Jakarta, Venuemagz.com – Untuk pertama kalinya, Jagat Satwa Nusantara akan menyelenggarakan event Run For Animals 2026. Acara lari seru ini akan digelar pada 9 Agustus 2026 mendatang di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur.
Run For Animals bukan sekadar ajang olahraga tetapi juga platform edukasi yang mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap konservasi satwa. Oleh sebabnya, acara ini dibalut dengan konsep gaya hidup sehat yang dipadukan misi pelestarian satwa Indonesia.
“Hari ini kami meluncurkan Run For Animals yang mana bukan hanya acara lari biasa tetapi sebuah langkah kolektif untuk menyadarkan masyarakat bahwa olahraga, gaya hidup, dan konservasi bisa berjalan bersamaan,” kata M. Fardhan Khan, Direktur Operasional Jagat Satwa Nusantara dalam Peluncuran Run For Animals di TMII Jakarta pada 14 April 2026.
Mengusung tema “Berlari Untuk Alam, Berlari Untuk Satwa, Run For Animals 2026” acara ini dirancang untuk para komunitas lari, masyarakat umum, dan juga ramah keluarga serta hewan peliharaan. Oleh sebabnya, panitia penyelenggara menghadirkan tiga kategori jarak yaitu 3K, 5K, dan 8K yang dapat dipilih para peserta dari berbagai kalangan tersebut.

“Jarak 3K dipersilakan untuk peserta yang membawa keluarga dan juga hewan peliharaan seperti anjing, kucing, musang, burung, dan hewan jinak lainnya. Kami melihat tiga kilometer bukan jarak yang terlalu jauh untuk fun run sehingga cocok untuk peserta dari kalangan tersebut,” ujar Fardhan lagi.
Setiap hewan peliharaan yang berpartisipasi akan melewati proses pemeriksaan kesehatan sebelum mengikuti acara fun run. Pihak penyelenggara akan menyediakan health corner di lokasi acara untuk memastikan kondisi hewan peliharaan dalam keadaan sehat dan siap dalam melakukan fun run.
“Nanti ada ketentuannya yang pertama mereka harus melewati health check di pagi hari. Kita juga akan minta owner pet untuk membawa buku vaksin terutama anjing dan kucing. Nanti kalau yang clear baru dia bisa ikut,” jelasnya lagi.
Kegiatan Charity
Untuk memenuhi misi pelestarian satwa Indonesia, acara ini akan dibalut dengan aksi sosial (charity) berupa pemberian donasi kepada program konservasi Pusat Penyelamatan Elang Jawa termasuk perlindungan habitat, rehabilitasi, serta edukasi masyarakat. Elang Jawa dipilih karena sebagai simbol penting dalam pelestarian fauna endemik Indonesia.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta, Darman, menjelaskan bahwa konservasi Elang Jawa menjadi penting dilakukan karena hewan jenis ini sudah hampir punah di Indonesia. Oleh sebabnya, dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak mulai dari pemerintah hingga masyarakat luas untuk tetap mempertahankan habitat tersebut.
“Elang Jawa ini konon merupakan cikal bakalnya lambang negara kita yaitu burung Garuda. Hewan ini sudah hampir punah sehingga dibutuhkan program konservasi yang menjadi tanggung jawab kita bersama,” tambah Darman.
Donasi dilakukan dengan menyisihkan sebagian hasil penjualan tiket Run For Animals 2026 yang akan dibuka untuk umum pada tanggal 15 April hingga Juli 2026. Biaya registrasi ditawarkan mulai dari harga Rp200.000-Rp250.000 dengan link pemesanan melalui website resmi run.jagatsatwanusantara.id.
“Semoga target 4.000 peserta lari dapat tercapai sehingga akan lebih banyak donasi yang kita salurkan untuk BKSDA Jakarta. Bukan hanya untuk Elang Jawa, tetapi juga untuk kepentingan sumber daya alam lainnya di Indonesia,” ucap Fardhan.
Edukasi Flora, Fauna, dan Budaya
Dengan diadakannya di TMII, para peserta tidak hanya melakukan fun run tetapi juga dapat memahami lebih dalam terkait flora, fauna, dan budaya di Indonesia. Mereka akan mendapatkan banyak edukasi melalui kegiatan ini karena TMII memiliki banyak anjungan dari berbagai daerah hingga satwa-satwa yang dilindungi di Indonesia.
“Kami melihat masih banyak masyarakat yang tidak tahu terkait hewan-hewan di Indonesia sehingga kami butuh menyampaikannya kepada generasi selanjutnya. Event ini menjadi salah satu cara kami untuk menjalankan edukasi tersebut agar dapat menimbulkan sustainable terhadap flora, fauna, dan budaya Indonesia,” ucap Dede Noviardi, Plt. Direktur Operasional TMII dalam kesempatan yang sama.
Dede juga menilai acara ini sebagai bentuk inovasi yang dilakukan pihak penyelenggara untuk mengedukasi masyarakat terhadap flora, fauna, dan budaya Indonesia. Oleh sebabnya, Dede meminta agar Run For Animal dapat rutin digelar setiap tahunnya dengan TMII sebagai lokasi acaranya.
“Mungkin kalau datang ke kebun binatang melihat hewan-hewan sudah biasa ya mereka. Tetapi, acara ini sangat inovatif karena mereka bisa mendapatkan edukasi terkait fauna, flora, dan budaya dalam satu tempat sambil melakukan fun run,” ungkap Dede.
Selain edukasi, pihak Taman Mini juga telah menyiapkan fasilitas yang mumpuni untuk memberikan kenyamanan bagi para peserta lari. Pihaknya juga telah memiliki crowd management yang baik untuk meminimalisir hal-hal tidak diinginkan.
“Persiapannya sudah sangat siap karena rute yang digunakan sering dipakai untuk masyarakat umum lari di sini. Ada kira-kira 10 kilometer track lari yang bebas digunakan untuk melakukan kegiatan tersebut,” tutupnya.
Bagi peserta beruntung akan mendapatkan hadiah menarik dengan total puluhan juta rupiah. Pihak penyelenggara akan menentukan tiga pemenang dari semua kategori yang berhak menerima hadiah berupa motor listrik hingga hadiah jutaan rupiah.





