Jakarta, Venuemagz.com – Indo Leather & Footwear (ILF) Expo dan Indo Garment & Textile (IGT) Expo 2026 telah resmi digelar untuk ke-19 kalinya. Pameran garapan Krista Exhibitions Group ini digelar pada 5–7 Agustus 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta.
Kedua acara ini merupakan platform strategis yang mempertemukan pelaku industri kulit, alas kaki, tekstil, dan garmen. Mereka semua hadir untuk menampilkan inovasi terkini, memperluas jejaring bisnis, serta memperkuat daya saing industri manufaktur Indonesia di pasar global.
ILF dan IGT diikuti 210 peserta termasuk 50 UMKM lokal serta perusahaan dan pelaku industri dari 14 negara. Beberapa negara yang berpartisipasi adalah Indonesia, China, Italia, Uni Emirat Arab, Pakistan, Spanyol, India, Bangladesh, Jerman, Taiwan, Hong Kong, Vietnam, Singapura, dan Korea Selatan.

Partisipasi internasional yang semakin luas menunjukkan besarnya kepercayaan dunia terhadap potensi industri manufaktur Indonesia. Kehadirannya juga sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri kulit, alas kaki, tekstil, dan garmen di kawasan Asia.
Peserta pameran menampilkan ragam produk kulit, alas kaki, tekstil, garmen, bahan baku, aksesori, mesin produksi, teknologi otomasi, dan solusi manufaktur terkini. Seluruhnya dirancang untuk mendukung peningkatan produktivitas, efisiensi, kualitas produk, serta penerapan praktik industri yang lebih berkelanjutan.
Program Acara
Selain etalase inovasi, pameran ini juga menghadirkan serangkaian program yang dapat memperkaya wawasan industri. Beberapa isu utama yang dibahas dalam program ini berkaitan dengan transformasi digital, modernisasi proses produksi, penggunaan material ramah lingkungan, serta strategi penguatan rantai pasok.
“Isu tersebut dibahas guna mendorong terciptanya industri yang lebih adaptif, kompetitif, dan berorientasi pada nilai tambah,” ungkap Daud D Salim saat Opening Ceremony di JIEXpo Kemayoran pada 5 Agustus 2026.
Terdapat juga Seminar Nasional AGTI (Asosiasi Garment dan Textile Indonesia) yang mengangkat tema “Membangun Industri TPT yang Kompetitif, Berkelanjutan, dan Menjadi Pemain Utama dalam Rantai Pasok Nasional dan Internasional”. Seminar ini mempertemukan pemerintah, akademisi, asosiasi, dan pelaku usaha untuk membahas penguatan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) melalui inovasi, peningkatan daya saing, serta pengembangan rantai pasok yang lebih kuat.

Ada juga ILF–IGT Manufacturing Forum 2026 yang mengusung tema “Jaya di Pasar Domestik, Unggul di Pasar Global.” Berbagai isu strategis dibahas dalam kegiatan ini mulai dari revitalisasi industri padat karya, peningkatan investasi manufaktur, pemberdayaan UMKM dan IKM, hingga pemanfaatan peluang perdagangan melalui Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).
Networking Cocktail Dinner juga dihadirkan dalam pameran ini sebagai bagian dari program Business Matching. Kegiatan ini mempertemukan peserta pameran dengan buyer, investor, asosiasi, dan mitra industri guna membuka peluang kerja sama yang lebih luas.
Untuk semakin memeriahkan acara, pihak penyelenggara juga telah menyiapkan The Fashion Show yang menampilkan karya dan inovasi terbaru dari industri kulit, alas kaki, tekstil, dan fesyen nasional. Seluruh kegiatan tersebut diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi, meningkatkan investasi, memperluas pasar ekspor, serta memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar internasional.
Bagi yang tertarik berkunjung ke pameran ini dapat melakukan registrasi secara online melalui https://register.kristaonline.com/visitor/indoleatherfootwear. Pengunjung juga dapat mendaftar langsung di lokasi pameran yang berada di Hall B3 dan C3 JIExpo Kemayoran.






