BerandaTourism in BriefPotensi Selancar di Cilacap Dikembangkan

Potensi Selancar di Cilacap Dikembangkan

Published on

spot_img

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) segera mengembangkan potensi wisata selancar di Pantai Widarapayung yang berada di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Ketua Tim Percepatan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata Indroyono Soesilo saat acara Workshop Pengembangan Wisata Surfing, di Fave Hotel Cilacap, awal Juli lalu mengatakan potensi wisata selancar sangat besar untuk bisa dioptimalkan di Pantai Widarapayung Cilacap.

“Ada usulan beberapa pantai di Cilacap untuk dikembangkan sebagai destinasi surfing. Semua kami kaji. Dan hasilnya Pantai Widarapayung kami anggap sangat potensial. Karena, ombaknya memenuhi standar event, sarana, dan prasarana juga terpenuhi,” kata Indroyono.

BACA JUGA:  Presiden: Pariwisata Motor Penggerak Perekonomian Nasional

Indroyono juga menjelaskan, surfing sedang booming di Indonesia dan dunia. Terlebih saat ini surfing masuk dalam kejuaraan yang dipertandingkan saat Olimpiade 2020 sehingga Indonesia harus merebut peluang itu.

“Para surfer banyak yang bilang Indonesia disebut sebagai surga surfing. Karena kita memiliki banyak spot. Indonesia juga memiliki banyak event yang menggandeng WSL dan ASC. Pengembangan itu akan dilakukan juga di Cilacap,” katanya.

Indroyono merujuk pada ketersediaan 3A (amenitas, aksesibilitas, dan atraksi) di sekitar Widarapayung. Untuk amenitas, pantai ini di dukung banyak homestay dan penginapan di sekitarnya. Sementara untuk akses, Cilacap bisa ditempuh dengan kereta, atau via udara jika New Yogyakarta International Airport (NYIA) sudah beroperasi penuh.

BACA JUGA:  Program Hot Deals Ditargetkan Terjual 1 Juta Paket

Untuk atraksi, Kemenpar siap mempromosikan Pantai Widarapayung sebagai spot surfing baru. Caranya, salah satunya dengan menggelar Widarapayung Surfing Competition 2019. Tidak tanggung-tanggung, Kemenpar akan melibatkan Asia Surf Competition (ASC) yang acaranya akan digelar 15 November 2019.

“Pihak Asia Surf Competition (ASC) sudah meyatakan bahwa Widarapayung Surfing Competition 2019 adalah bagian dari program ASC 2019. Masyarakatnya juga telah siap dengan adanya klub-klub surfing di dalamnya, begitu juga dengan keberadaan life guard di pantai dan telah terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) Cilacap yang menetapkan Widarapayung sebagai Desa Wisata,” ujar Indroyono.

BACA JUGA:  Konservasi dan Turisme Bersanding di Labuan Bajo

Namun, ia berharap pembenahan tetap dilakukan agar tidak ada kendala lagi saat pelaksanaan.

Untuk urusan ini, Indroyono memberikan sejumlah catatan. Salah satu hal yang perlu dibenahi adalah penyediaan lampu penerangan di sepanjang pantai. “Harus ada juga pancuran air untuk para peselancar dan sosialisasi kepada masyarakat berkaitan dengan kebersihan pantai,” katanya.

spot_img

Dari Thailand ke Jakarta, Ressa Maulani Hadirkan Strategi Baru Bangun Brand Hospitality Premium

Jakarta, Venuemagz.com - Industri hospitality Indonesia kini bergerak ke arah yang lebih dinamis. Kekuatan...

Silhouette by The Zero Phuket Hadir di Nai Yang dengan Pendekatan Berbeda

Phuket, Venuemagz.com – Silhouette by The Zero Phuket hadir di Nai Yang sebagai wujud...

Aston Sentul Rayakan 10 Tahun Perjalanannya

Sentul, Venuemagz.com – Aston Sentul Lake Resort & Conference Center dengan bangga merayakan hari...

Perdana, Indo Livestock Expo & Forum Hadirkan Kompetisi terkait Ternak Ruminansia 

Jakarta, Venuemagz.com - Indo Livestock Expo & Forum edisi 19 akan segera hadir pada...