pertama kalinya, Mereren Festival akan digelar di Noema Resort Pererenan...

Siap Digelar, IEE Series Jakarta Hadirkan Energy dan Engineering Week dengan Tema Keberlanjutan

Jakarta, Venuemagz.com - Rangkaian acara Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series akan memasuki puncaknya...

BCA Expo 2026 Digelar di 7 Kota, dari KPR, Otomotif hingga Paket Perjalanan

JAKARTA – Pameran kini tak lagi sekadar menjadi ruang untuk memajang produk. Bagi industri...

Gaia Music Festival 2026 Merayakan Keberagaman Musik   

Bandung, Venuemagz.com – Dua hari penuh musik dan perjumpaan hangat menutup rangkaian Gaia Music...

Siap Digelar, IEE Series Jakarta Hadirkan Energy dan Engineering Week dengan Tema Keberlanjutan

Jakarta, Venuemagz.com - Rangkaian acara Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series akan memasuki puncaknya...

Pameran GIFA & METEC 2026 Kembali Hadir untuk Jawab Kebutuhan Teknologi Logam Nasional

Jakarta, Venuemagz.com - Pamerindo Indonesia bersama Messe Düsseldorf Asia kembali menyelenggarakan GIFA dan METEC...

Run For Animals Sukses Digelar, Ajak 2.244 Peserta untuk Konservasi Satwa

Jakarta, Venuemagz.com - Jagat Satwa Nusantara (JSN) sukses menggelar Run For Animals untuk pertama...