BerandaEventTantangan Industri MICE dan Pariwisata di Era Disrupsi

Tantangan Industri MICE dan Pariwisata di Era Disrupsi

Published on

spot_img

Perkembangan teknologi, informasi, dan komunikasi yang begitu cepat menciptakan fenomena disrupsi. Fenomena disrupsi ini merupakan perubahan yang sangat cepat dengan mengganti cara lama dengan cara baru yang lebih mudah dan inovatif, serta berdampak pada banyak bidang, salah satunya adalah terhadap industri bisnis, pariwisata, dan MICE.

Untuk itulah, mahasiswa Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta akan menyelenggarakan konferensi nasional bertema “Pengaruh Era Disrupsi Terhadap Bidang Administrasi Bisnis, MICE dan Pariwisata”. Seminar ini akan diadakan pada 2-3 Mei 2018 di Park Hotel, Jakarta.

BACA JUGA:  Hadirkan Inovasi Baru, TEI 2025 Targetkan Transaksi US$ 16,5 Miliar

Keynote speaker untuk pemakalah dosen pada hari pertama adalah Wakil Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara Irlan Dilmy, MBA., Presiden Direktur Panorama Grup dan Ketua Indonesia Convention & Exhibition Bureau Budi Tirtawisata. Pada hari kedua, keynote speaker untuk pemakalah mahasiswa adalah dosen Marketing dan Entrepreneurship Politeknik Negeri Bandung Drs. Dedy Saefulloh dan Ketua Indonesia Congress and  Convention Association (INCCA) Dr. Iqbal Alan Abdullah SST. MSC. CMMC.

BACA JUGA:  Naik Level di Industri MICE, Pelatihan & Sertifikasi MICE 2026 Resmi Dibuka

Terdapat 13 jenis sub-bidang yang akan diujikan, yakni bidang administrasi bisnis, keuangan, investasi, perpajakan, pameran/special event, bisnis syariah, hukum bisnis, kewirausahaan, bisnis elektronik/e-commerce, etika bisnis, komunikasi bisnis, manajemen SDM, manajemen perkantoran, manajemen kearsipan, manajemen pemasaran, manajemen hubungan masyarakat, manajemen komunikasi, manajemen operasional, manajemen logistik, manajemen risiko, pemasaran destinasi pariwisata, hospitality, perhotelan, hukum pariwisata, dan MICE.

BACA JUGA:  TCEB dan VISA Luncurkan Kampanye MICE Eksklusif

Bagi pemakalah dosen yang paper-nya terpilih akan dipublikasikan dalam jurnal MIX, yakni ilmiah manajemen (Universitas Mercubuana) terindeks Google Scholar, Neliti, IPI, PKP Index dan SINTA. Sedangkan untuk pemakalah mahasiswa yang paper-nya terpilih akan masuk ke e-journal of tourism Universitas Udayana terindeks Google Scholar, DOAJ, IPI, SINTA, EBSCO, dan terdaftar di Scopus. Seluruh full paper pemakalah akan masuk ke e-proceeding yang ter-ISSN.

spot_img
spot_img

Ini Layanan Publik Pemprov DKI Jakarta yang Hadir di Jakarta Fair 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 tengah digelar di Jakarta International Expo...

Pekan Raya Grogol 2026 Siap Digelar di Aston Kartika Grogol

Jakarta, Venuemagz.com – Aston Kartika Grogol Hotel & Conference Center berkolaborasi dengan Pemerintah Kota...

Teknologi Mengubah Cara Memilih Destinasi, Kepercayaan Tetap Menjadi Kunci

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mulai mengubah wajah industri pariwisata global, termasuk di Indonesia....

Wisata Medis di Malaysia Masih Menjadi Favorit Warga Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com -- Indonesia masih menjadi pasar utama bagi sektor wisata medis Malaysia. Hal...

Da Nang Targetkan 93.000 Turis MICE Pada 2026

Vietnam, Venuemagz.com – Lanskap MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) global kian berkembang pesat...

Miliki Grand Ballroom Terbesar di Tangerang, Atria Hotel Gading Serpong Fokus Garap Pasar MICE

Tangerang, Venuemagz.com -Atria Hotel Gading Serpong terus memperkuat reputasinya sebagai salah satu destinasi utama...

Naik Level di Industri MICE, Pelatihan & Sertifikasi MICE 2026 Resmi Dibuka

Jakarta, Venuemagz.com - Dunia event bukan lagi soal "ramai pas hari-H". Di balik sebuah...