Tingkatkan Bisnis MICE, Kemenparekraf Kerja Sama dengan Melbourne Convention Bureau

Friday, 23 February 24 Bonita Ningsih

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berkomitmen untuk meningkatkan industri Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) di Indonesia. Sejumlah langkah tengah dilakukan salah satunya adalah bekerja sama dengan Melbourne Convention Bureau (MCB).

MCB sendiri merupakan sekelompok pakar pariwisata dan bisnis yang terdiri dari para profesional berpengalaman di bidang MICE. Setiap anggota MCB memiliki peran dalam upaya memperkuat Melbourne sebagai destinasi MICE global.

“Jika kerja sama antara Melbourne Convention Bureau dan Kemenparekraf dapat lebih ditingkatkan, maka ini akan mempererat dan meningkatkan hubungan bagi Industri MICE antara Indonesia dengan Australia,” kata Sandiaga.

Sandiaga Uno mulai menjajaki kerja sama ini saat melakukan kunjungan kerja di Australia pada tanggal 20 Februari 2024. Melalui pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara antar kedua negara khususnya untuk segmen wisata MICE.

BACA JUGA:   Kemenparekraf Dorong Pelaku MICE Terapkan Konsep Keberlanjutan Saat Gelar Event

Kerja sama ini dinilai efektif mengingat jumlah kedatangan wisatawan asal Australia ke Indonesia cukup tinggi. Berdasarkan data yang diperoleh, sepanjang tahun 2023 terdapat 1.431.177 kunjungan jumlah wisatawan Australia berkunjung ke Indonesia.

Adapun potensi kerja sama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah promosi, sharing best practice, hingga implementasi green MICE menuju net zero carbon di sektor MICE. Upaya ini juga diharapkan dapat memperkuat capaian kunjungan wisman ke Indonesia sebesar 14,3 juta di tahun 2024.

BACA JUGA:   Kemenparekraf Ajukan Rp117 Miliar Tambahan Pagu Indikatif 2024

Dengan adanya kerja sama ini, Kemenparekraf, akan mendorong lebih banyak event MICE internasional untuk diselenggarakan di Indonesia. Hal ini sejalan dengan agenda utama Kemenparekraf untuk mengangkat potensi MICE tanah air ke pasar dunia. 

Indonesia sendiri telah memiliki rekam jejak positif sebagai tuan rumah penyelenggaraan event internasional seperti KTT G20, KTT ASEAN, MotoGP, dan berbagai konser musik internasional. Sedangkan, di tahun 2024 ini, agenda event internasional yang akan digelar di Indonesia di antaranya The 2nd SouthEast Asia Business Forum (SEABEF), The 2nd World Islamic Entrepreneur Summit (WIES), hingga The 10th World Water Forum (WWF) – FAIR & EXPO.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Sandiaga juga menyempatkan bertemu dan berdiskusi dengan diaspora Indonesia yang tinggal di Melbourne. Sandiaga berharap diaspora Indonesia dapat menjadi duta pariwisata sehingga turut serta dalam mempromosikan keindahan dan keunikan Indonesia melalui kuliner, fesyen, kriya, hingga musik. 

BACA JUGA:   Pelaku Industri MICE Harus Lebih Berani Bidding ke Luar Negeri

“Indonesia dengan daya tariknya ini akan menjadi primadona pariwisata dunia. Kami percaya bahwa Indonesia akan menjadi lanskap indah yang dapat menjadi top of mind masyarakat Melbourne,” ucap Sandiaga.