BerandaNewsSandiaga Uno Sebut Okupansi Hotel di Bromo Turun Akibat Kebakaran

Sandiaga Uno Sebut Okupansi Hotel di Bromo Turun Akibat Kebakaran

Published on

spot_img

Kasus kebakaran di Bukit Teletubbies, blok Savana, kawasan hutan lindung Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, masih menjadi perhatian serius bagi sejumlah pihak. Pasalnya, tak hanya berdampak terhadap lingkungan sekitar, kasus tersebut juga memberikan kerugian bagi industri pariwisata.

Seperti yang dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, kasus kebakaran di kawasan hutan Gunung Bromo, berdampak besar terhadap keberlangsungan industri pariwisata dan ekonomi kreatif di kawasan tersebut. Tak hanya bagi pelaku usaha yang berada di kawasan Gunung Bromo, tetapi, kerugian juga dirasakan oleh pemilik hotel sekitar area tersebut.

BACA JUGA:  Tak Hanya Memikat Turis, Indonesia juga Menarik Investor dari Australia

“Apa yang terjadi di Bromo sangat kita sayangkan, prihatin karena dampaknya sangat besar. Hotel-hotel di Bromo sekarang tingkat okupansinya di bawah 50 persen karena kebakaran hutan,” kata Sandiaga.

Dengan adanya kasus tersebut, Sandiaga, mendorong seluruh taman nasional juga destinasi wisata berbasis alam lainnya untuk melakukan kajian terhadap aspek cleanliness, health, safety and environmental sustainability (CHSE). Tak hanya itu, ia juga mengimbau seluruh masyarakat yang terlibat dalam kegiatan pariwisata juga tetap menerapkan aspek CHSE tersebut.

“Dilakukan kajian agar aspek-aspek keselamatan yang fokus pada pariwisata berkualitas dan berkelanjutan dapat berjalan dengan baik,” ujar Sandiaga. 

BACA JUGA:  Hospitality Wars: DayBreakHotels vs Home-Sharing

Berdasarkan informasi yang beredar, kebakaran hutan dan lahan di area Bukit Teletubbies kawasan wisata Gunung Bromo terjadi pada hari Rabu, 6 September 2023 silam. Api diduga berasal dari flare yang dinyalakan pengunjung saat mereka melakukan sesi foto pra nikah pada waktu tersebut.

“Mungkin niatnya buat konten menarik, tetapi, tidak dipikirkan dampak yang sangat luar biasa karena kecerobohannya,” Sandiaga menambahkan.

Akibat dari kecerobohan tersebut, kebakaran area Bukit Teletubbies semakin meluas dan diperkirakan mencapai 500 hektare. Saat ini, pihak kepolisian telah melakukan penyidikan dan telah menetapkan satu orang tersangka. 

BACA JUGA:  Indonesia Gelar Dua Event Internasional UNWTO pada 2024

Dalam hal ini, Sandiaga, mendukung penuh upaya penegakan hukum dari pihak kepolisian yang secara cepat menindak kasus kebakaran tersebut. Ia berharap proses hukum akan berjalan dengan baik sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku.

“Sudah diproses hukum dan ada pembelajaran, pembinaan. Kalau ada pengulangan harus ada efek jera. Jadi, hukum harus mampu memberikan rasa keadilan karena banyak masyarakat yang terdampak jadi kehilangan lapangan pekerjaan pendapatan akibat ulah dan kecerobohan pelaku,” jelas Sandiaga. 

Hotel KHAS Parapat Hadirkan Kenyamanan Menginap yang Autentik di Danau Toba

Parapat, Venuemagz.com — Terletak di tepi Danau Toba yang memukau, KHAS Parapat menghadirkan pengalaman...

MoreFood Expo Indonesia 2026 Jembatani Bisnis F&B Lokal ke Pasar Internasional

Jakarta, Venuemagz.com -- Pameran industri Food & Beverage (F&B) Indonesia kembali dimeriahkan dengan kehadiran...

Resmi Dilantik, Menpar Widiyanti Wardhana Perkuat Pariwisata dengan Empat Strategi Utama 

Widiyanti Wardhana resmi menjabat sebagai Menteri Pariwisata Republik Indonesia dalam Kabinet Merah Putih Presiden...

Sandiaga Uno Serah Terima Jabatan kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Baru

Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan Menteri Pariwisata dan Menteri Ekonomi Kreatif baru dalam susunan...

Wonderful Indonesia dan Avoskin Luncurkan Paket Skincare untuk Traveling

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama brand kecantikan lokal, Avoskin, melakukan kerja sama...