Ragam Pekerjaaan Yang Diincar di Dunia Digital

Wednesday, 06 October 21 Venue

Ancaman di era digital dalam bidang pekerjaan yaitu sumber daya manusia di masa depan akan dikurangi. Ketika tidak paham digital, kata Alvin Al-Huda selaku Founder CV. Huni Raya Group, akan menjadikan kita tergerus zaman. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan dunia digital ini dengan baik.

“Di dunia digital ini bebas untuk memilih. Kita mau menonton hal positifkah atau sebaliknya. Itu adalah kebebasan di era digital ini dan kita harus memanfaatkannya dengan tepat,” ujar Alvin dalam Webinar Literasi Digital di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (04/10/2021).

Menurut Alvin, terdapat lima jenis pekerjaan yang sangat dibutuhkan di era digital, yaitu:

  • Web Developer

Orang yang bertugas untuk membuat dan memelihara website. Dengan go digital ini, banyak perusahaan yang membutuhkan website. Di era digital seperti sekarang, web developer sangat dibutuhkan. Kita harus paham mengenai hosting, domain, wordpress, dan coding.

  • CyberSecurity

Hal ini bisa disamakan sebagai satpam yang mengamankan data-data dan informasi di ruang digital. Banyaknya permasalahan di dunia digital ini menjadikan cybersecurity ini sangat dibutuhkan.

  • Content Creator

Perusahaan masa kini sangat membutuhkan content creator untuk membuat konten di media sosial. Di era digital, konten menjadi salah satu cara untuk meningkatkan engagement dan mendatangkan konsumen yang potensial bagi perusahaan.

  • Social Media Specialist

Bertugas untuk mengunggah konten-konten yang telah dibuat oleh content creator. Nantinya, social media specialist juga perlu menggunakan hashtag yang tepat, menganalisa konten kompetitor, mengatur strategi kampanye di media sosial, sekaligus menganalisa target audiens.

  • SEO Specialist

Search Engine Optimization (SEO) perlu memahami terkait tren. SEO ini mengharuskan sebuah website muncul pada halaman pertama mesin pencarian dengan mengandalkan kata kunci yang tepat. Tujuannya, agar produk mudah ditemukan pembeli dan meningkatkan peluang untuk diakses oleh konsumen.

BACA JUGA:   Jadi Alat Pembayaran Masa Kini, Ini Kelemahan e-Wallet

“Kita bisa memanfaatkan digital sebagai tempat marketing dengan keahlian-keahlian seperti SEO specialist, content creator, atau social media specialist. Lama-kelamaan nanti kita akan paham dengan dunia digital karena banyak pekerjaan yang digantikan sistem digital,” tutur Alvin.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

BACA JUGA:   Masyarakat Diminta Menanamkan Pluralisme Daring

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).