JAKARTA, Venuemagz.com – Pameran waralaba, lisensi, dan konsep bisnis, International Franchise License & Business Concept Expo & Conference (IFRA), siap digelar pada tanggal 29 -31 Agustus 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC). Ini merupakan fase kedua IFRA pada tahun ini yang sebelumnya telah sukses digelar pada April 2025 di ICE BSD, Tangerang.
Fase keduanya ini menandakan ke-24 kalinya IFRA Business Expo digelar oleh Indonesia Franchise Association (AFI) bersama Dyandra Promosindo. the 24th IFRA Business Expo juga hadir secara online melalui platform www.ifra-indonesia.com sejak tanggal 25 April hingga 30 September 2025.
“Fase pertama kemarin berkolaborasi dengan Indonesia Culinary Expo dan berhasil menampilkan potensi besar di dalamnya. Kesuksesan ini mencerminkan tingginya minat masyarakat dan menjadi dorongan kami untuk terus menghadirkan peluang bisnis berdaya saing dan berkelanjutan,” kata Daswar Marpaung, Presiden Direktur Dyandra Promosindo, di Jakarta.
Direktur Bina Usaha Perdagangan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Septo Supriyatno, juga sepakat bahwa IFRA menjadi momentum strategis dalam membuka lebih banyak peluang usaha bagi masyarakat. Berdasarkan data dari Kemendag, saat ini pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,12% (y-on-y), dengan konsumsi rumah tangga sebagai penyumbang utama sebesar 54,25%, yang menunjukkan ketangguhan perekonomian Indonesia di tengah tantangan global.
“Kami mengajak generasi muda, mahasiswa, dan calon wirausaha untuk datang dan menjajaki berbagai peluang usaha yang ditampilkan di IFRA Business Expo 2025,” Septo menambahkan.
Dukungan ini sejalan dengan komitmen Kemendag yang ingin mengembangkan kewirausahaan nasional melalui bisnis waralaba. Menurutnya, waralaba menjadi salah satu pendorong utama pengembangan kewirausahaan karena menawarkan model bisnis yang siap pakai dan terstandarisasi.
“Kementerian Perdagangan juga mendukung bisnis waralaba ini dengan memberikan pendampingan dan mengajak pelaku usaha kemitraan atau waralaba untuk berpartisipasi di IFRA 2025,” ucap Septo lagi.
Pada penyelenggaraannya kali ini, IFRA mengusung tema “Building Successful Business with Ethical Franchising“. Tema ini diharapkan dapat diimplementasikan oleh para peserta pameran yang berjumlah 240 perusahaan dari 350 merek terkemuka di 28 sektor industri. Tema ini juga berlaku untuk para pelaku usaha, investor, serta calon wirausahawan yang hadir dalam pameran ini.
“Bangun sebuah usaha itu jangan asal-asalan, harus beretika agar bisa unggul dan berkualitas. Makanya, kami buat tema ini agar pebisnis dan calon pebisnis waralaba dapat memahaminya,” ungkap Anang Sukandar, Ketua Umum AFI.
Melalui tema ini, IFRA Business Expo 2025 diharapkan dapat mendatangkan banyak pengunjung potensial yang berasal dari berbagai kalangan. Project Manager IFRA Business Expo, Mega Khoriani, mengatakan target pengunjung pameran ini adalah para korporat hingga mahasiswa tingkat akhir.
“Orang yang bekerja di korporasi dan ingin menambahkan penghasilan setiap bulannya bisa datang ke pameran ini. Begitu juga mahasiswa yang mau lulus, bingung mau kerja di mana, tetapi sudah punya tabungan, bisa juga datang ke sini karena harga franchise di IFRA start from Rp10 juta,” jelas Mega.Â
Untuk menghadirkan lebih banyak pengunjung, IFRA Business Expo 2025, menawarkan promo tiket masuk berupa Buy 1 Get 1 melalui www.ifra-indonesia.com sampai dengan 28 Agustus 2025. Dengan harga tiket masuk sebesar Rp60.000 per orang. Informasi terkini lainnya tentang pameran ini dapat mengunjungi akun Instagram @ifra_expo.




