Bali, Venuemagz.com – AYANA Bali bersiap mengukir sejarah baru dalam industri event nasional maupun internasional. Mulai 1 September 2026, destinasi resort terintegrasi ini akan mengoperasikan Grand Ballroom terbaru serta fasilitas acara yang telah diperluas.
Berada di kawasan tebing seluas 90 hektar di Jimbaran, ekspansi ini mempertegas posisi AYANA Bali sebagai destinasi utama dalam perhelatan MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition), pernikahan impian, dan perayaan berskala besar. Fasilitas konferensi ini terhubung dengan ruang acara yang menghadap laut, destinasi kuliner, akomodasi, serta pengalaman budaya dan wellness dalam satu kawasan terintegrasi.
Meskipun belum resmi dibuka, AYANA Bali telah menerima permintaan informasi dan membuka reservasi untuk penggunaan Grand Ballroom. Permintaan mulai terlihat tinggi untuk periode Q4 2026 hingga tahun 2027.
Desain dan Fasilitas Grand Ballroom
Grand Ballroom terbaru ini dirancang oleh firma arsitektur dan desain global, Gensler. Memiliki luas 1.850 meter persegi, Grand Ballroom ini dirancang tanpa pilar dengan langit-langit setinggi 9 meter.
Ballroom ini juga dilengkapi infrastruktur audiovisual terintegrasi termasuk tiga layar LED berskala besar di dua sisi ruangan. Tujuannya untuk mendukung produksi event berstandar tinggi dengan kebutuhan persiapan yang minimal.

Dengan area yang luas, ballroom ini mampu menampung hingga 2.300 tamu dalam format duduk. Oleh sebabnya, ballroom ini dapat mengakomodir berbagai acara mulai dari konvensi internasional, corporate summits, program insentif, acara pernikahan, gala dinner, hingga acara brand berskala besar.
Di sekitar Grand Ballroom, terdapat ruang acara terbaru yang dirancang untuk mendukung berbagai acara. Area foyer yang luas dapat digunakan untuk registrasi dan networking, sedangkan Veranda menyuguhkan pemandangan laut 270 derajat.
Tersedia juga 20 breakout room dengan berbagai ukuran untuk kebutuhan sesi yang berbeda. Beberapa ruangan dilengkapi dengan pencahayaan alami dan area tunggu VIP yang terletak dekat ballroom.
Salah satu keunggulan utama dari fasilitas terbarunya ini adalah kemudahan transisi dari acara indoor berskala besar ke venue outdoor. Grand Ballroom ini menjadi salah satu ballroom berskala besar di Bali yang menawarkan akses langsung ke area outdoor menghadap laut.
Dengan demikian, penyelenggaraan konferensi maupun acara formal dapat berlanjut dengan mudah menjadi yang lebih casual. Misalnya saja sesi sunset cocktail, jamuan makan malam, hingga perayaan terbuka tanpa perlu memindahkan tamu ke lokasi lain.
Konsep arsitekturnya terinspirasi dari filosofi kuno Bali yaitu Sanga Mandala. Konsep ini mampu menciptakan hubungan harmonis antara manusia, tempat, dan lingkungan sekitar. Keberlanjutan juga tetap menjadi bagian penting dari operasional AYANA Bali.
Sebagai destinasi dengan sertifikasi EarthCheck Gold, model resor terintegrasi AYANA Bali membantu mengurangi kebutuhan transportasi serta emisi terkait penyelenggaraan acara. Hal tersebut yang kini menjadi pertimbangan penting bagi organisasi internasional dan event planner yang berfokus pada ESG.
Destinasi MICE Terintegrasi
Kehadiran fasilitas terbarunya ini melengkapi ruang meeting dan venue acara lainnya yang sudah ada sebelumnya termasuk di RIMBA by AYANA Bali. Ruangan-ruangan tersebut juga mampu menampung pertemuan skala besar, perayaan, dan perjalanan insentif.
Untuk melengkapi fasilitas tersebut, AYANA Bali juga menyediakan total 993 kamar yang tersebar di empat hotel. Tersedia juga 31 pilihan tempat makan, 14 kolam renang, AYANA Spa dengan 47 ruang perawatan, serta berbagai fasilitas kebugaran, rekreasi, dan hiburan.
Sistem trem yang terintegrasi di seluruh kawasan resor juga mempermudah mobilitas bagi penyelenggara maupun tamu acara. Tak heran, jika AYANA Bali menjelma sebagai destinasi MICE terintegrasi dengan kapasitas akomodasi terbesar di Bali.
Tak hanya itu, AYANA Bali juga dapat menjadi akomodasi ideal bagi tamu yang ingin merasakan ketenangan dan kedamaian. Hal ini didukung dengan lokasinya yang jauh dari kepadatan area pariwisata Bali dan berjarak 30 menit dari Bandara Internasional Ngurah Rai Bali.






