BerandaNewsBackpacker Pun Dikategorikan Turis Berkualitas

Backpacker Pun Dikategorikan Turis Berkualitas

Published on

spot_img

“Nanti itu trennya orang tidak akan pergi jauh-jauh untuk berwisata. Kalau pun mau ke luar negeri, paling ke negara-negara terdekat saja. Seperti contohnya, usai COVID-19 ini akan banyak orang China yang lebih memilih ke Korea untuk jalan-jalan ketimbang ke negara lainnya,” dia menjelaskan.

Hermawan berharap pemerintah tidak akan menyepelekan kekuatan wisatawan domestik dalam pariwisata Indonesia. Meskipun dianggap tidak menghasilkan devisa terlalu besar, namun kehadiran wisatawan domestik mampu menunjukkan makna quality tourism yang sesungguhnya.

BACA JUGA:  Target 12 Juta Wisman Pada 2016

“Untuk mendapatkan quality tourism juga harus memiliki destinasi yang berkualitas. Jika sudah begitu, orang-orang di dalamnya juga akan berkualitas,” ucap pakar marketing dunia ini.

Quality tourism juga berhubungan dengan keamanan, kesehatan, dan wisata yang berkelanjutan. Dalam hal ini, faktor alam, kebudayaan, dan ekonomi lokal harus dipersiapkan semaksimal mungkin karena banyak wisatawan yang menyukai hal tersebut.

“Kita lihat backpacker, walaupun mereka tidak menghasilkan devisa terlalu besar, tetapi mereka itu termasuk turis berkualitas. Kebanyakan dari mereka itu pro terhadap alam dengan tidak membuang sampah sembarangan,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Lima Investor Baru Bagi Sektor Pariwisata Indonesia

Selain itu, mereka juga peduli terhadap kebudayaan dan ekonomi lokal setempat. Misalnya saja dengan menginap di homestay, membeli barang-barang lokal, mengonsumsi makanan khas lokal, hingga mengetahui lebih dalam cara pembuatan makanan dan barang-barang khas daerah tersebut.

Dengan perubahan tren dan perilaku wisatawan ini, Hermawan menyarankan agar pelaku usaha pariwisata menyiapkan faktor-faktor yang dibutuhkan tersebut. Apalagi, di masa krisis seperti ini, sudah saatnya pelaku pariwisata mempersiapkan hal-hal apa saja yang dibutuhkan untuk bertahan usai COVID-19 berlalu.

BACA JUGA:  Dorong Investasi di Natuna untuk Kembangkan Ekowisata dan Wisata Bahari 

“Turis yang menuntut hal tersebut tentu sangat potensial karena mereka rela mengeluarkan uang lebih untuk mendapatkan itu semua. Destinasi yang berkualitas, berarti memiliki value lebih di dalamnya. Prinsipnya adalah value apa saja yang akan mereka dapat setelah traveling. Itulah quality tourism,” jelasnya.

Event Besar Jadi Motor Baru Pariwisata Australia Barat Menuju 2027

Jakarta, Venuemagz.com — Australia Barat semakin serius menjadikan kalender acara sebagai pintu masuk bagi...

Singapore Airlines Hadirkan KrisWorld Terbaru dengan Layar 4K dan Internet Starlink

Singapore Airlines (SIA) meningkatkan pengalaman hiburan dalam penerbangan melalui KrisWorld generasi terbaru dan konektivitas...

TransNusa Luncurkan Penerbangan Perdana Melbourne-Bali

Jakarta, Venuemagz.com -- TransNusa, Premium Service Carrier pelopor di kawasan Asia Pasifik, resmi meluncurkan...

IGF 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lelang Alat Golf dan Clearance Sale

Kabupaten Tangerang, Venuemagz.com — Indonesia Golf Festival (IGF) resmi digelar untuk kedua kalinya di...

Event Besar Jadi Motor Baru Pariwisata Australia Barat Menuju 2027

Jakarta, Venuemagz.com — Australia Barat semakin serius menjadikan kalender acara sebagai pintu masuk bagi...

Singapore Airlines Hadirkan KrisWorld Terbaru dengan Layar 4K dan Internet Starlink

Singapore Airlines (SIA) meningkatkan pengalaman hiburan dalam penerbangan melalui KrisWorld generasi terbaru dan konektivitas...

TransNusa Luncurkan Penerbangan Perdana Melbourne-Bali

Jakarta, Venuemagz.com -- TransNusa, Premium Service Carrier pelopor di kawasan Asia Pasifik, resmi meluncurkan...