PON XX Bantu Promosikan Desa Wisata Kampung Yoboi di Papua

Friday, 24 September 21 Bonita Ningsih

Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 di Papua diharapkan mampu meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat sekitar. PON XX juga diharapkan dapat mendukung berkembangnya pariwisata berbasis komunitas kreatif seperti yang dihadirkan anak-anak muda di Desa Wisata Kampung Yoboi.

Kampung Yoboi dijadikan sebuah desa wisata yang memiliki daya tarik lengkap di Jayapura, Papua. Tak hanya dari segi keindahan alam, desa wisata ini juga terkenal dengan seni budaya dan wisata edukasi di dalamnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan bahwa Desa Wisata Kampung Yoboi merupakan desa wisata yang mengedepankan kearifan lokal sebagai daya tarik. Kemenparekraf akan membuat desa wisata ini sebagai salah satu destinasi wisata terbaik di Papua dengan mengandalkan strategi promosi dan menyasar wisatawan nusantara.

BACA JUGA:   Wisata Kekinian di Sungailiat, Coba ke De Locomotief

“Harapan kami ke depan setelah PON atau di tengah penyelenggaraan PON nanti, desa wisata akan semakin berkembang dan dikenal banyak orang. Kami juga harap destinasi berbasis komunitas yang menawarkan ekonomi kreatif ini akan tumbuh dan mengambil peluang di depan mata,” jelas Sandiaga.

Sandiaga menyebutkan untuk mencapai Kampung Yoboi, wisatawan harus menyeberangi Danau Sentani melalui Dermaga Khalkote. Sepanjang perjalanan, wisatawan akan disuguhi pemandangan indah dari Danau Sentani yang dikelilingi bukit-bukit hijau dan langit cerah.

Sesampainya di sana, wisatawan akan menemui hutan seluas 1.600 hektar yang ditanami pohon sagu. Lebih dari 20 jenis sagu terdapat di hutan tersebut sehingga daerah tersebut dikenal sebagai penghasil sagu terbanyak di Indonesia. Di sini, wisatawan juga diberi berkesempatan untuk melakukan tracking wisata pohon sagu sepanjang 420 meter.

BACA JUGA:   Bali Tetap Jadi Incaran Turis

Selain keindahan alam, Kampung Yoboi, juga dikenal dengan kekayaan budaya. Beragam festival budaya telah dihadirkan di sini, di antaranya adalah Festival Ulat Sagu, Festival Ela (berburu hewan hutan), hingga Festival Danau Sentani. Kampung Yoboi juga memiliki beragam jenis tarian seperti Tarian Isosolo yang dihadirkan di atas air menggunakan perahu.

Beragam produk ekonomi kreatif juga menjadi daya tarik Kampung Yoboi seperti papeda, es krim dari sagu, tepung sagu, sagu bakar, dan kue tradisional lainnya. Kampung Yoboi juga memiliki ragam batik Papua, kriya seperti tas dari anyaman daun sagu, kalung dan tirai dari buah sagu, taman gizi terapung, dan lainnya.

BACA JUGA:   7 Jam di Kota Pempek

“Desa ini memiliki potensi terbaik dan saya yakin dengan adanya Kampung Yoboi, maka, Indonesia Timur akan semakin dikenal oleh masyarakat luas,” Sandiaga menambahkan.