Agar Sulut Kian Sadar Wisata

Tuesday, 14 May 19 Bayu Hari

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengajak masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) agar semakin sadar wisata dalam upaya pengembangan potensi pariwisata sehingga semakin menyejahterakan.

Analis Kebijakan Madya pada Asdep Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antarlembaga Kemenpar Rinto Taufik Simbolon di Jakarta, Senin (13/5/2019) mengatakan perlunya pengetahuan Sadar Wisata dan Sapta Pesona dalam pemberdayaan masyarakat.

“Untuk mengembangkan pariwisata di Sulut diperlukan rekomendasi dan sinergi baik pemerintah, industri, akademisi, masyarakat, dan media dalam pengembangan destinasi pariwisata atau desa wisata di kabupaten/kota se-Sulawesi Utara,” katanya.

Sementara itu Kasubbag Pemberdayaan Masyarakat Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara yang juga Ketua Panitia Workshop Sadar Wisata Anita Samba mengatakan untuk mendorong masyarakat Sulut semakin sadar wisata, maka digelar Workshop Sadar Wisata kepada pelaku usaha wisata pada 10 Mei 2019.

“Kami mengundang sekitar 50 perwakilan dari SKPD terkait di Sulawesi Utara, Pokdarwis, pengelola destinasi pariwisata, pengelola desa wisata, dan pelaku usaha pariwisata,” katanya.

Anita Samba berharap kegiatan itu bisa menggali potensi usaha pariwisata atau masyarakat dan sekaligus menyinergikan dalam pengelolaannya. Pihaknya juga berharap workshop itu bisa memberikan pemahaman dalam menciptakan unsur-unsur Sapta Pesona (Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah, dan Kenangan) di wilayah atau destinasi wisata, sekaligus memberikan pemahaman tentang pelayanan yang baik terhadap tamu atau wisatawan.