BerandaNewsIni Kata Promotor Terkait Wacana Larangan Rokok Sebagai Sponsor Acara Musik

Ini Kata Promotor Terkait Wacana Larangan Rokok Sebagai Sponsor Acara Musik

Published on

spot_img

Pemerintah tengah menyusun Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Kesehatan terkait Pengamanan Zat Adiktif. RPP ini disusun sebagai bentuk pelaksanaan amanat Undang-undang (UU) No 17/2023 tentang Kesehatan.

Untuk menyosialisasikan RPP ini, pemerintah menggelar acara secara virtual melalui akun YouTube Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) pada 20 September 2023. Perwakilan Kemenkes menjabarkan sejumlah aturan berkaitan dengan tembakau melalui siaran YouTube berjudul Public Hearing RPP UU Kesehatan: Penanggulangan PTM, Kesehatan Penglihatan & Pendengaran, Zat Adiktif. 

“Dengan adanya aturan ini, kami berharap aspek terkait sistem kesehatan di Indonesia akan jauh lebih baik khususnya pada anak-anak,” ungkap Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes, Eva Susanti, saat acara berlangsung. 

Namun, dalam aturan tersebut terdapat sejumlah poin yang dianggap dapat merugikan pelaku industri salah satunya bagi pihak penyelenggara acara musik. Pasalnya, pemerintah melarang produsen produk tembakau dan rokok elektronik untuk memberikan sponsorship dalam berbagai kegiatan acara. 

BACA JUGA:  Sejumlah Strategi Dijalankan Indonesia untuk Mendukung Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan

Eva menegaskan bahwa perusahaan produk tembakau dan rokok elektronik dilarang memberikan sponsor pada kegiatan sosial, pendidikan, olahraga, musik, kepemudaan, kebudayaan, dan kegiatan yang melibatkan masyarakat umum. Tujuannya adalah untuk memutus mata rantai antara produsen rokok dan promosi produk tembakau yang dapat mempengaruhi masyarakat, khususnya generasi muda.

Terkait hal tersebut, promotor musik Harry Koko Santoso yang juga CEO Deteksi Production, meminta pemerintah untuk lebih bijak dalam mengeluarkan sebuah aturan. Pasalnya, ia menilai saat ini musik bukan hanya sebagai hiburan semata tetapi juga sebagai pemberdayaan ekonomi Indonesia. 

“Ketika musik membantu ekonomi negara, pasti akan banyak konsekuensi kalau kegiatan sponsorship ini dihentikan. Apalagi, saat ini musik sudah menjadi industri yang besar di Indonesia dan seharusnya kita dukung,” ujar Koko saat dihubungi melalui saluran telepon.

BACA JUGA:  Majalah VENUE Raih Penghargaan The Most Outstanding MICE Magazine

Tak bisa dipungkiri, perkembangan industri musik Indonesia saat ini masih ditopang oleh kehadiran perusahaan rokok sebagai pihak sponsor. Rokok dinilai memiliki peranan yang besar terhadap penyelenggaraan acara musik karena mampu mensubsidi harga tiket masuk.

“Kalau aturan ini sampai terjadi, pasti akan berdampak dengan harga tiket yang menjadi mahal. Saat ini saja jumlah penonton konser tidak sebanyak dulu, bagaimana kalau sampai sponsor rokok dihentikan,” keluh Koko.

Padahal, menurutnya, saat ini masih banyak orang yang mengandalkan industri musik sebagai pekerjaan utamanya. Sebut saja anak band dari setiap daerah yang masih menggantungkan hidupnya dalam industri ini dan juga pihak-pihak terkait dibalik panggung musik.

BACA JUGA:  Empat Hotel Accor Siapkan Paket Menginap dan Tiket Masuk Java Jazz 2024

“Indonesia ini punya 38 provinsi yang di dalamnya ada kurang lebih 78.000 desa. Setiap desa ini pasti memiliki anak band dengan segala genre musiknya. Kita harus terus dukung mereka untuk berkarya,” ucapnya lagi.

Kendati demikian, ia akan mendukung segala aturan yang dikeluarkan pemerintah dengan syarat harus mempertimbangkan baik dan buruknya. Koko berharap, rokok masih bisa menjadi sponsorship acara musik dengan acuan dan batasan yang dibuat bersama.


“Semua aturan itu sebenarnya bagus, tetapi, aturannya harus yang memberdayakan banyak orang. Musik itu luar biasa besar industrinya, kalau tidak ada rokok sebagai sponsorship bisa jalan di tempat kita. Sekarang saja industrinya masih ngos-ngosan efek pandemi,” katanya lagi.

Qatar Tourism Bergabung dengan PATA

London, Venuemagz.com  — The Pacific Asia Travel Association (PATA) menyambut Qatar Tourism sebagai anggota...

Perkuat Pasar Eropa, Indonesia Hadir di WTM London 2026 dengan Pengalaman Imersif

Jakarta, Venuemagz.com - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) kembali menunjukkan taringnya di panggung...

ibis Styles Cikarang Ajak Keluarga Nikmati Kehangatan Natal Melalui Staycation dan Christmas Brunch

Bekasi, Venuemagz.com – Menyambut perayaan Natal 2026, ibis Styles Cikarang mengajak masyarakat menikmati momen...

Mercure Jakarta Grogol Hadirkan Christmas Stay Package dan Christmas Brunch untuk Sambut Natal 2026

Jakarta, Venuemagz.com – Menyambut Natal 2026, Mercure Jakarta Grogol memperkenalkan rangkaian penawaran spesial melalui...

Rayakan Anniversary ke-3, Yogyakarta Royal Orchestra Sukses Digelar di Kulon Progo

Keraton Yogyakarta sukses menggelar konser tahunan bertajuk Yogyakarta Royal Orchestra (YRO) di Bendung Kamijoro,...

Empat Hotel Accor Siapkan Paket Menginap dan Tiket Masuk Java Jazz 2024

Jaringan hotel Accor melalui ALL - Accor Live Limitless kembali berpartisipasi dalam Jakarta International...

Mahalini Hingga Tulus Jadi Line Up Terbaru di IIMS Infinite Live 2024

Kehadiran Indonesia International Motor Show (IIMS) saat ini mulai ditunggu oleh para pecinta musik...