Kota Bandung memiliki banyak keunggulan untuk kegiatan wisata maupun MICE, mulai dari alam, warisan sejarah, kuliner, hingga belanja. Tak heran, Bandung masih menjadi pilihan utama dan destinasi unggulan untuk kegiatan perjalanan insentif di Indonesia.
Heben Ezer, Head of Tour Inbound & Domestic ASTINDO, menjelaskan bahwa Bandung menjadi destinasi unggulan insentif karena memiliki aksesibilitas darat yang baik. Perjalanan darat ke Bandung dapat ditempuh menggunakan mobil pribadi, kereta api jarak jauh, hingga kereta cepat Whoosh.
“Pada umumnya, insentif perusahaan banyak menghindari penerbangan karena harga yang sangat dinamis. Oleh sebabnya, daerah yang memiliki akses jalur darat yang baik seperti Bandung ini akan menjadi pilihan utama untuk destinasi insentif,” ujar Heben.
Selain itu, Bandung juga menawarkan akses udara melalui Bandara Internasional Kertajati untuk wisatawan insentif dari luar Pulau Jawa. Bandung juga memiliki infrastruktur yang baik sehingga ramah untuk para pejalan kaki.
“Kalau berbicara saat ini, Bandung Selatan arah Ciwidey menjadi tujuan favorit untuk wisatawan insentif perusahaan. Hal ini karena adanya pengembangan destinasi seperti Jembatan Suspensi Rengganis atau Keranjang Sultan D’Riam di daerah tersebut,” jelasnya lagi.

Di sana, wisatawan dapat melintasi jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara sambil menikmati pemandangan alam Ciwidey. Sementara, di Keranjang Sultan D’Riam dapat menyusuri sungai dengan keranjang tradisional untuk mendapatkan pengalaman berkesan.
Sejumlah aktivitas team building juga dapat dilakukan grup insentif berupa trekking ke Kawah Putih yang dilanjutkan dengan sesi refleksi di resor pegunungan. Bagi yang menyukai wahana ekstrem dapat melakukan flying fox, paintball, dan arung jeram di Sungai Citarik.
Keseruan lainnya juga dapat dinikmati dengan lava cross atau petualangan seru menggunakan jip. Lava cross sering diartikan sebagai aktivitas offroad ekstrem untuk merasakan sensasi adrenalin di jalur berbatu dan berlumpur. Biasanya kegiatan ini dapat dilakukan di Kawah Putih atau Kawah Rengganis karena menawarkan pemandangan alam unik sisa erupsi gunung berapi.
“Banyak aktivitas team building yang dapat dilakukan di Bandung, tergantung dari lokasi acaranya. Misalnya, untuk permainan air bisa melakukan kegiatan leaking pipe, water transfer, atau permainan seperti di waterboom. Kalau tidak terlalu banyak air bisa melakukan lava cross, lead the blind, atau trusting game,” tutup Heben.
Aksesibilitas
– Jalan tol Cipularang dan Cisumdawu
– Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ)
– Kereta Cepat Whoosh
– Bandara Internasional Kertajati
Akomodasi
14.784 hotel bintang 1-5 (berdasarkan OTA)
Venue MICE
– Bandung Convention Centre
– Pullman Bandung International Convention Center
– Trans Convention Centre
Kunjungan Wisatawan
– Wisnus periode Januari-Oktober 2025: 19,84 juta perjalanan (BPS Kota Bandung)
– Wisnus periode Januari-Oktober 2025: 11,86 juta perjalanan (BPS Kabupaten Bandung)
Penyelenggaraan Event
– Konferensi Asia-Afrika
– Asia Afrika Festival (AAF)
– Pekan Olahraga Nasional (PON)
– Bandung Design Biennale
– Bandung Arts Festival
– Angklung Pride
– Papandayan Jazz Festival




