Untuk mendorong pertumbuhan pariwisata, pada 16 Juli 2026 Singapore Tourism Board (STB) dan Traveloka menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) guna mempromosikan Singapura sebagai destinasi pilihan bagi wisatawan dari lima pasar sumber utama, yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Australia.
Kesepakatan ini memperpanjang kemitraan jangka panjang yang sebelumnya telah terjalin melalui perjanjian yang ditandatangani pada April 2019, Mei 2022, dan Januari 2024. Untuk pertama kalinya, kerja sama tersebut diperluas dengan memasukkan Australia—pasar utama bagi kedua organisasi—serta kegiatan pemasaran berbasis acara (event marketing) untuk memanfaatkan posisi Singapura sebagai pusat hiburan langsung terkemuka.
Melalui kemitraan ini, STB dan Traveloka berencana berkolaborasi dalam empat bidang utama, yaitu kampanye taktis co-branding yang menampilkan Singapura di platform Traveloka; pengembangan narasi destinasi yang membantu wisatawan menemukan berbagai atraksi dan aktivitas di Singapura; promosi perjalanan yang terhubung dengan kalender acara Singapura yang dinamis; serta pertukaran wawasan perjalanan agregat yang aman dari sisi privasi guna membantu STB menyusun strategi pemasaran yang lebih tepat di setiap pasar sumber. Peran Traveloka adalah memanfaatkan jangkauan regional dan pemahaman konsumennya untuk mendukung ambisi Singapura sebagai destinasi wisata unggulan.
Selaras dengan kampanye global STB bertajuk We Don’t Wait For Fun, kampanye co-branding tersebut akan menyasar dua segmen wisatawan prioritas, yaitu pengunjung yang berada pada tahap awal karier mereka dan keluarga dengan anak-anak, dengan tujuan mendorong mereka untuk segera merencanakan liburan ke Singapura.
“Perpanjangan kerja sama ini mencerminkan pentingnya kawasan Asia Tenggara dan Australia, sekaligus menunjukkan kuatnya kemitraan jangka panjang kami dengan Traveloka,” kata Melissa Ow, Chief Executive Singapore Tourism Board. “Jangkauan Traveloka yang luas, dipadukan dengan pemahaman mendalam mengenai cara wisatawan di kawasan ini mencari informasi dan melakukan pemesanan perjalanan, menjadikannya mitra strategis dalam upaya kami meningkatkan kunjungan wisatawan bernilai tinggi serta memastikan Singapura tetap menjadi destinasi yang layak dikunjungi kembali, berulang kali.”
Sementara itu, Ferry Unardi, Co-founder dan Chief Executive Officer Traveloka, mengatakan, “Singapura merupakan salah satu destinasi yang paling diminati oleh para pengguna kami, dan permintaan dari berbagai pasar terus meningkat. Peran kami adalah menjadi mitra tepercaya yang menghadirkan audiens, wawasan, serta pengalaman pemesanan terintegrasi yang membantu STB menyampaikan cerita Singapura kepada wisatawan yang tepat. Setelah lebih dari setengah dekade bekerja sama, perpanjangan kemitraan ini menjadi bukti kepercayaan yang telah kami bangun bersama.”
Kolaborasi ini juga membuka peluang untuk cara kerja baru di masa depan. Kedua pihak akan mengembangkan promosi musiman yang diselaraskan dengan kalender acara Singapura, sekaligus mengeksplorasi bagaimana pemanfaatan data dan teknologi kecerdasan buatan (AI) dapat mendukung penyampaian cerita destinasi dan penemuan konten wisata, dengan tetap mematuhi tata kelola data serta perlindungan privasi yang telah disepakati. Sebagai platform berbasis data, Traveloka memandang inisiatif ini sebagai bagian dari masa depan pemasaran destinasi modern di kawasan Asia Pasifik.






