BerandaHotelPHRI Sumsel Bidik Negara Bebas Visa

PHRI Sumsel Bidik Negara Bebas Visa

Published on

spot_img

Pembebasan visa kunjungan bagi 75 negara disambut baik oleh pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Selatan. Mereka segera membidik ke-75 negara itu dengan menggiatkan promosi.

“Promosi yang kami lakukan bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan, terutama wisatawan asing atau mancanegara, ke Sumatera Selatan,” kata Herlan Aspiudin, Ketua PHRI Sumatera Selatan.

Menurut Herlan, PHRI berupaya memanfaatkan jaringan atau mitra kerja seperti biro perjalanan wisata, pengusaha hotel, dan restoran yang ada di negara-negara yang dibebaskan visa kunjungan ke Indonesia. PHRI Sumsel juga semakin giat mengikuti kegiatan pameran potensi pariwisata di luar negeri yang dinilai sebagai pasar potensial. Mereka ingin meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara di atas 1.000 orang per bulan. Pasalnya, Palembang sebagai pintu masuk utama hanya dikunjungi 1.000 wisatawan per bulan. Dengan kunjungan wisata sebanyak itu, tingkat hunian hotel dan kunjungan restoran sudah di atas 60 persen. Herlan berharap kunjungan wisatawan dari 75 negara itu juga kian meningkat saat Palembang menjadi tuan rumah penyelenggara Asian Games 2018. 

BACA JUGA:  Harper Banjarmasin Tawarkan Kenyamanan dan Kemudahan di Kalimantan Selatan

Sementara itu, Evita Nursanty, anggota Komisi I DPR, meminta pemerintah untuk mengevaluasi kebijakan pemberian bebas visa kunjungan kepada sejumlah negara. Menurut Evita, pemberian bebas visa kunjungan jangan sekadar untuk mengejar target wisata, tapi juga perlu memerhatikan aspek politik, pertahanan, keamanan, budaya, dan ekonomi. 

“Pemberian bebas visa kunjungan kepada banyak negara menunjukkan langkah panik pemerintah hanya demi target wisata. Pemerintah harus dengan cermat memerhatikan dampak kebijakan itu bagi kejahatan transnasional, seperti perdagangan manusia, narkoba, dan terorisme,” kata Evita.

BACA JUGA:  Promo Imlek Hemat dan Nikmat di Batiqa Hotel & Apartments Karawang

Padahal, dari pengalaman sebelumnya, kedatangan wisatawan mancanegara tidak terlalu dipengaruhi oleh bebas visa. Menurut Evita yang juga Wakil Ketua Umum Indonesia Congress and Convention Association (INCCA), minimnya kunjungan wisatawan mancanegara diakibatkan kesalahan dalam pengelolaan kepariwisataan, termasuk strategi pemasaran.

Penulis: Ludhy Cahyana

Rayakan Tujuh Tahun Perjalanan, Novotel Jakarta Cikini Gelar Corporate & Media Gathering 

Jakarta, Venuemagz.com - Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-7, Novotel Jakarta Cikini menghadirkan Corporate...

Perayaan Hari Batik Nasional Digelar di Surabaya, Ini Rangkaian Acaranya

Surabaya, Venuemagz.com - Yayasan Batik Indonesia (YBI) bersama Komite Hari Batik Nasional 2026 akan...

Technogym Hadirkan Masa Depan Performa Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026

Jakarta, Venuemagz.com – TECHNOGYM menghadirkan pendekatannya terhadap performa, latihan, dan wellness di Indonesia Sports...

Archipelago Hotels Renovasi Rumah Singgah Pejuang Kanker di Surabaya

Surabaya, Venuemagz.com – Bagi anak-anak dan keluarga yang menjalani pengobatan kanker, rumah singgah bukan...

Rayakan Tujuh Tahun Perjalanan, Novotel Jakarta Cikini Gelar Corporate & Media Gathering 

Jakarta, Venuemagz.com - Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-7, Novotel Jakarta Cikini menghadirkan Corporate...

Perayaan Hari Batik Nasional Digelar di Surabaya, Ini Rangkaian Acaranya

Surabaya, Venuemagz.com - Yayasan Batik Indonesia (YBI) bersama Komite Hari Batik Nasional 2026 akan...

Technogym Hadirkan Masa Depan Performa Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026

Jakarta, Venuemagz.com – TECHNOGYM menghadirkan pendekatannya terhadap performa, latihan, dan wellness di Indonesia Sports...