Dyandra Promosindo Hadirkan Dynamic Studio Untuk Acara Virtual

Monday, 08 February 21 Bonita Ningsih
dynamic studio dyandra

Pandemi COVID-19 mengajak pelaku MICE untuk beradaptasi. Beberapa hal yang telah dilakukan ialah dengan membuat konsep acara secara virtual atau hybrid (offline dan online). Konsep tersebut menjadi sebuah inovasi dan optimisme pelaku MICE dalam menghadapi situasi pandemi saat ini.

Sebagai salah satu Professional Exhibition & Event Organizer, Dyandra Promosindo ikut beradaptasi dengan menghadirkan Dynamic Studio yang merupakan wadah untuk mengintegrasikan digitalisasi, virtual, dan hybrid. Studio yang terletak di Gedung Dyandra Promosindo, Palmerah Selatan, Jakarta Barat, ini memiliki luas kurang lebih 54 meter persegi.

BACA JUGA:   Dyandra Promosindo Dipercaya Mengelola Kampoeng Kopi Banaran

Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur Dyandra Promosindo, mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi digital memang sudah dilakukan sejak dulu dan terus berkembang mengikuti zamannya. Dengan kondisi saat ini, menjadi momen terbaik bagi Dyandra Promosindo untuk menyiapkan Dynamic Studio sebagai substansi utama dalam menyelenggarakan event virtual maupun hybrid.

“Jadi, studio ini tidak hanya digunakan untuk event internal kami. Kami akan membuka kesempatan kepada siapa pun yang memang memerlukan prasarana ini untuk menggunakannya,” ungkap Hendra.

BACA JUGA:   Indonesia Convention Exhibition (ICE) Lakukan Lockdown

Dynamic Studio sudah melalui pembangunan tahap pertama dengan fasilitas terbaik di dalamnya. Studio ini memiliki ruang kedap suara, multi-colors background, kamera Sony A6400 KIT 16-50 MM, lighting SL60W, mixer MACKIE PRO 8chane FX8V3, video capture card, clip-on mic, LED TV 55 inci, dan sound card. Dengan spesifikasi tersebut, studio ini dapat digunakan untuk kebutuhan fotografi, tapping visual, dan juga live streaming.

Selanjutnya, Dynamic Studio akan masuk ke tahap kedua dan ketiga dengan meningkatkan peralatan studio menjadi lebih canggih. Studio ini nantinya akan menggunakan kamera 4K, 3D, dan 4D animasi pada live performance dan tapping, serta teknologi VR dan AR. Paling istimewa ialah studio ini akan menggunakan metodologi studio cyclorama (siklorama) dalam menyelenggarakan sebuah acara. Direncanakan, tahapan ini akan rampung pada semester dua tahun 2021.