BerandaEventResmi Dibuka, IFRA Business Expo 2025 Jalankan Program Prioritas Kementerian Perdagangan

Resmi Dibuka, IFRA Business Expo 2025 Jalankan Program Prioritas Kementerian Perdagangan

Published on

spot_img

The 24th International Franchise, License And Business Concept Expo And Conference (IFRA) 2025 resmi dibuka. Acara persembahan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) dan Dyandra Promosindo ini digelar pada 29 -31 Agustus 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC).

Pembukaan pameran dilakukan oleh Menteri Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI), Budi Santoso, yang didampingi Ketua AFI dan Direktur Dyandra Promosindo. Setiap tahunnya, Kemendag selalu mendukung penyelenggaraan IFRA karena sejalan dengan tiga program prioritas kementerian khususnya Pengamanan Pasar Dalam Negeri melalui pengembangan kewirausahaan nasional.

Budi mengatakan, industri waralaba memainkan peran yang cukup penting dalam perekonomian negara. Pada tahun 2024, sektor waralaba telah menyerap hampir 98 ribu tenaga kerja, mencatatkan omset hingga Rp143,25 triliun, dan mengelola lebih dari 48 ribu gerai, baik milik sendiri maupun yang diwaralabakan.  

Meski demikian, rasio kewirausahaan Indonesia saat ini baru mencapai 3,1 persen dari total angkatan kerja. Padahal, untuk menjadi negara yang maju dibutuhkan rasio minimal 10-12 persen. Oleh sebabnya, perluasan kesempatan berusaha sangat penting dan waralaba dapat menjadi solusi strategis. 

BACA JUGA:  The Adams Semarakkan Panggung Infinite Live

“Melalui waralaba, seseorang dapat lebih mudah menjadi wirausaha karena tidak mulai dari nol, melainkan dengan sistem bisnis yang teruji, standar dan manajemen yang jelas, dan dukungan dari pemberi waralaba (franchisor),” ujar Budi saat pembukaan the 24th IFRA Business Expo di JICC Jakarta.

Ketua Umum AFI, Anang Sukandar, menambahkan bahwa dibutuhkan peningkatan kewirausahaan untuk mencapai Indonesia Emas 2045. Caranya adalah dengan melakukan peningkatan produktivitas usaha untuk menambah hasil serta adanya standarisasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas. 

Tengok saja brand Mustika Ratu yang berhasil meningkatkan produktivitasnya dengan menggunakan bahan-bahan alami rempah asli Indonesia. Produk ini tidak hanya melakukan inovasi dan produktivitas tapi juga membawa ciri khas Indonesia. 

Brand Indonesia lainnya yang juga dapat bersaing secara global di antaranya adalah Shop & Drive, AHass Motor, Mustika Ratu, Martha Tilaar, Teh Botol Sosro, dan lain-lain.

BACA JUGA:  Targetkan 180 Peserta, IIMS 2024 Hadirkan Dua Merek Baru

“Memang sudah seharusnya membangun bisnis unggulan yang beretika dibutuhkan keseriusan atau tidak asal-asalan. Produk tersebut juga harus mempunyai ciri khas dan memiliki syarat penting yaitu sistem manajemen untuk menjaga bisnis tetap berkembang. Beberapa tahapan di dalamnya termasuk perencanaan, organisasi, petunjuk dan pengawasan,” jelas Anang.

Maka dari itu, Anang berharap IFRA Business Expo 2025 dapat menginspirasi pelaku bisnis dan calon investor untuk membangun bisnis yang konkret dan berbasis integritas. Bukan hanya sekadar memaksimalkan keuntungan di dalamnya.

IFRA Business Expo 2025 fase kedua mengangkat tema “Building Successful Business with Ethical Franchising.” Tema tahun ini berfokus pada peran nilai moral dan etika, sebagai landasan untuk menjalani bisnis yang berkelanjutan. 

Terdapat 350 merek dari 240 perusahaan yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan IFRA kali ini. Mulai dari sektor makanan, minuman, ritel, hingga layanan, semuanya menawarkan peluang usaha yang baik bagi para investor dan calon pengusaha waralaba.

BACA JUGA:  IT&CM Asia dan CTW Asia Pasifik 2024 Tampilkan Talenta Global dan Inovasi Menarik

Tidak hanya peluang usaha, pameran ini juga menghadirkan program unggulan dan edukatif bagi para pengunjung. Beberapa di antaranya Business Presentation, Celebpreneur Talkshow, Business Talkshow, Retirees Seminar, Business Spotlight, Start Up Stage, Meet The Experts, hingga Business Matching.

“Pameran ini menjadi platform sempurna bagi mereka yang berencana memulai atau memperluas bisnis waralaba dengan konsep yang terbukti dan dapat diandalkan. Harapannya dengan hadirnya IFRA dapat kembali industri waralaba dan pengembangan usaha lokal ke pasar global,” ucap Addy Damarwulan, Direktur Dyandra Promosindo.

Bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke pameran ini dapat membeli tiket seharga Rp60.000 per orang melalui https://ifra-indonesia.com atau langsung di lokasi. Pameran ini dibuka untuk umum mulai pukul 10.00 -20.00 WIB. 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai IFRA Business Expo 2025, dapat mengunjungi situs www.ifra-indonesia.com atau akun Instagram @ifra_expo.

spot_img

Kenyamanan Menginap Bersama Keluarga di ‎Atria Residences Gading Serpong

Tangerang, Venuemagz.com -- ‎Atria Residences Gading Serpong menawarkan pengalaman menginap yang nyaman dan menyenangkan,...

Asian Delight Jelajah Rasa Asia Dalam Satu Malam

Menyambut akhir pekan, ARTOTEL Thamrin Jakarta menghadirkan pengalaman kuliner yang penuh eksplorasi rasa bertajuk...

Mau Bidik Audien Profesional? Ini Strategi Event yang Terbukti Efektif

Jakarta, Venuemagz.com – Mengisi kursi penonton untuk konser, festival kuliner, atau event publik mungkin...

DXI 2026 Siap Digelar Akhir Bulan Ini dengan Ragam Aktivitas

Jakarta, Venuemagz.com - Dyandra Event Solutions siap menggelar pameran Deep and Extreme Indonesia (DXI)...

China Bidik Dua Negara, Salah Satunya Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com – Di tengah tensi geopolitik akibat perang di Timur Tengah, industri MICE...

IFEX 2026 Sukses Digelar, Pembeli Asal China Mendominasi

Tangerang, Venuemagz.com - Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) bersama Dyandra Promosindo sukses...

Kementerian Ekraf Fasilitasi Enam Jenama Kriya Lokal di IFEX 2026

Tangerang, Venuemagz.com - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendukung penyelenggaraan Indonesia International Furniture...