Artotel Group Kembangkan Kegiatan Seni dan Musik Melalui Odyssey

Friday, 09 August 19 Bonita Ningsih

Perjalanan bisnis Artotel Group mulai terlihat di beberapa pilar yang dimilikinya. Erastus Radjimin, CEO Artotel Group, mengatakan, Artotel Group memiliki empat pilar bisnis berupa Perhotelan (Stay), Food and Beverage (Dine), Event Management (Play), serta Merchandise (Shop).

Pada semester pertama tahun 2019 ini, Erastus akan membagi perjalanan bisnis apa saja yang sudah dilalui perusahaannya. Salah satu yang patut diapresiasi ialah dengan menyelenggarakan berbagai event di bidang seni dan kreativitas.

Dimulai pada April 2019 lalu, Artotel Group menyelenggarakan satu rangkaian acara khusus bertemakan seni dan musik. Acara yang dinamakan Odyssey ini merupakan sebuah festival seni dan musik yang digalang oleh Artotel Project Series, event management dari Artotel Group.

“Acara ini pertama kali kita gelar di Artotel Thamrin Jakarta dan menjadi roadshow pertama yang akan kami bawa ke properti Artotel lainnya,” ujar Erastus.

Di kegiatan perdananya, Odyssey mempertunjukkan talenta dari seniman lokal dan musisi Indonesia. Bekerja sama dengan seniman Rebeilionik dan Mahaputra Vito, lobi hotel Artotel Thamrin disulap sebagai sebuah pameran seni yang dapat dinikmati secara gratis oleh banyak orang. Selain itu, beberapa musisi yang diundang juga menampilkan permainan musik sesuai genrenya.

Setelah sukses menyelenggarakan di Jakarta, pada bulan Juni Odyssey kembali digelar di De Braga by Artotel, Bandung, Jawa Barat. Kemudian, pada bulan selanjutnya Odyssey digelar di Artotel Yogyakarta dan berakhir pada bulan Oktober di Bali.

“Di Bali itu sebagai puncak acara dari Odyssey yang kami buat,” ujar Erastus.

Dalam penjelasannya, Erastus membocorkan sedikit konsep puncak acara Odyssey di Bali. Ia mengatakan nantinya acara ini akan menghadirkan sebuah kegiatan konferensi seni dan musik pertama di Indonesia. Selain itu, pada pergelaran musiknya akan menampilkan line up dari dalam maupun luar negeri.

Dengan kehadiran Odyssey, Erastus berharap ke depannya akan rutin mengadakan festival seni dan musik di semua properti milik Artotel Group. Tidak hanya festival berskala kecil, tetapi juga dapat menampilkan festival berskala besar.

Kendati baru memasuki tahun pertama membuat festival seni dan musik, sebelumnya Artotel Group juga sudah membuat kegiatan bertemakan seni. Beberapa pameran seni dan workshop seni sudah menjadi salah satu kegiatan reguler yang dijalankan di hampir seluruh properti Artotel Group.

“Ini sebagai wujud komitmen kami untuk memberikan wadah bagi para seniman muda di Indonesia. Kami juga selalu ingin mengangkat seni kontemporer yang ada di dalam negeri,” katanya lagi.