BerandaEventLITERAIA 2026 Hadirkan Instalasi Buku dan Ruang Kolaborasi Pelaku Kreatif

LITERAIA 2026 Hadirkan Instalasi Buku dan Ruang Kolaborasi Pelaku Kreatif

Published on

spot_img

Jakarta, Venuemagz.com – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) bersama Negeri Elok menggelar acara LITERAIA di Museum Nasional Jakarta pada 11 hingga 14 Oktober 2026. Festival ini menjadi ruang kolaborasi bagi penulis, penerbit, komunitas literasi, dan pelaku industri kreatif.

Bukan sekadar festival buku biasa, LITERAIA 2026 hadir sebagai wadah akselerasi untuk mendorong lahirnya lebih banyak Kekayaan Intelektual (Intellectual Property/IP) Indonesia yang bernilai ekonomi tinggi. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya bersama membangun ekosistem literasi yang mampu menghubungkan karya sastra dengan peluang pengembangan ke berbagai medium kreatif. 

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan karya sastra memiliki peran strategis dalam membangun ekonomi kreatif berbasis penceritaan (storynomics). Menurutnya, buku tidak berhenti sebagai media baca, tetapi dapat berkembang menjadi film, animasi, gim, pertunjukan, maupun berbagai produk kreatif lainnya yang memberikan nilai tambah ekonomi.

BACA JUGA:  IIMS Surabaya 2021 Siap Digelar November Mendatang

“Sastra adalah fondasi dari ekonomi kreatif berbasis penceritaan atau storynomics. Karena itu, hilirisasi dan komersialisasi kekayaan intelektual menjadi penting agar karya para penulis Indonesia terus berkembang, menjangkau pasar yang lebih luas, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi para kreatornya,” ujar Menteri Ekraf dalam siaran tertulisnya di Jakarta.

Instalasi Seni hingga Lokakarya

Mengangkat tema “Literasi Sumatera”, LITERAIA 2026 menyajikan rangkaian acara yang terkurasi dengan apik oleh para profesional. Rangkaian dimulai dari diskusi, lokakarya, dan instalasi seni literasi yang mengangkat potensi pengembangan karya tulis ke berbagai medium kreatif. 

Bersama Negeri Elok, festival ini dirancang sebagai titik temu (meeting point) ideal antar-stakeholder. Mulai dari penulis, penerbit, komunitas, dan pelaku industri kreatif untuk membuka peluang kolaborasi, pengembangan kekayaan intelektual, serta perluasan akses pasar bagi karya-karya sastra Indonesia.

BACA JUGA:  Food, Hotel & Tourism Bali 2024 Mengangkat Isu Berkelanjutan

Suasana pembukaan festival terasa makin spesial saat Menteri Ekraf tampil melakukan dramatic reading novel ikonik Laskar Pelangi. Momen tersebut dibawakan secara apik bersama jajaran penulis dan tokoh ternama seperti Ratih Kumala, Valerie Patkar, Kepala Museum dan Cagar Budaya Indira Estiyanti Nurjadin, serta perwakilan dari Negeri Elok. Aksi panggung ini menjadi simbol nyata bahwa kekuatan literasi mampu melampaui lembaran buku, menginspirasi lintas generasi, dan bertransformasi menjadi karya multimedium.

Tak hanya itu, pengunjung juga disuguhkan instalasi seni artistik karya Dedy Sufriadi yang memanfaatkan tumpukan buku-buku sastra Sumatera. Ada juga program Membaca Bersama Anak-Anak Indonesia, hingga aksi sosial pengumpulan dan rekomendasi koleksi karya literasi untuk Perpustakaan Museum Nasional.

BACA JUGA:  ALLPrint, PRO AVL, ALLPack, hingga SIAL InterFOOD 2025: Deretan Pameran Internasional Krista Exhibitions yang Siap Pecahkan Rekor

Angin Segar untuk Industri Penerbitan

Dibalik kemeriahan aktivasi fisiknya, LITERAIA 2026 juga membawa kabar baik bagi keberlanjutan ekosistem penerbitan nasional. KemenEkraf bersama Kementerian Keuangan dan lembaga terkait tengah mendorong perubahan kebijakan perpajakan royalti buku menjadi PPh Final sebesar 1,5 persen.

Kebijakan yang tengah memasuki tahap harmonisasi ini memiliki banyak manfaat bagi para pelaku industri perindustrian. Mulai dari kepastian perpajakan, meningkatkan kesejahteraan penulis, serta memperkuat keberlanjutan industri penerbitan nasional.

“Kami terus memperkuat ekosistem penerbitan melalui perlindungan hak cipta, komersialisasi kekayaan intelektual, serta perluasan akses pembiayaan dan pasar. Harapan kami, semakin banyak karya sastra Indonesia yang berkembang menjadi IP unggulan dan mampu menjangkau pasar nasional maupun global,” tutup Menteri Ekraf.

Citadines Antasari Jakarta Rayakan Satu Tahun Perjalanan dengan 1nnovation Anniversary

Jakarta, Venuemagz.com — Memasuki tahun pertamanya, Citadines Antasari Jakarta merayakan perjalanan satu tahun melalui...

Resorts World Sentosa Hadirkan Perayaan Natal Bertema K-Wave Lewat Season of Joy

Jakarta, Venuemagz.com - Resorts World Sentosa (RWS) mengajak wisatawan Indonesia merayakan Natal dan liburan...

Hong Kong Makin Ramah Muslim, Hadirkan 222 Restoran Halal dan Borong Penghargaan Halal Travel

Jakarta, Venuemagz.com - Hong Kong semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu destinasi impian bagi...

Meet Global MICE Congress 2026 Buka Peluang Strategis Baru bagi Industri MICE Indonesia

Moskow, Venuemagz.com – Hubungan bisnis yang semakin erat antara Indonesia dan Moskow membuka peluang...

Pemanasan Event 25/7 Padukan Literasi dan Musik Bersama Band Sore

Jakarta, Venuemagz.com - Dyandra Promosindo tengah menyiapkan pagelaran 25/7 yang akan diselenggarakan pada 4...

Hospital Expo 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Teknologi AI hingga Robotik Kesehatan 

Tangerang, Venuemagz.com - PT Okta Sejahtera Insani kembali menyelenggarakan Indonesia International Hospital Expo untuk...

Keong Emas TMII Dijadikan Pusat Event Ekraf Lintas Generasi 

Jakarta, Venuemagz.com - Keong Emas Taman Mini Indonesia Indah (TMII) akan dioptimalkan sebagai pusat...