Artotel Group Kembangkan Bisnis Food and Beverage

Friday, 09 August 19 Bonita Ningsih
Artotel Group

Artotel Group mulai mengembangkan unit bisnis food and beverage (F&B) di tahun ini. Langkah yang ditempuh ialah dengan mengubah konsep restoran yang selama ini menjadi fasilitas pendukung hotel, menjadi restoran dan bar yang dikelola mandiri oleh tim F&B Artotel Group.

Beragam konsep makanan dan minuman akan disajikan di restoran dan bar milik Artotel Group untuk memanjakan lidah para tamu yang datang. Selain itu, terdapat hiburan berupa musik yang disesuaikan dengan target pasar dari Artotel Group.

Pengembangan bisnis di unit F&B dimulai sejak April 2019. Erastus Radjimin, CEO Artotel Group, mengatakan, restoran pertama yang diubah konsepnya ialah restoran ROCA yang berada di Artotel Thamrin, Jakarta. Nama restorannya pun diganti menjadi Double Chin Restaurant & Bar.

Restoran ini menampilkan desain interior modern industrial yang menyediakan aneka hidangan makanan bercita rasa Asia. Terdapat 40 varian menu yang disajikan, mulai dari menu pembuka, menu utama, hingga pencuci mulut. Makanan yang disajikan pun dilakukan secara modern lantaran disesuaikan dengan target pengunjung di sana.

“Restoran dan bar ini kami buka selama 24 jam setiap harinya,” ujar Erastus.

Double Chin juga memiliki bar terbuka dengan menyuguhkan berbagai menu koktail yang dikreasikan secara khusus. Terdapat lebih dari 27 menu koktail serta beragam minuman jus yang menyegarkan, mocktail, serta kopi khas Artotel yang bernama Bukamata.

Selain itu, Artotel Group juga mengembangkan restoran dan bar di beberapa hotel lainnya. Sebut saja Bang Bang Jakarta yang ada di Artotel Wahid Hasyim Jakarta, Lidah Lokal Sanur yang terletak di Sanur Bali, Bistro De Braga dan B10 Café yang terletak di De Braga by Artotel Bandung, kemudian ada Slide Bar di Artotel Yogyakarta, restoran Sangkar & Out Of The Blue Café di Alpines by Artotel Batu, serta Restoran Sixty di Goodrich Suites Jakarta.

“Tapi, ada beberapa konsep restoran yang tidak kami ubah sejak pertama kali didirikan, seperti Roca di Artotel Surabaya dan Artotel Yogyakarta, dan BART yang ada di Jakarta dan Sanur Bali,” ucap Erastus lagi.