Bali, Venuemagz.com – Umat Hindu di Bali sebentar lagi akan merayakan Hari Raya Nyepi yang jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 mendatang. Selama 24 jam, seluruh masyarakat Bali akan menghentikan aktivitasnya dan mematikan penerangan yang ada di rumah maupun jalanan.
Saat Nyepi tiba, umat Hindu di Bali dianjurkan untuk bermeditasi, berpuasa, serta menghentikan seluruh bentuk pekerjaan dan hiburan. Tradisi unik ini tidak ditemukan di daerah lain sehingga menjadi momen spesial untuk sejenak melepaskan diri dari rutinitas sehari-hari.

Untuk mengabadikan momen tersebut, AYANA Bali sebagai destinasi resos terintegrasi menghadirkan program Nyepi bagi yang merayakannya. Dalam perayaannya, AYANA menggabungkan pendalaman budaya, refleksi spiritual, dan pengalaman kebugaran yang holistik bagi para tamu.
Para tamu diajak untuk menjalani Hari Raya Nyepi di kawasan resor seluas 90 hektar dengan berbagai kegiatan. Perayaan Nyepi di AYANA akan selalu berkesan karena memiliki lokasi terbaik yaitu atas tebing dengan pemandangan Samudra Hindia.
Rangkaian Kegiatan Nyepi
Bagi yang ingin merayakan Nyepi di AYANA, akan mengikuti rangkaian kegiatan mulai tanggal 18 hingga 20 Maret 2026. Rangkaian kegiatan dimulai dengan hari Pengerupukan pada 18 Maret yang ditandai dengan arakan ogoh-ogoh dan patung seremonial berukuran besar.

Tahun ini, ogoh-ogoh bertajuk Giri Murka dan Danu Murti akan dihadirkan sebagai cermin harmoni abadi antara kehancuran dan pembaruan di alam. Ogoh-ogoh dan patung diarah serta dibersihkan secara ritual sebagai simbol pemulihan keseimbangan menjelang Tahun Baru.
Malam harinya, para tamu dapat menikmati Magical Megobog and Cultural Dinner di Kampoeng Bali. Ini merupakan pengalaman bersantap dalam balutan kebudayaan yang memadukan ritual tradisional, pertunjukan langsung, dan sajian khas Bali, dalam suasana terbuka bergaya teater.

Di tanggal yang sama, Executive Advisor SAKA Museum Marlowe Bandem akan membawakan sesi diskusi mendalam tentang filosofi Nyepi serta rangkaian upacara yang menyertainya. SAKA Museum merupakan pusat pengalaman budaya di AYANA Bali yang fokus pada pelestarian dan penafsiran warisan budaya Bali.
Tenang dan Bugar
Memasuki hari puncaknya, para tamu akan beraktivitas penuh di dalam kawasan resor sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi Nyepi. Tidak ada kegiatan dari luar sehingga menjadikan AYANA Bali ruang ideal untuk refleksi dan pemulihan diri, serta membangun koneksi dengan sekitar.
Rangkaian aktivitas pagi dimulai dengan yoga saat matahari terbit, dilanjutkan dengan olahraga ringan seperti Aqua Pilates dan Qi Gong. Tersedia juga berbagai pilihan relaksasi mendalam melalui terapi sound healing, sesi sound bathing bersama, dan meditasi.

Thalassotherapy Pool di AYANA Spa, yang dikenal sebagai kolam aquatonic, tetap beroperasi sepanjang hari. Kolam ini menghadirkan manfaat air laut kaya mineral untuk mendukung sirkulasi darah, pemulihan otot, dan keseimbangan tubuh.
Beragam aktivitas keluarga juga dihadirkan saat Nyepi tiba mulai dari menikmati alam hingga menghabiskan waktu bersama. Keluarga dapat mengikuti jalan pagi di lingkungan resor, mengenal praktik pertanian tradisional melalui sesi interaktif di AYANA Farm, atau menikmati fasilitas rekreasi dalam ruangan. Tersedia juga program khusus anak-anak di RIMBA Kids’ Playground.
Saat malam tiba, semua lampu dimatikan menyisakan keindahan langit yang memukau. Pengalaman stargazing menghadirkan kesempatan langka bagi para tamu untuk mengamati pesona langit pada momen Nyepi, yang dapat diabadikan melalui sesi pemotretan digital.
Keesokan harinya pada 20 Maret, SAKA Museum kembali menyelenggarakan acara yang dipimpin oleh Direktur Judith E. Bosnak. Ia akan memimpin sesi interaktif yang mengundang para peserta untuk mengeksplorasi koleksi SAKA Museum sebagai narasi hidup yang merepresentasikan budaya Bali.





