Kebakaran di Ruang Meeting Aston Bogor, Dua Korban Tak Sadarkan Diri

Wednesday, 19 December 18 Harry Purnama
Aston Bogor

Titik api yang berasal dari ruang meeting lantai 6 Aston Bogor disinyalir semakin membesar sehingga bantuan dinas pemadam kebakaran pun harus diturunkan dalam waktu empat menit hingga evakuasi. Kebakaran ini menyebabkan dua korban mengalami tak sadarkan diri dan luka-luka. Penanganan cepat segera diambil oleh tim first aid dengan membawa korban menggunakan tandu menuju ke titik kumpul sebagai tempat evakuasi.

Sadar akan keselamatan merupakan hal yang sangat penting, terutama di dunia kerja, dan untuk meningkatkan kesiagaan dan kewaspadaan terhadap kebakaran, Aston Bogor bekerja sama dengan Pemadam Kebakaran (DAMKAR) Kota Bogor, tim Fire & Safety Inspection, dan HRD Hotel Aston Bogor melakukan simulasi kebakaran tersebut pada 17 Desember 2018. Kegiatan tersebut dilakukan untuk menjelaskan kepada karyawan agar dapat memahami alur serta mengetahui assembly point atau titik-titik aman yang harus disinggahi pada saat terjadinya kebakaran.

Adapun persiapan yang dilakukan untuk simulasi kebakaran ini adalah seluruh karyawan terlebih dahulu mengikuti kelas training yang mengajarkan secara teori tentang pentingnya simulasi kebakaran dan penjelasan mengenai jenis dan kegunaan dari alat-alat pemadam kebakaran sehingga tidak salah dalam penggunaan. Setelah itu, karyawan diminta untuk mempraktikkan penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) yang benar sesuai dengan tahapan yang sudah dijelaskan sebelumnya.

M. Darto, CHA, General Manager Aston Bogor Hotel & Resort, mengatakan, kegiatan ini dilakukan setiap setahun sekali yang diikuti seluruh karyawan maupun tamu yang menginap dan bertujuan untuk melatih dan meningkatkan kesiagaan karyawan ketika terjadi kejadian kebakaran agar tidak panik dan tanggap dalam mengatasi situasi darurat dengan cara-cara yang benar.

Didukung oleh DAMKAR Kota Bogor, simulasi ini menjadi lebih lengkap dan berkesan sungguhan dengan adanya mobil pemadam kebakaran. Seluruh karyawan sangat antusias dalam mengikuti praktik di lapangan. Hal ini juga diharapkan dapat bermanfaat bagi manajemen dan seluruh karyawan Aston Bogor.