BerandaNewsBackpacker Pun Dikategorikan Turis Berkualitas

Backpacker Pun Dikategorikan Turis Berkualitas

Published on

spot_img

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tengah berupaya untuk mengembangkan pariwisata dari segi kualitas. Jika sebelumnya pariwisata dinilai dari kuantitas atau jumlah kunjungan saja, di pemerintahan yang baru Kemenparekraf meminta untuk mengedepankan kualitas ketimbang kuantitas.

Hermawan Kartajaya, Founder & Chairman MarkPlus Tourism, mengatakan, quality tourism memang dibutuhkan dalam sebuah pariwisata. Namun, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan Kemenparekraf jika ingin mencapai pariwisata yang berkualitas, salah satunya ialah dengan memperluas definisi quality tourism yang dilihat hanya dari penerimaan devisa negara.

BACA JUGA:  Kunjungan Wisatawan Mancanegara Turun Tipis pada Februari 2026, Wisnus dan Wisnas Ikut Melambat

“Pemerintah selalu menggadang-gadang untuk meningkatkan kualitas ketimbang kuantitas. Tapi, saya tidak setuju kalau kualitas itu hanya dilihat dari penerimaan devisa negara. Definisi seperti itu yang harus diperluas,” ungkap Hermawan.

Menurut Hermawan, quality tourism juga dapat dilihat dari kunjungan wisatawan domestik. Belum lagi ditambah dengan tren staycation yang saat ini sedang gencar dilakukan oleh banyak masyarakat, membuat definisi sebelumnya harus dipertimbangkan kembali. Staycation diartikan sebagai liburan di sekitar area tempat tinggal, atau bisa dikatakan sebagai turis di kota sendiri.

BACA JUGA:  Brand Indonesia Mengalahkan Malaysia dan Thailand

“Kenapa pemerintah tidak melihat dari domestik tourism atau staycation? Padahal mereka juga menjanjikan untuk pariwisata kita. Jangan sampai pemerintah hanya melihat spending turis asing saat di Indonesia, tetapi tidak melihat keberadaan wisatawan domestik atau staycation. Itu sangat sayang sekali,” katanya.

Ditambah dengan kondisi yang sedang terjadi saat ini, yakni penyebaran virus COVID-19, membuat masyarakat lebih menahan diri untuk tidak berwisata. Meskipun nantinya wabah ini akan usai, Hermawan meyakini akan ada perubahan tren pariwisata di dunia, yakni berwisata di tempat terdekat.

spot_img
spot_img

Megabuild, Keramika, dan Megaproperty 2026, Tiga Ekosistem Industri Satu Expo

Jakarta, Venuemagz.com -  Ribuan profesional memadati lantai pameran konstruksi di NICE PIK 2 sejak...

Bali Menjadi Tuan Rumah Asian Open Water Swimming Championship 2026

Jakarta, Venuemagz.com -- Untuk pertama kalinya Indonesia akan menjadi tuan rumah pelaksanaan lomba renang...

Satu Dekade INDOFEST: Gen Z Bawa Harapan Baru Wisata Petualangan

Jakarta, Venuemagz.com – Indonesia Outdoor Festival (INDOFEST) 2026 kembali hadir sebagai pameran perlengkapan kegiatan...

ArtMoments Jakarta 2026: Panggung Lintas Budaya yang Membawa Seni Lokal ke Kancah Global

Jakarta, Venuemagz.com - ArtMoments Jakarta resmi dibuka pada tanggal 4 dan berakhir 7 Juni...

Megabuild, Keramika, dan Megaproperty 2026, Tiga Ekosistem Industri Satu Expo

Jakarta, Venuemagz.com -  Ribuan profesional memadati lantai pameran konstruksi di NICE PIK 2 sejak...

Bali Menjadi Tuan Rumah Asian Open Water Swimming Championship 2026

Jakarta, Venuemagz.com -- Untuk pertama kalinya Indonesia akan menjadi tuan rumah pelaksanaan lomba renang...

Satu Dekade INDOFEST: Gen Z Bawa Harapan Baru Wisata Petualangan

Jakarta, Venuemagz.com – Indonesia Outdoor Festival (INDOFEST) 2026 kembali hadir sebagai pameran perlengkapan kegiatan...