BerandaEventPeluang Generasi Muda di Industri Hulu Migas

Peluang Generasi Muda di Industri Hulu Migas

Published on

spot_img

Indonesian Petroleum Association (IPA) bekerja sama dengan Dyandra Promosindo pada tanggal 28 Februari 2019 mengadakan diskusi bertajuk “Ngobrol Bareng: Peluang Generasi Muda Pada Industri Hulu Migas”. Diskusi yang merupakan rangkaian acara pre-event pameran dan konvensi IPA ke-43 yang akan diselenggarakan pada 4-6 September 2019 di JCC ini bertujuan untuk memberikan gambaran kepada generasi muda perihal industri hulu migas bagi perekonomian nasional dan peluang generasi muda untuk terlibat dalam industri, sekalipun bukan berlatar belakang pendidikan teknik perminyakan maupun teknik lainnya.

Diskusi kali ini dihadiri oleh IPA Board Director, Tenny Wibowo; Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Wisnu P. Taher, dan CEO Big Java Ruli Harjowidianto. Mereka bertindak sebagai pembicara dalam berbagai topik yang berhubungan dengan industri migas.

BACA JUGA:  Jakarta Menjadi Tuan Indonesia Dental Exhibition & Conference 2017

Menurut Tenny, industri migas menimbulkan efek berganda bagi sektor lainnya, seperti IT, transportasi, kuliner, perhotelan, dan sebagainya. Industri ini juga menciptakan lapangan kerja bagi lulusan non-teknik perminyakan sebanyak 20-40 persen dari total karyawan. “Banyak sekali kesempatan SDM di industri migas. Kita membutuhkan karyawan untuk HRD, legal, dan itu banyak berlatar belakang non-teknik,” ujar Tenny. 

Tenny Wibowo menambahkan, berdasarkan studi yang dilakukan SKK Migas dan Universitas Indonesia pada 2015, diketahui bahwa setiap investasi sebesar Rp1 miliar pada sektor hulu migas akan berdampak terhadap penciptaan lapangan kerja sebanyak 100 orang dan peningkatan PDB sebesar Rp700 Juta.

BACA JUGA:  Berbagai Hadiah Menarik Menanti di Jakarta Wedding Festival 2018

Sementara Wisnu Taher memaparkan tentang proses kerja pada industri hulu migas, mulai dari masa eksplorasi hingga eksploitasi, serta penjelasan mengenai regulasi dan kebijakan pemerintah yang terkait pada industri migas. SKK Migas merupakan regulator untuk kegiatan usaha hulu migas di Indonesia. Wisnu menjelaskan bahwa masih ada 1.000 lapangan potensi migas yang bisa dikembangkan dan bisa membuka lapangan kerja. Selain itu, pada saat ini juga ada transformasi di industri migas untuk mempertahankan dan menunjang ketahanan energi nasional hingga ke depan.

BACA JUGA:  Antisipasi Kasus Omicron, Penyelenggara IIMS Gunakan Plan B

Pemaparan terakhir adalah oleh Ruli Hajowidianto yang mengupas tentang big data yang dapat menunjang kerja industri hulu migas di Indonesia. Big data merupakan kumpulan data yang begitu besar juga kompleks dan bagi industri migas merupakan data sangat penting untuk menunjang proses kerja, baik pada masa eksplorasi, produksi, bahkan hingga pascaproduksi.

Big data dapat menghemat biaya karena bisa digunakan mulai dari eksplorasi hingga pascaproduksi dengan tingkat akurasi yang tinggi. Data diambil dan dianalisis algaritmanya untuk menentukan langkah ke depannya,” papar Ruli.

Ruli menambahkan, saat ini sejumlah perusahaan migas multinasional seperti Total, British Petroleum (BP), dan Chevron diketahui telah mengadopsi penggunaan teknologi digital dalam mendukung kegiatan operasionalnya.

spot_img
spot_img

Ini Layanan Publik Pemprov DKI Jakarta yang Hadir di Jakarta Fair 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 tengah digelar di Jakarta International Expo...

Pekan Raya Grogol 2026 Siap Digelar di Aston Kartika Grogol

Jakarta, Venuemagz.com – Aston Kartika Grogol Hotel & Conference Center berkolaborasi dengan Pemerintah Kota...

Teknologi Mengubah Cara Memilih Destinasi, Kepercayaan Tetap Menjadi Kunci

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mulai mengubah wajah industri pariwisata global, termasuk di Indonesia....

Wisata Medis di Malaysia Masih Menjadi Favorit Warga Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com -- Indonesia masih menjadi pasar utama bagi sektor wisata medis Malaysia. Hal...

Lampaui Target, IIMS Surabaya 2026 Catatkan Transaksi Rp336 Miliar dan 32.000 Pengunjung

Surabaya, Venuemagz.com - Dyandra Promosindo sukses menggelar Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya, Jawa...

IFEX 2026 Dorong Ekspor Produk Furnitur Asal Indonesia

Tangerang, Venuemagz.com - Indonesia International Furniture Expo (IFEX) kembali digelar untuk ke-11 kalinya pada...

Selain Jakarta, IIMS 2026 Hadir di Tiga Kota Besar Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com - Setelah sukses digelar di Jakarta, Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026...