BerandaNewsPekerja Fotografi Menganggur Karena Corona

Pekerja Fotografi Menganggur Karena Corona

Published on

spot_img
spot_img

Wabah virus Corona hampir meruntuhkan seluruh industri yang ada di Indonesia. Pariwisata sebagai salah satu industri paling berdampak harus berjuang lebih kuat lagi agar dapat bertahan di kondisi seperti ini. Tak hanya sektor hotel atau biro perjalanan yang terganggu, pelaku jasa fotografi pun ikut terganggu usahanya akibat COVID-19.

Seperti halnya yang terjadi oleh Barry Kusuma yang bekerja sebagai travel fotografer dan videografer khusus pariwisata. Sebagai pekerja harian lepas, kondisi ini tentu merugikan dirinya. Apalagi, saat ini sudah banyak destinasi wisata yang ditutup dan seluruh pelaku usaha pariwisata sedang mengalami keterpurukan akibat COVID-19.

BACA JUGA:  Proyeksi Colliers Indonesia Terhadap Kinerja Hotel di Tahun 2026

“Saya ini full freelance yang kerjaannya itu bikin konten berupa stok foto dan footage video pariwisata. Jadi, semua pekerjaan saya itu tergantung terhadap travel agent, otomatis ketika ada COVID-19 ini semuanya cancel dan postpone,” jelas Barry.

Meskipun sebagai pekerja lepas juga tidak menentu pemasukannya setiap bulan, namun kali ini Barry merasakan hal terparah selama dia berkecimpung di usaha ini. Jika dalam satu bulan ia bisa menerima kerjaan untuk membuat konten pariwisata sebanyak tiga kali, selama masa COVID-19 ini ia tidak mendapatkan pekerjaan sama sekali.

BACA JUGA:  Kemenparekraf Hadirkan Pelaku Pariwisata Jepang ke Bali Untuk Uji Coba Warm Up Vacation 

“Terakhir dapat panggilan kerjaan itu pertengahan Maret kemarin, diundang sama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk traveling dan buat konten juga. Setelahnya, benar-benar kosong hingga sekarang,” katanya lagi.

Kondisi ini diperparah dengan jumlah kasus yang semakin bertambah setiap harinya, membuat Barry kesulitan mendapatkan tawaran pekerjaan. Bahkan, Barry memprediksi, hingga akhir tahun 2020 jasa fotografi seperti dirinya sulit mendapatkan tawaran untuk membuat konten perjalanan atau pariwisata.

BACA JUGA:  Dubai, Pasar Hospitality Terkuat Di Timur Tengah Dan Afrika

“Bisa sampai akhir tahun atau mungkin awal tahun 2021, kita di bidang ini tidak akan mendapatkan tawaran trip lagi. Saya melihatnya, sih, tourism dan dunia usaha lainnya itu baru bisa bangkit di tahun depan, jadi kemungkinan besar travel fotografer mengikuti itu semua,” ujarnya.

spot_img
spot_img
spot_img

Sudirman Hall Lebih dari Sebuah Venue Multifungsi

Jakarta, Venuemagz.com — Sudirman Hall resmi dibuka pada 26 Agustus 2026 di Sequis Tower...

The Sakinah Hadir di The Tribrata, Wedding Showcase Tak Sekadar Vendor Pernikahan

JAKARTA, Venuemagz.com — Memilih vendor pernikahan sering kali menjadi bagian paling menyita perhatian bagi...

Sudirman Hall Lebih dari Sebuah Venue Multifungsi

Jakarta, Venuemagz.com — Sudirman Hall resmi dibuka pada 26 Agustus 2026 di Sequis Tower...