IIMS, Budaya Otomotif Menyapa Surabaya

Thursday, 08 November 18   2 Views   0 Comments   Ludhy Cahyana
IIMS Surabaya

Pameran Otomotif Surabaya (POS) berganti nama menjadi Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya. Ini kabar baik bagi pencinta otomotif di Jawa Timur. Pasalnya, pernak-pernik IIMS yang diadakan di Jakarta awal tahun 2018, dibawa pula ke Surabaya.

Acara ini dibuka oleh I Made Sukartha, Asisten Administrasi Umum Sekda Jawa Timur. Ia didampingi Direktur PT Dyandra Promosindo, Hendra Noor Saleh. Dalam sambutannya, I Made mengungkapkan, Pemprov Jatim mendukung industri otomotif karena meningkatkan pendapatan daerah.

“Otomotif memberikan ruang untuk bisnis dan ekonomi, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam pameran ini saya menemukan produksi, pembiayaan, dan pasar untuk mendorong ekonomi Jawa Timur,” ujar Made.

Perhelatan IIMS Surabaya yang digelar pada 7-11 November 2018 itu membawa budaya otomotif. Pengunjung bisa edukasi, experience, dan entertainment. “Kami menonjolkan IIMS sebagai brand. Bila dulu kelokalan, maka saat ini POS menjadi nasional dengan nama IIMS,” kata Tofani Lazuardi, Branch Manager Dyandra Promosindo.

Perhelatan yang diikuti 15 merek kendaraan roda empat dan 3 roda dua ini dari sisi edukasi menghadirkan talk show untuk memperluas pengetahuan otomotif pengunjung. Dan yang menarik, para pengunjung bisa tanya jawab mengenai motor custom dengan builder kawakan, seperti Eko Sutanto dari Richie Rich Garage, builder Solo yang membuat motor untuk keluarga Presiden Jokowi. Selain itu, IIMS Surabaya juga mengajak siswa-siswa dari tujuh SMK otomotif untuk menimba ilmu di IIMS.

Menurut Tofani, dari sisi experience, para pengunjung bisa menjajal mobil dan motor dari Agen Pemegang Merek (APM) terkemuka. Bahkan, beberapa motor custom boleh dijajal pengunjung. Pameran ini untuk pertama kalinya menggelar Indonesian Custombike Expo and Championship. Program ini merupakan sebuah kontes kustom roda dua dengan skala nasional. Para pemenang dari tiap kota-kota yang disinggahi IIMS akan masuk final pada IIMS 2019. Di sanalah akan lahir builder juara nasional.

IIMS Surabaya

Sepanjang lima hari perhelatan, Dyandra Promosindo menargetkan transaksi di tempat sebesar Rp220 miliar dengan 25.000 pengunjung. “Pasar Jawa Timur itu seperempat pasar otomotif nasional, kami yakin transaksi sebesar itu bisa dilewati,” papar Tofani.

Perhelatan ini juga menghadirkan entertainment dengan penampilan band Padi, yang juga berawal dari Surabaya. Inilah yang membuat IIMS Surabaya bukan hanya referensi membeli kendaraan, namun juga ajang rekreasi keluarga.

Selain menampilkan kendaraan untuk keluarga, IIMS Surabaya 2018 juga menampilkan mobil niaga. Tata, produsen otomotif India, menghadirkan truk dan pikup. Pasar Tata memang kuat di Jawa Timur, terutama di kota-kota ketiga yang memiliki basis pertanian dan agrowisata. Selain itu, Daihatsu untuk pertama kalinya tampil di IIMS Surabaya dengan dukungan APM menampilkan produk-produk terbaru mereka.

Penampilan motor-motor custom dan Heret Frashtio dari Elders Garage dan Veroland dari kickasschoppers yang mengajak riding bersama komunitas di Surabaya dan talk show mengenai industri kreatif seputar roda dua, benar-benar menjadikan IIMS Surabaya sebagai ajang otomotif culture, yang memadukan industri otomotif dan industri kreatif di Jawa Timur.