Jakarta, Venuemagz.com – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) berkomitmen untuk selalu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara maupun pergerakan wisatawan nusantara. Salah satunya upaya yang dilakukannya adalah dengan menggelar banyak event di beberapa destinasi terbaik Indonesia.
Bentuk nyata yang telah dilakukan Kemenpar setiap tahunnya adalah dengan menghadirkan program strategis Karisma Event Nusantara (KEN). Tahun ini, Kemenpar telah menghimpun 125 event unggulan dari 38 Provinsi Indonesia untuk dimasukkan ke dalam KEN 2026.
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengatakan bahwa pihaknya telah menyelenggarakan 39 event KEN sejak Januari hingga 30 Juni 2026. Dari total tersebut, sudah ada 28 event yang dilakukan pengkajian terhadap dampak ekonomi dan sosialnya bagi daerah maupun negara.
Hasilnya, 28 event tersebut berhasil menarik 2,46 juta pengunjung baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara. Puluhan event tersebut juga telah melibatkan lebih dari 7.200 UMKM dan berhasil menyerap 61.868 tenaga kerja, pelaku seni, serta komunitas.
“Ada sekitar Rp196,67 miliar total perputaran ekonomi yang kami dapatkan dari 28 event tersebut,” kata Widi saat menghadiri jumpa pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia, Jakarta Pusat pada 15 Juli 2026.
Event MICE Beri Dampak Signifikan
Selain itu, Kemenpar juga rutin memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan event nasional maupun internasional. Sepanjang 2026, Kemenpar akan memberikan dukungan terhadap 45 event nasional dan 94 event internasional.

Sejumlah event yang telah digelar sejak Januari hingga 30 Juni 2026 berhasil mendatangkan lebih dari 614.731 pengunjung di dalamnya. Dengan melibatkan 1.326 UMKM hingga 18.016 tenaga kerja, pelaku seni, dan komunitas. Sementara itu, estimasi perputaran ekonomi dari event yang telah digelar mencapai Rp661,15 miliar.
Tahun ini, Kemenpar juga akan mendukung 11 agenda MICE (meeting, incentive, conference, and exhibition) yang dua di antaranya telah selesai dikaji. Hasil kajiannya menghasilkan potensi transaksi sebesar Rp485,5 miliar serta potensi devisa sekitar Rp347,6 miliar.
“Kami meyakini hingga akhir 2026, penyelenggaraan event akan terus memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional. Dampaknya juga akan semakin besar melalui multiplier effect yang tercipta,” ujar Menpar lagi.
Untuk agenda lainnya yang belum terlaksana di 2026, dapat diakses melalui platform resmi Visit Indonesia di www.indonesia.travel. Platform ini memberikan informasi terkait event-event yang akan berlangsung lengkap dengan jadwal dan lokasi acaranya.
“Melalui platform ini, masyarakat juga dapat melihat kegiatan-kegiatan kita jauh-jauh hari sehingga perjalanan wisata bisa dapat direncanakan lebih awal,” tutupnya.






