Seiring perkembangan teknologi, hampir semua bisa diakses melalui internet. Bahkan, berbelanja juga semakin mudah melalui internet dengan beragam platform yang tersedia. Namun, tetap harus waspada karena ada ancaman internet yang mungkin membahayakan diri.
“Meskipun memberikan berbagai kemudahan, ternyata ada ancaman berbahaya yang perlu kita waspadai di internet,” kata Bayu Dwi Cahyono, Dosen Agama Islam Universitas Muhammadiyah Purwokerto dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (16/7/2021).
Menurutnya, ancaman dan kejahatan siber tidak pernah berhenti seiring perkembangan bisnis dan teknologi yang terus tumbuh. Memasuki era industri 4.0, penggunaan internet semakin mempermudah segala aktivitas. Kelompok kriminal memanfaatkan teknologi baru untuk mengidentifikasi target dan meluncurkan serangan pada berbagai skala lapisan masyarakat.
Bayu mengatakan, terdapat beberapa ancaman internet berbahaya yang kerap kali ditemui:
- Malware.
Malware adalah singkatan dari malicious software, yang artinya software atau aplikasi “jahat”. Aplikasi ini begitu jahat sampai-sampai meskipun tidak pernah diinstal, tetap muncul di komputer atau smartphone. Malware umumnya berjalan di background. Itu berarti, tanpa sepengetahuan Anda, aplikasi tersebut telah berjalan. Ancaman ini menyebabkan komputer atau ponsel pintar yang diserang menjadi lambat, bahkan berakhir dengan kerusakan.
- Worm.
Ancaman internet yang satu ini begitu berbahaya. Karakteristik Worm adalah menggandakan diri dan menyebar begitu cepat. Hal ini menyebabkan kerusakan pada data. Bahkan yang paling parah bisa mencuri data penting. Sampai pada akhirnya, komputer tidak bisa digunakan lagi. Termasuk, file-file penting mungkin tidak bisa selamat.
- Spam.
Spam bisa ditemui lewat e-mail atau media sosial. Yang melakukan spam umumnya mengirim pesan yang sama dengan jumlah banyak. Bukan hanya itu saja, pesan tersebut juga dikirim dalam waktu berdekatan sehingga membuat Anda terganggu. Dan, teman Anda yang sering mengirimkan pesan “P” atau “Ping” dalam jumlah banyak juga bisa dikatakan Spam.
- Phising.
Ancaman internet yang satu ini perlu Anda waspadai. Sebab, jika terkena phising, semua akun dan informasi penting dalam sekejap bisa melayang begitu saja. Yang melakukan kejahatan siber dengan phising memanfaatkan tampilan sebuah situs atau website yang mirip. Dengan begitu, mengira situs tersebut asli dan memasukan akun serta password.
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 -untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).





