BerandaVenueDiamond Ballroom Aston Cengkareng Pamer Kapasitas Besar

Diamond Ballroom Aston Cengkareng Pamer Kapasitas Besar

Published on

spot_img

Proyek pengembangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang dijadwalkan rampung pada tahun 2020 berimplikasi positif pada sektor hospitality di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Setidaknya, sembilan hotel berbintang 3 dan 4 telah beroperasi di area tersebut sejak rencana ekspansi Soekarno- Hatta berembus lima tahun silam.

Kelebihan kapasitas menjadi alasan PT Angkasa Pura (AP) II mengembangkan bandara yang beroperasi sejak 1985 itu. Pasalnya, dari kapasitas maksimal 22 juta penumpang per tahun yang ada saat ini, Bandara Internasional Soekarno-Hatta dipaksa melayani 62,1 juta per tahun.

Mengacu pada grand design, Bandara Internasional Soekarno-Hatta nantinya akan mengoperasikan empat terminal, konektivitas dengan fasilitas kereta api, dan penambahan landasan pacu. Dengan begitu, hingga tahun 2030 Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditargetkan melayani 87 juta penumpang per tahun.

Apabila rencana ekspansi ini berjalan sesuai target, dapat dipastikan kompetisi sektor hospitality di kawasan Cengkareng akan semakin ketat. Namun, Arief Budi Prakosa, General Manager Aston Cengkareng City Hotel and Conference Center, mengatakan, persaingan dapat disiasati dengan jeli membidik pangsa pasar dan memahami kebutuhan konsumen.

BACA JUGA:  Sembilan Venue Unik di Korea untuk Menggelar Kegiatan MICE

“Semua hotel menjual kamar, yang apabila tidak ada inovasi akan berujung pada perang harga. Logikanya sederhana, ballroom terisi maka kamar penuh,” katanya.

Diamond Ballroom Aston Cengkareng

Beroperasi sejak 8 April 2010, Diamond Ballroom menjadi “senjata” Aston Cengkareng dalam menggarap pasar MICE. Ballroom seluas 1.000 meter persegi tersebut mengusung konsep minimalis natural elegan tanpa penggunaan pilar yang memberikan kesan lega pada ruang. Untuk nuansa elegan, Diamond Ballroom mengaplikasikan tiga unit lampu kristal berdiameter 50 sentimeter pada langit-langit setinggi 7 meter.

Diamond Ballroom memiliki dinding bermaterial soundproof untuk menekan noise pada ruang, dengan perpaduan warna cokelat dan kuning gading. Berkapasitas maksimal 1.300 orang, ballroom ini dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, seperti proyektor LCD, dua unit layar proyektor, sound system, Internet nirkabel, dan module stage.

Arief mengatakan, Diamond Ballroom memberikan empat kelebihan yang dapat dinikmati pengguna. Pertama, kemudahan akses di mana tamu dapat memanfaatkan lift yang berada di lobi hotel menuju ballroom yang terletak di lantai enam. Sementara itu, untuk bongkar muat barang, pihak hotel menyediakan lift khusus yang dapat digunakan vendor.

Kedua, lokasi strategis di mana hotel hanya berjarak tempuh 25 menit berkendara dari pusat kawasan bisnis Jakarta dan 20 menit dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Ketiga, ketersediaan pasokan listrik terpasang yang mencapai 100.000 Watt. Apabila kebutuhan listrik sebuah event melebihi kapasitas, maka pengguna ballroom dapat memanfaatkan genset berkapasitas 100-300 kiloVoltAmpere yang disediakan hotel dengan tambahan biaya.

BACA JUGA:  Sarinah akan Disulap Menjadi Wadah Untuk Penyelenggaraan MICE

Keempat, Aston Cengkareng memperlengkapi Diamond Ballroom dengan food and beverage yang mengandalkan menu tradisional. Hal itu dilakukan untuk mengakomodasi instruksi pemerintah yang menganjurkan penyediaan menu tradisional saat pelaksanaan rapat-rapat pemerintahan.

“Awalnya, kami lebih sering menyajikan menu makanan Barat. Namun, ketika menu-menu tradisional, seperti tempe diperkenalkan, sambutan konsumen ternyata cukup bagus,” katanya.

BACA JUGA:  Alila Solo, Raksasa di Jawa Tengah

Selain ballroom, Aston Cengkareng juga memiliki tujuh ruang pertemuan yang penamaannya mengadopsi jenis-jenis batu, seperti Opal, Topas, Tourmaline, Ruby, Emerald, Garnet, dan Sapphire. Ketujuh ruang pertemuan ini didominasi dinding berwarna putih yang dipadukan dengan tirai berwarna kuning gading dan karpet bermotif cokelat tua.

Kelengkapan fasilitas dan akses strategis yang ditawarkan Aston Diamond Ballrom membuat ruang serbaguna ini populer di kalangan pemerintah dengan komposisi market mencapai 70 persen. Sementara, segmen korporasi dan individual mengambil porsi yang sama, yaitu 15 persen. “Khusus event individual (resepsi pernikahan), Diamond Ballroom bisa menjamu 50-70 event per tahun. Ini cukup menguntungkan karena kami tidak pernah sepi wedding setiap Sabtu dan Minggu,” ujar Arief.

Alamat

Jl. Outer Ring Road, Mutiara Taman Palem, Cengkareng 11730 Jakarta Barat

T: (021) 5435 6166

E: info@astonhotelcengkareng.com

W: aston-international.com

spot_img
spot_img

Megabuild, Keramika, dan Megaproperty 2026, Tiga Ekosistem Industri Satu Expo

Jakarta, Venuemagz.com -  Ribuan profesional memadati lantai pameran konstruksi di NICE PIK 2 sejak...

Bali Menjadi Tuan Rumah Asian Open Water Swimming Championship 2026

Jakarta, Venuemagz.com -- Untuk pertama kalinya Indonesia akan menjadi tuan rumah pelaksanaan lomba renang...

Satu Dekade INDOFEST: Gen Z Bawa Harapan Baru Wisata Petualangan

Jakarta, Venuemagz.com – Indonesia Outdoor Festival (INDOFEST) 2026 kembali hadir sebagai pameran perlengkapan kegiatan...

ArtMoments Jakarta 2026: Panggung Lintas Budaya yang Membawa Seni Lokal ke Kancah Global

Jakarta, Venuemagz.com - ArtMoments Jakarta resmi dibuka pada tanggal 4 dan berakhir 7 Juni...