BerandaNewsTiga Kunci Memperkuat Pariwisata

Tiga Kunci Memperkuat Pariwisata

Published on

spot_img
spot_img

Industri pariwisata masih menjadi yang diandalkan dalam meningkatkan devisa negara. Berbagai strategi harus dilakukan untuk memperkuat pariwisata Indonesia saat menuju era new normal.

Wiweko Adi Nugroho, CEO Lead & Beyond, mengatakan, saat ini diperlukan tiga pilar untuk memperkuat pariwisata Indonesia, khususnya saat menghadapi pandemi COVID-19. Ketiga pilar tersebut adalah produk, proses, dan manusia.

“Saya ibaratkan pariwisata itu sebuah rumah, dan di dalamnya terdapat tiga pilar tersebut,” kata Wiweko.

Dalam menciptakan pariwisata yang baik, setiap daerah harus memiliki produk yang didesain secara khusus untuk menghadapi kondisi pasca COVID-19. Setelah itu, setiap daerah harus memilih proses terbaik dalam menyebarluaskan produk yang telah diciptakannya.

BACA JUGA:  GBS, Hub MICE Baru Kota Seoul

“Di saat kondisi seperti itu, webinar akan sering dilakukan. Oleh karenanya, teknologi akan jauh lebih banyak digunakan di dalam proses ini. Dengan teknologi, pelaku usaha pariwisata dapat memastikan produknya dapat diterima dengan baik oleh pelanggannya,” jelasnya lagi.

Pilar terakhir dan yang menjadi paling penting ialah manusia atau masyarakat. Menurutnya, industri pariwisata membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul agar dapat bersaing dengan negara-negara lainnya.

BACA JUGA:  Asuransi MERS Dari Pemerintah Korea Selatan

“Produk, proses, teknologi, semuanya itu bisa di-copy oleh negara tetangga. Tetapi, kalau manusia ini tidak dapat ditiru, dan ini menjadi pembeda dengan dua pilar lainnya,” dia menambahkan.

Menurutnya, setiap SDM dituntut untuk memiliki berbagai keunggulan dalam menghadapi situasi saat ini. Bahkan, secara spesifik Wiweko menjabarkan keunggulan apa saja yang harus dimiliki setiap orang agar dapat bertahan di masa pandemi COVID-19.

Keunggulan pertama ialah memiliki pengetahuan yang cukup terhadap pariwisata secara global. Kedua, harus memiliki keterampilan yang luas, misalnya saja keterampilan berkomunikasi, keterampilan negosiasi, dan lainnya.

BACA JUGA:  Epson WorkForce DS-C330 Meredefinisikan Alur Kerja Bisnis Digital

Keunggulan lainnya ialah setiap orang harus memiliki sikap dan mental terbaik saat berkecimpung di industri pariwisata. Oleh karenanya, ia berharap agar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tidak melupakan peran masyarakat saat memperkuat pariwisata pasca-pandemi COVID-19.

“Ke depannya, turis-turis yang datang akan lebih banyak berinteraksi dengan local people, tidak hanya dengan staf penginapannya. Makanya, mulai dari sekarang people itu harus di-develop dari segi skill dan mentalnya,” ucapnya lagi.

spot_img
spot_img

Indonesia Coffee Expo Hadir di Tiara Convention Center Medan

Jakarta, Venuemagz.com – Pulau Sumatera memiliki berbagai varietas kopi unggulan yang mempunyai ciri khasnya...

Resmi Dibuka, FHI 2026 Dorong Kolaborasi Global dan Investasi Parekraf

Jakarta, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia resmi membuka pameran Food & Hospitality Indonesia (FHI)...

Tetap Bugar Saat Menginap di Archipelago Hotels

Wellness tourism kini menjadi salah satu segmen dengan pertumbuhan paling pesat dalam industri pariwisata...

Jelajahi Keindahan Bawah Laut Lewat Tropical Paradise Takeover Buttonscarves di PIK 2 

Tangerang, Venuemagz.com - Tren berbasis fashion tourism kini semakin menggeliat di tanah air. Fenomena...

Indonesia Coffee Expo Hadir di Tiara Convention Center Medan

Jakarta, Venuemagz.com – Pulau Sumatera memiliki berbagai varietas kopi unggulan yang mempunyai ciri khasnya...

Resmi Dibuka, FHI 2026 Dorong Kolaborasi Global dan Investasi Parekraf

Jakarta, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia resmi membuka pameran Food & Hospitality Indonesia (FHI)...

Tetap Bugar Saat Menginap di Archipelago Hotels

Wellness tourism kini menjadi salah satu segmen dengan pertumbuhan paling pesat dalam industri pariwisata...