Industri Rumahan, Solusi Perekonomian Sementara

Monday, 13 April 20 Herry Drajat

Pandemik COVID-19 mengakibatkan badai krisis yang berbeda dengan krisis-krisis sebelumnya. Jika krisis sebelumnya bersifat domino effect, krisis kali ini mengakibatkan hampir semua sektor industri terdampak dalam waktu yang hampir bersamaan. Bahkan, akibat krisis kali ini pergerakan manusia bisa dikatakan berhenti karena adanya imbauan pemerintah untuk melakukan physical distancing, pembatasan transportasi, serta larangan mengadakan acara yang bersifat mengumpulkan massa.

BACA JUGA:   Tiga Desa Wisata Wakili Indonesia Dalam UNWTO Best Tourism Villages 2021

Menurut Yuswohady, pakar marketing dan branding, pada kondisi saat ini ekonomi yang bisa hidup adalah stay @home economy. “Ekonomi seperti dikecilkan, saya istilahkan black out ekonominya.  stay @home economy adalah gensetnya,” jelas Yuswohadi.

Stay @home economy adalah kegiatan ekonomi yang dijalankan dari rumah atau tempat tinggal. Yuswohady menambahkan, stay @home economy adalah genset atau ekonomi sementara ketika semuanya padam. “Karena saat ini yang menggeliat cuma stay @home economy, jadi kalau mau tetap jalan atau survival ya masuknya ke stay @home business,” ujar Yuswohady.