Tangerang, Venuemagz.com – Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) bersama Dyandra Promosindo sukses menggelar Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2026. Pameran furnitur dan kerajinan ini telah digelar selama empat hari sejak tanggal MKI) dan Dyandra Promosindo pada 5 – 8 Maret 2026 di ICE BSD, Tangerang.
Sebagai pameran business to business (B2B), IFEX 2026 telah berhasil menghadirkan buyers maupun pengunjung dari berbagai negara dunia. Tahun ini, IFEX berhasil mendatangkan 13.437 pengunjung dengan nilai transaksi on the spot sebesar US$300 juta.
Berdasarkan catatan dari panitia, buyers terbanyak berasal dari negara China yang kemudian disusul oleh Uni Eropa, Australia, Amerika Serikat, India, Singapura, Jepang, dan Malaysia. Secara keseluruhan, terdapat 86 negara asal buyers yang datang selama empat hari penyelenggaraan IFEX 2026.

“Meskipun berada di tengah situasi geopolitik yang sedang terjadi, tetapi masih banyak buyers yang datang dari berbagai kawasan dunia. Ini menunjukkan buyers yang hadir memiliki kualitas bagus dan tetap mempercayakan IFEX sebagai tujuan bisnis mereka,” kata Daswar Marpaung, Presiden Direktur Dyandra Promosindo.
Dengan capaian ini, memperkuat posisi IFEX sebagai salah satu pameran furnitur terbesar di Asia Tenggara sekaligus platform perdagangan yang mempertemukan produsen Indonesia dengan pembeli berbagai negara. IFEX juga diklaim dapat memperluas pasar ekspor furnitur serta memperkenalkan inovasi desain dan produk unggulan Indonesia kepada dunia.
“Antusiasme pengunjung dan capaian transaksi tahun ini menunjukkan bahwa furnitur Indonesia memiliki daya saing kuat di pasar global,” ujar Abdul Sobur selaku Ketua Umum HIMKI.
Menariknya, minat pasar domestik terhadap IFEX 2026 semakin menunjukkan tren positif setiap tahunnya. Sejumlah peserta pameran melaporkan telah mendapat kesepakatan untuk berbagai proyek lokal khususnya sektor properti seperti hunian sewa jangka pendek dan konsep akomodasi sejenis.
Produk dengan material alami seperti batu, kayu solid, dan serat menjadi salah satu yang paling diminati. Hal ini sejalan dengan meningkatnya preferensi para pemilik properti terhadap konsep wellness living yang menghadirkan suasana tenang, nyaman, dan dekat dengan alam dalam ruang hunian.
Lebih dari 5.000 produk unggulan furnitur dan kerajinan yang dihadirkan selama IFEX 2026. Produk yang ditampilkan sangat inovatif, memiliki craftsmanship unggul, berstandar global, serta mempresentasikan komitmen terhadap keberlanjutan atau ramah lingkungan.
“Tidak hanya pameran,IFEX berkembang menjadi platform business networking global bagi pelaku industri furnitur dan kerajinan. Pameran ini menjadi ruang strategis bagi produsen, buyers, desainer, dan pelaku bisnis untuk bertemu secara langsung, menjalin kemitraan baru, serta mengeksplorasi peluang kolaborasi bisnis,” jelas Daswar.
Ke depan, HIMKI bersama Dyandra Promosindo akan terus meningkatkan kualitas pameran agar semakin sejajar dengan berbagai pameran furnitur dunia lainnya. Optimisme ini muncul mengingat industri furnitur masih memiliki peluang yang besar dan akan terus tumbuh ke depannya.
“Masih banyak peluang yang bisa kita kejar untuk meningkatkan nilai ekspor. Hal ini tentu dibarengi dengan peningkatan kualitas produk dari segi desain, sustainability, marketing, dan lain-lain. Dan yang paling penting adalah upaya promosi melalui pameran seperti IFEX yang semakin banyak dicari oleh buyers internasional,” tutup Sobur.





