Mengusung semangat inovasi dan pelestarian budaya, Epson menghadirkan instalasi multimedia imersif yang memadukan inovasi teknologi visual dengan sentuhan kearifan lokal dalam sebuah pameran seni bertajuk Kawan Nusantara: Identitas.
Dalam pameran tersebut, Epson menghadirkan pengalaman artistik yang mendalam melalui teknologi proyeksi 3LCD. Kolaborasi ini menjalin sinergi antara kecanggihan teknologi dan keindahan warisan budaya, diwujudkan dalam sebuah instalasi karya seni hasil kerja sama dengan Tulola, jenama seni dan perhiasan yang dikenal karena keberpihakannya terhadap nilai-nilai budaya lokal.
Melalui pendekatan ini, Epson menghadirkan proyeksi sebagai penunjang visual dan sebagai elemen utama yang menghidupkan narasi dalam karya seni. Proyeksi yang ditampilkan dalam instalasi Tulola dan sejumlah karya lain dalam Kawan Nusantara memberikan pengalaman yang imersif bagi pengunjung.
Karya-karya ini tidak hanya dapat dilihat, namun benar-benar dirasakan, karena visualisasi yang dihadirkan mampu memperkuat makna dan emosi yang ingin disampaikan para seniman.
“Epson percaya bahwa teknologi seharusnya menjadi media untuk memperkaya kehidupan dan melestarikan nilai-nilai budaya Nusantara. Kolaborasi dengan Tulola dalam Kawan Nusantara: Identitas menjadi bukti nyata kontribusi teknologi proyeksi Epson di berbagai ruang, baik itu ruang seni, ruang belajar, maupun ruang diskusi,” ujar Zanipar S.A. Siadari, Head of Visual Instrument and Corporate Product Marketing Epson Indonesia.
Epson menggunakan rangkaian proyektor yang beragam untuk mendukung berbagai kebutuhan instalasi dan karakteristik ruang. Di antaranya adalah Epson EV-115 yang termasuk dalam jajaran Lightscene atau lighting projector, serta proyektor short-throw seperti Epson EB-L210SF, EB-L210SW, dan EB-L210W.
Untuk instalasi yang membutuhkan jarak tembak sangat dekat, Epson menghadirkan model ultra short-throw EB-760Wi. Seluruh perangkat ini dirancang untuk menyatu secara estetis dengan ruang pamer, menghadirkan tampilan visual yang tajam dan warna yang hidup, tanpa mengganggu desain karya seni itu sendiri.
Teknologi proyeksi Epson dikenal karena efisiensinya dalam konsumsi daya, desain yang ringkas dan fleksibel untuk berbagai kebutuhan pemasangan, serta ketajaman warna yang tinggi.
Semua keunggulan ini berpadu untuk menciptakan pengalaman visual yang mendalam dan menyentuh, sejalan dengan semangat Kawan Nusantara dalam merayakan keragaman identitas budaya Indonesia.
Melalui kolaborasi ini, Epson mempertegas posisinya bukan hanya sebagai pemimpin di dunia teknologi dan pendidikan, tetapi juga sebagai mitra penting dalam dunia seni dan budaya.
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa inovasi dapat menjadi jembatan antara masa lalu dan masa depan, antara nilai-nilai tradisi dan perkembangan teknologi modern.




