BerandaEventMengembangkan Pariwisata yang Berkesinambungan di Bandung

Mengembangkan Pariwisata yang Berkesinambungan di Bandung

Published on

spot_img

Perkembangan pariwisata di benua Asia tumbuh dengan cepat sejak tahun 1990-an, dan di abad ke-21 ini Asia bahkan telah menjadi magnet pariwisata bagi turis dari negara-negara Eropa dan Amerika. Tak hanya menjadi destinasi pariwisata, tapi negara-negara di Asia juga merupakan penyumbang turis bagi negara-negara di luar benua Asia.

Pesatnya pertumbuhan pariwisata di Asia tersebut menimbulkan suatu kebutuhan untuk mengadakan forum pariwisata internasional bagi praktisi di industri pariwisata, akademisi, peneliti, pejabat pemerintah, dan pembuat kebijakan di bidang pariwisata untuk bertukar informasi penelitian penting untuk pengembangan industri pariwisata yang berkelanjutan di Asia maupun di dunia. Karena itulah, pada 1993 Prof. Kaye Chon, Ph. D, CHE, FIH dari Hong Kong Polytechnic University mengadakan Asia Tourism Forum di Ho Chi Minh, Vietnam. Konvensi ini tak butuh lama untuk menjadi salah satu konvensi pariwisata yang paling prestisius di Asia Pasifik.

BACA JUGA:  Krista Exhibitions Gelar Dua Pameran Sekaligus, ALLPack Indonesia dan AllPrint Indonesia

“Pariwisata yang berhasil adalah yang dikelola secara berkesinambungan, bukan dieksploitasi, dan hasilnya bisa untuk generasi di masa mendatang,” ujar Anang Sutono, MM. Par, CHE, Rektor Sekolah Tinggi Ilmu Pariwisata Bandung.

Acara dua tahunan tersebut berhasil dibawa ke Indonesia, tepatnya ke Bandung, oleh Anang Sutono pada tahun 2010. Kesuksesan pelaksanaan Asia Tourism Forum 2010 ternyata memberi berkah bagi Anang Sutono karena pada tahun ini konvensi Asia Tourism Forum berhasil diadakan lagi di Bandung.

BACA JUGA:  Pameran FLOII 2025 Hadirkan Kontes Tanaman Bonsai hingga Anggrek

Asia Tourism Forum ke-12 akan diadakan di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung pada 7-9 Mei 2016. Mengangkat tema “A New Approach To Wonderful Tourism”, Asia Tourism Forum 2016 akan mengundang pembicara terkemuka di bidang pariwisata, antara lain Prof. Kaye Chon, Ph. D, CHE, FIH (Hong Kong Polytechnic University) selaku founder Asia Tourism Forum, Menteri Pariwisata Republik Indonesia Dr. Ir. Arief Yahya, M. Sc, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Presiden Direktur PT Jababeka Setyono Djuandi Darmono, dan Dr. Xavier Font dari Leeds Beckett University.

BACA JUGA:  Penjualan Mencapai Rp650 Miliar, ASTINDO Optimistis Bisnis Travel Agent 2022 Semakin Membaik

Melalui Asia Tourism Forum ini diharapkan dapat memberi kontribusi bagi pariwisata dunia dan pariwisata Indonesia. Asia Tourism Forum 2016 diperkirakan dihadiri sekitar 500 delegasi dari 30 negara.

Penulis: Harry Purnama

Midnight Soul Garden: Pesta Tahun Baru Bersama Maliq & D’essentials di Grand Sahid Jaya Jakarta

Jakarta, Venuemagz.com — Grand Sahid Jaya Jakarta resmi memperkenalkan Midnight Soul Garden, sebuah perayaan...

Penerbangan Langsung Shenzhen–Jakarta Beroperasi Kembali, Dorong Kunjungan Wisman Tiongkok ke Indonesia

Tangerang, Venuemagz.com - Maskapai Shenzhen Airlines kembali membuka penerbangan langsungnya dari Shenzhen–Jakarta (PP) untuk...

Wellness Tourism Jadi Pilar Utama Pariwisata Indonesia, Bali Pimpin Pasar Global

Jakarta, Venuemagz.com - Industri wellness tourism di Bali terus menunjukkan kilaunya di dunia internasional....

Trik Industri Hotel Jakarta Dongkrak Pendapatan di Kuartal Tiga 2026 

Jakarta, Venuemagz.com - Pasar properti dan perhotelan Indonesia kini memasuki fase pemulihan yang kian...

Midnight Soul Garden: Pesta Tahun Baru Bersama Maliq & D’essentials di Grand Sahid Jaya Jakarta

Jakarta, Venuemagz.com — Grand Sahid Jaya Jakarta resmi memperkenalkan Midnight Soul Garden, sebuah perayaan...

Penerbangan Langsung Shenzhen–Jakarta Beroperasi Kembali, Dorong Kunjungan Wisman Tiongkok ke Indonesia

Tangerang, Venuemagz.com - Maskapai Shenzhen Airlines kembali membuka penerbangan langsungnya dari Shenzhen–Jakarta (PP) untuk...

Wellness Tourism Jadi Pilar Utama Pariwisata Indonesia, Bali Pimpin Pasar Global

Jakarta, Venuemagz.com - Industri wellness tourism di Bali terus menunjukkan kilaunya di dunia internasional....