BerandaEventPertarungan Tiga Raksasa Pameran Bahari

Pertarungan Tiga Raksasa Pameran Bahari

Published on

spot_img

Jakarta, Venuemagz.com – Jakarta di pengujung April 2026 berubah menjadi kiblat bagi para pencinta wisata bahari dan kelautan. Bayangkan saja, dalam rentang waktu yang hampir bersamaan, tiga raksasa pameran wisata bahari mengepung ibu kota.

Ketiga pameran tersebut adalah Diving Resort Travel Expo di ICE BSD pada 17-19 April 2026, lalu Deep and Extreme Indonesia yang diselenggarakan di Hall B Jakarta International Convention Center pada 23-26 April 2026, serta Marine Action Expo yang diselenggarakan di Balai Kartini pada 24-26 April 2026.

Diadakannya ketiga pameran tersebut menandakan bahwa industri pameran Indonesia masih sangat sehat. Selain itu, Indonesia dengan populasi 280 juta jiwa juga menunjukkan bahwa Indonesia menjadi pasar yang sangat kuat tidak hanya di tingkat domestik, tapi juga secara internasional.

BACA JUGA:  Dari MICE hingga Experiential Travel: ITB India Conference 2025 Soroti Tren Utama yang Membentuk Pasar Pariwisata India dan Asia Selatan

Surga bagi Pemburu Diskon, Efisiensi bagi Wisatawan

Bagi para pengunjung, terutama mereka yang terbang dari luar kota atau mancanegara, fenomena “pameran beruntun” ini adalah berkah efisiensi. Sekali mendayung, dua-tiga pameran terlampaui. Mereka bisa membandingkan harga regulator terbaru atau paket liveaboard di Raja Ampat dari satu aula ke aula lainnya dalam satu paket perjalanan.

Efek samping yang paling manis tentu saja perang harga. Kedekatan lokasi memaksa para exhibitor untuk “berdarah-darah” memberikan promo, diskon gila-gilaan, hingga bonus tambahan. Logikanya sederhana: jangan sampai calon pembeli pindah ke pameran sebelah hanya karena beda harga tipis.

Kanibalisme Pengunjung dan Peserta

Namun, di balik gemerlap lampu booth, ada mendung yang membayangi para peserta pameran. Penyelenggaraan yang terlalu mepet memicu risiko “kanibalisme” pengunjung. Dengan anggaran belanja yang terbatas, konsumen cenderung hanya memilih satu acara yang dianggap paling prestisius, meninggalkan pameran lainnya dengan lorong-lorong yang sepi. Imbasnya? Penjualan peserta pameran jauh dari kata maksimal.

BACA JUGA:  Volcano Run 2019 Perkuat Citra Sleman Sebagai Destinasi Wisata Olahraga

Bagi brand besar, fenomena ini adalah dilema operasional. Ada semacam beban moral untuk hadir di ketiga titik sekaligus demi menjaga gengsi agar tidak dianggap “tenggelam” oleh kompetitor. Padahal, biaya sewa booth, mobilisasi SDM, dan logistik dalam periode yang sangat padat ini menguras kantong perusahaan cukup dalam.

Antara Bisnis dan Etika

Melihat fenomena ini, Hosea Andreas Runkat, Ketua Umum ASPERAPI, mengakui bahwa di ASPERAPI ada peraturan yang mengatur supaya event organizer tidak mengadakan event yang sama dan diadakan berdekatan. Tujuannya jelas, yaitu agar sesama penyelenggara acara tidak saling “memakan” di kategori yang sama.

BACA JUGA:  INACRAFT ke-23 Hadirkan 1.118 Peserta UKM

“Tapi kita tidak bisa memaksakan, karena di mana-mana bisnis memang seperti itu,” ujar sosok yang akrab disapa Andre ini.

Bagi Andre, kunci utama dari hiruk-pikuk industri pameran ini bukanlah pelarangan, melainkan kesadaran kolektif.

“Yang penting, etikanya dijaga. Dijarakin waktu penyelenggaraannya. Itu yang kita edukasi,” tutupnya.

Kini, bola panas ada di tangan penyelenggara. Apakah mereka akan terus beradu jadwal demi berebut pasar, atau mulai mengatur ritme agar industri bahari ini tetap bisa bernapas panjang tanpa harus saling menghadang?

spot_img
spot_img

Dari Lari ke Hyrox, Sport Event Jadi Mesin Bisnis Baru Industri MICE

Jakarta, Venuemagz.com - NICE PIK 2 akan menjadi saksi debut salah satu fenomena olahraga...

Minat Turis Jepang ke Piala Dunia 2026 Meningkat Drastis

Singapura, Venuemagz.com -- Agoda Company Pte. Ltd., yang mengoperasikan platform digital Agoda, mengeluarkan hasil riset...

Sukses Hadirkan Ribuan Pengunjung, ASR Festival 2026 Berlanjut ke Online Sale dengan Diskon 40 Persen

Jakarta, Venuemagz.com - Ascott Indonesia sukses menggelar ASR Festival untuk keempat kalinya pada tanggal...

INAMICE 2026 Dorong Transformasi Digital untuk Perkuat Smart Economy Jakarta

Jakarta, Venuemagz.com - Setelah sukses menghadirkan 185 peserta offline dan 107 peserta online dari...