BerandaNewsSandiaga Uno Berikan Respons Larangan Naik Gunung di Bali

Sandiaga Uno Berikan Respons Larangan Naik Gunung di Bali

Published on

spot_img

Pemerintah Provinsi Bali tengah menyiapkan aturan baru terkait pelarangan turis untuk melakukan pendakian gunung di seluruh wilayah Bali. Larangan tersebut akan dituang ke dalam Peraturan Daerah (Perda) yang nantinya masyarakat umum tidak bisa lagi melakukan pendakian maupun aktivitas wisata lainnya di gunung.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun, mengatakan bahwa larangan tersebut sebagai salah satu upaya pengembangan pariwisata berbasis tradisi dan budaya di Bali khususnya pascapancemi COVID-19. Bahkan, saat ini, pemprov Bali telah memiliki tagline pariwisata terbaru yaitu pariwisata berbasis budaya yang berkualitas dan bermartabat.

BACA JUGA:  Hong Kong Bagikan 500 Ribu Tiket Pesawat Gratis, Menparekraf: Ini Bukan Persaingan

Tjok Bagus mengatakan bahwa larangan tersebut dikeluarkan atas dasar yang jelas dan fatwa dari para petinggi di Bali seperti pendeta. Menurut fatwa yang dikeluarkan, gunung di Bali merupakan sebuah tempat suci bagi umat Hindu untuk beribadah. 

“Gunung ini merupakan tempat suci di Bali jadi Gunung ini ingin kami agungkan kembali. Karena jika tidak diagungkan, maka Bali bisa ditinggalkan sebagai daerah tujuan wisata dunia,” katanya. 

Terdapat 18 gunung yang dijadikan kawasan suci dan diharapkan tidak ada lagi aktivitas wisata seperti mendaki di kawasan tersebut. Meskipun demikian, pemerintah setempat akan memastikan para pemandu wisata gunung di Bali mendapatkan pekerjaan pengganti dari yang sebelumnya. 

BACA JUGA:  Kemenparekraf Luncurkan 65 Sport Music dan Creative Event

“Kemarin kami sudah kumpulkan 186 pemandu wisata gunung di Bali dan semuanya akan kami transformasi menjadi tenaga kontrak di Pemprov Bali. Jadinya, keinginan kita untuk menjadikan Bali berbasis budaya dapat segera terlaksana,” ucapnya lagi.

Aturan terbaru di Bali tersebut mendapatkan respons positif dari Sandiaga Salahuddin Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Menurutnya, dengan adanya aturan tersebut, Bali akan semakin mudah mengembangkan pariwisata berbasis tradisi dan budaya sehingga dapat membangkitkan ekonomi daerah sekitarnya.  

BACA JUGA:  Upaya Taiwan Menjadi Destinasi Ramah Muslim Dunia

“Konsep pariwisata berbasis budaya yang berkualitas dan bermartabat ini seiring dengan apa yang ingin kami kembangkan dalam pemulihan pariwisata kita,” ujar Sandiaga dalam The Weekly Brief With Sandi Uno di Kantor Kemenparekraf, Jakarta, pada 12 Juni 2023. 

Selanjutnya, Sandiaga, juga akan melakukan koordinasi dengan Pemprov Bali untuk menindaklanjuti hal ini. Harapannya, dengan adanya aturan tersebut akan memberikan dampak yang baik bagi perkembangan pariwisata Bali dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru. 

spot_img
spot_img

Megabuild, Keramika, dan Megaproperty 2026, Tiga Ekosistem Industri Satu Expo

Jakarta, Venuemagz.com -  Ribuan profesional memadati lantai pameran konstruksi di NICE PIK 2 sejak...

Bali Menjadi Tuan Rumah Asian Open Water Swimming Championship 2026

Jakarta, Venuemagz.com -- Untuk pertama kalinya Indonesia akan menjadi tuan rumah pelaksanaan lomba renang...

Satu Dekade INDOFEST: Gen Z Bawa Harapan Baru Wisata Petualangan

Jakarta, Venuemagz.com – Indonesia Outdoor Festival (INDOFEST) 2026 kembali hadir sebagai pameran perlengkapan kegiatan...

ArtMoments Jakarta 2026: Panggung Lintas Budaya yang Membawa Seni Lokal ke Kancah Global

Jakarta, Venuemagz.com - ArtMoments Jakarta resmi dibuka pada tanggal 4 dan berakhir 7 Juni...

FINNS Menjadi Beach Club Pertama yang Miliki Helikopter Penyelamatan

Bali, Venuemagz.com -FINNS Beach Club secara resmi meluncurkan helikopter search and rescue (SAR) pertama...

Bali Sah Menjadi Destinasi Nomor 1 Dunia 2026

Bali, Venuemagz.com -- Industri pariwisata Indonesia kembali mencatatkan sejarah emas. Pulau Dewata, Bali, resmi...

Ekspansi Tribute Portfolio di Indonesia dengan Pembukaan Hiliwatu, Bali Ubud

Bali, Venuemagz.com -- Tribute Portfolio, bagian dari portofolio global Marriott Bonvoy yang mencakup lebih...