Rangkaian HUT Adira Finance Berakhir di Jakarta

Friday, 15 November 19 Bonita Ningsih
Adira pesona lokal

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menggelar serangkaian acara untuk merayakan hari jadinya yang ke-29 pada 13 November 2019 silam. Sebagai bentuk komitmennya, Adira Finance membuat program dan kegiatan CSR sebagai bentuk kontribusi terbaiknya kepada bangsa dan negara.

Swandajani Gunadi, Direktur SDM dan Marketing Adira Finance, mengatakan, sejak tiga tahun lalu, Adira Finance sudah mengganti tagline-nya dengan Adira Finance untuk Indonesia. Oleh karenanya, kegiatan CSR yang dibuat oleh Adira Finance dibagi menjadi tiga pilar, yakni mendukung kemajuan pariwisata dan budaya, pendidikan UMKM, serta kesehatan.

“Dalam kegiatan ini, kita libatkan peran aktif dari ekosistem Adira Finance untuk mewujudkan komitmen perusahaan agar dapat berguna untuk masyarakat Indonesia,” ungkap Swandajani.

Di bidang pariwisata dan budaya, Adira Finance mengadakan Festival Pesona Lokal (FPL) yang digelar di tujuh kota besar Indonesia, yakni Medan, Denpasar, Surabaya, Bandung, Makassar, Yogyakarta, dan Jakarta. Acara ini dimulai sejak Agustus 2019 dan akan berakhir pada 16 November 2019.

“Kegiatan ini akan ditutup di Jakarta dan kita akan adakan malam puncak acara di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno Senayan,” ucapnya lagi.

Berbagai hiburan akan disuguhkan dalam malam puncak di Jakarta, di antaranya ialah karnaval budaya, lomba tari lokal kontemporer, desain motif khas lokal kontemporer, lomba selebgram, serta bazar aneka produk lokal. Swandajani mengungkapkan, akan ada area khusus untuk menampilkan instalasi hasil karya seni dari tujuh kota penyelenggara dan satu karya seni hasil karya anak bangsa yang sudah mendunia.

“Karnaval budaya yang akan ditampilkan di Jakarta merupakan hasil karya terbaik dari enam kota lainnya. Selain itu, di Jakarta akan banyak menyajikan booth, bazar, dan juga food truck,” ujar Swandajani.

FPL 2019 telah sukses diikuti oleh 26.000 peserta yang terdiri masyarakat umum, pelajar, dan ekosistem Adira Finance. Dari enam kota yang telah dilangsungkan, FPL berhasil menarik lebih dari 50.000 pengunjung untuk merasakan langsung sensasi kekayaan budaya di daerahnya.

“Kami harapkan di Jakarta juga mencapai pengunjung yang sama dengan enam kota lainnya,” kata Swandajani.

Masih dalam rangkaian kegiatan Festival Pesona Lokal, Adira Finance menggelar kegiatan Festival Pasar Rakyat (FPR). Kegiatan ini bertujuan untuk membangun citra positif pasar rakyat sebagai ruang publik yang kreatif, edukatif, dan berbudaya, serta mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan pasar rakyat di Indonesia.

Berkolaborasi dengan Yayasan Danamon Peduli (YDP) dan komunitas lokal setempat, kegiatan ini telah diselenggarakan di lima kota, yaitu Magelang, Bogor, Mataram, Pontianak, dan Denpasar. Mendapat dukungan dari sekitar 140 komunitas lokal, FPR berhasil menjaring keterlibatan sekitar 2.500 peserta dan dihadiri lebih dari 8.000 pengunjung.

Tidak hanya itu, dalam rangka turut mempromosikan potensi dan kearifan lokal berbagai daerah di Indonesia, Adira Finance mengadakan Kompetisi Foto dan Video Sahabat Lokal 2019. Direktur Utama Adira Finance, Hafid Hadeli, mengatakan, kompetisi ini berhasil mengumpulkan 2.608 karya dan diikuti oleh 1.273 netizen. Hasil karya mereka menceritakan keberagaman budaya dari 31 provinsi yang ada di Indonesia melalui media sosial Instagram dan Youtube.

“Ada beberapa juri yang membantu kita untuk menentukan pemenangnya. Ada dari fotografer senior dan public figure,” kata Hafid.

Pemenang kompetisi foto dan video diumumkan pada 15 November 2019 dengan total pemenang dua orang. Pemenang lomba foto mendapatkan uang sebesar Rp10 juta, sementara pemenang lomba video sebesar Rp45 juta.

Dengan diadakannya rangkaian acara HUT Adira Finance ini, Hafid mengharapkan ke depannya Adira Finance akan terus tumbuh sebagai perusahaan pembiayaan terbaik di Indonesia. Ia juga berharap, Adira Finance akan terus berkontribusi baik terhadap seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

“Apalagi saat ini negara kita masih tertinggal dengan negara lain, jadi kita ingin mengejar ketertinggalan itu. Kita upayakan semua untuk kemakmuran masyarakat Indonesia,” tutupnya.