BerandaEventTantangan Industri MICE dan Pariwisata di Era Disrupsi

Tantangan Industri MICE dan Pariwisata di Era Disrupsi

Published on

spot_img

Perkembangan teknologi, informasi, dan komunikasi yang begitu cepat menciptakan fenomena disrupsi. Fenomena disrupsi ini merupakan perubahan yang sangat cepat dengan mengganti cara lama dengan cara baru yang lebih mudah dan inovatif, serta berdampak pada banyak bidang, salah satunya adalah terhadap industri bisnis, pariwisata, dan MICE.

Untuk itulah, mahasiswa Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta akan menyelenggarakan konferensi nasional bertema “Pengaruh Era Disrupsi Terhadap Bidang Administrasi Bisnis, MICE dan Pariwisata”. Seminar ini akan diadakan pada 2-3 Mei 2018 di Park Hotel, Jakarta.

BACA JUGA:  KINTEX Nekat Selenggarakan Pameran di Tengah COVID-19

Keynote speaker untuk pemakalah dosen pada hari pertama adalah Wakil Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara Irlan Dilmy, MBA., Presiden Direktur Panorama Grup dan Ketua Indonesia Convention & Exhibition Bureau Budi Tirtawisata. Pada hari kedua, keynote speaker untuk pemakalah mahasiswa adalah dosen Marketing dan Entrepreneurship Politeknik Negeri Bandung Drs. Dedy Saefulloh dan Ketua Indonesia Congress and  Convention Association (INCCA) Dr. Iqbal Alan Abdullah SST. MSC. CMMC.

BACA JUGA:  Kesiapan Sektor Event Dan MICE di Era New Normal

Terdapat 13 jenis sub-bidang yang akan diujikan, yakni bidang administrasi bisnis, keuangan, investasi, perpajakan, pameran/special event, bisnis syariah, hukum bisnis, kewirausahaan, bisnis elektronik/e-commerce, etika bisnis, komunikasi bisnis, manajemen SDM, manajemen perkantoran, manajemen kearsipan, manajemen pemasaran, manajemen hubungan masyarakat, manajemen komunikasi, manajemen operasional, manajemen logistik, manajemen risiko, pemasaran destinasi pariwisata, hospitality, perhotelan, hukum pariwisata, dan MICE.

BACA JUGA:  Asa Perusahaan MICE di Tangan Generasi Kedua

Bagi pemakalah dosen yang paper-nya terpilih akan dipublikasikan dalam jurnal MIX, yakni ilmiah manajemen (Universitas Mercubuana) terindeks Google Scholar, Neliti, IPI, PKP Index dan SINTA. Sedangkan untuk pemakalah mahasiswa yang paper-nya terpilih akan masuk ke e-journal of tourism Universitas Udayana terindeks Google Scholar, DOAJ, IPI, SINTA, EBSCO, dan terdaftar di Scopus. Seluruh full paper pemakalah akan masuk ke e-proceeding yang ter-ISSN.

Archipelago Hotels Beri Diskon 25 Persen Selama November 2026

Jakarta, Venuemagz.com -- Di tengah kesibukan sehari-hari, meluangkan waktu untuk beristirahat dan menikmati suasana...

The Ritz-Carlton Bali Mendapatkan Kunci Emas

Bali, Venuemagz.com -- The Ritz-Carlton, Bali resmi meraih sertifikasi Green Key, sebuah standar internasional...

AFECA Asia MICE Youth Challenge 2026 Akan Digelar di Xiamen

Singapura, Venuemagz.com – Asian Federation of Exhibition and Convention Associations (AFECA) mengumumkan penyelenggaraan AFECA...

Sky Garden Novotel Living Singapore Orchard, Venue Unik Baru di Singapura

Singapura, Venuemagz.com — Novotel Living Singapore Orchard baru saja membuka Sky Garden pada 1...

Jatim Park Group Bangun Kompleks Sport Center dan MICE Berkapasitas 4.000 Orang

Batu, Venuemagz.com -- Jatim Park Group siap memperluas imperium bisnis pariwisatanya dengan membangun sebuah...

Da Nang Targetkan 93.000 Turis MICE Pada 2026

Vietnam, Venuemagz.com – Lanskap MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) global kian berkembang pesat...

Miliki Grand Ballroom Terbesar di Tangerang, Atria Hotel Gading Serpong Fokus Garap Pasar MICE

Tangerang, Venuemagz.com -Atria Hotel Gading Serpong terus memperkuat reputasinya sebagai salah satu destinasi utama...