Happiness Festival 2019 Berhasil Kumpulkan 200 Kg Sampah

Tuesday, 30 April 19   8 Views   0 Comments   Bonita Ningsih
Happiness Festival 2019

Happiness Festival 2019 telah rampung digelar pada 27 hingga 28 April 2019 silam. Diselenggarakan di Lapangan Banteng, Jakarta, festival ini mengambil tema Alignment for Harmony atau Keselarasan Menuju Harmoni. Happiness Festival memiliki tujuan untuk mengajak mengatasi ketidakharmonisan hubungan sosial, ekologikal, dan spiritual yang terjadi di Indonesia.

Acara yang berhasil menghadirkan 10.000 pengunjung itu berhasil mengolah hampir 200 kilogram sampah residue, compostable, dan non-compostable. Pengolahan sampah ini menjadi bentuk komitmen dari pihak penyelenggara, yakni United in Diversity, untuk menjadikan acara ini sebagai festival pertama di Indonesia yang tidak mengirimkan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Tahun ini, Happiness Festival mengangkat tema Alignment for Harmony, dengan niatan untuk menyelaraskan segenap komponen bangsa demi tercapainya kebahagiaan holistik bagi masyarakat Indonesia,” kata Mari Elka Pangestu, Presiden United in Diversity.

Menurutnya, kebahagiaan hanya dapat tercapai apabila satu sama lain bersatu, berkolaborasi, dan gotong royong untuk menjalin harmoni dengan sesama. Pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Jakarta, untuk bergerak dan mengambil peran agar dapat menghayati dan mengamalkan sebuah kebahagiaan.

“Ada tiga kebahagiaan yang ingin kita bangun di sini, yakni menjaga keharmonisan hubungan antara manusia dengan sesama manusia, manusia dengan lingkungan alam, dan manusia dengan sisi spiritualitasnya,” ujar Mari.

Melalui festival ini, para pengunjung diajarkan untuk lebih sadar lingkungan dengan berbagai cara, salah satunya ialah dengan membuang sampah pada tempatnya. Pada festival ini disediakan tiga jenis kantong sampah, yaitu residue, compostable, dan non-compostable. Hal ini dilakukan untuk memudahkan dalam memilah dan mengolah sampah agar menjadi benda yang lebih berguna.

Uniknya lagi, kantong sampah yang disediakan merupakan sisa alat peraga dari kampanye pemilu beberapa waktu lalu. Spanduk bekas kampanye dipermak menjadi kantong sampah dengan cara dijahit di beberapa sisi. Pihak penyelenggara bekerja sama dengan PT Softex Indonesia untuk membuat kantong sampah tersebut.

Rendy Aditya Wachid, Founder Parongpong Recycle and Waste Management, mengungkapkan, saat ini Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah terkait segregasi sampah. Untuk itu, dengan komitmen yang dilakukan Happiness Festival 2019 dapat lebih mengedukasi masyarakat agar dapat memilah sampah sebelum membuangnya ke tempat sampah.

“Jika sampah telah dipilah, maka sampah dapat memiliki nilai tambah dan dapat digunakan kembali. Sampah-sampah itu juga tidak berbahaya bagi lingkungan serta makhluk hidup sekitar,” ungkap Rendy.

Acara ini juga didukung oleh Project Semesta dan Pemprov DKI Jakarta. Happiness Festival 2019 berkolaborasi dengan lebih dari 100 komunitas, 300 talenta kreatif, dan 250 relawan. Acara ini juga dimeriahkan oleh sederet Happiness Avengers, seperti Mari Elka Pangestu, Alissa Wahid, Nirina Zubir, Endah and Rhesa, Mocca, Glenn Fredly, Zero Waste Alliance, Jagadu.id, Andini Aisyah Hariadi (Andien), Silverius Oscar Unggul, dan Didit Maulana.