BerandaDestinationTarif Masuk Tempat Wisata di Raja Ampat Naik Hingga 300 Persen

Tarif Masuk Tempat Wisata di Raja Ampat Naik Hingga 300 Persen

Published on

spot_img
spot_img

Setiap wisatawan yang berkunjung ke Raja Ampat kini harus membayar lebih mahal. Wisatawan domestik dikenakan tarif masuk per kunjungan sebesar Rp300 ribu dari sebelumnya Rp75 ribu, dan wisatawan mancanegara dikenakan tarif Rp1 juta dari sebelumnya Rp300 ribu.

Tarif tersebut diatur dalam Peraturan Bupati Raja Ampat No.34 Tahun 2025 tentang Perubahan Tarif Retribusi Tempat Rekreasi dan Pariwisata, yang dikeluarkan pada akhir tahun 2025. Dalam peraturan itu juga dijelaskan bahwa pendapatan dari tarif itu akan dialokasikan sebanyak 60 persen untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD), 15 persen untuk spot wisata di masing-masing kampung, dan 25 persen untuk operasional pengawasan semisal patroli, rehabilitasi terumbu karang, dan pengelolaan sampah.

BACA JUGA:  Isi Libur Lebaran dengan Jeep Lava Tour Merapi

Menurut Yulius Ricky Soeharto Ketua DPD ASITA Papua Barat Daya, sebenarnya tujuan peraturan itu baik, tapi di lapangan ada beberapa tantangan yang harus disepakati antara pemerintah daerah dengan masyarakat adat. 

“Sekarang ini masih ada iuran di masing-masing spot. Kalau ini terlaksana dan berjalan sesuai peraturan, tidak ada iuran lagi, malah menguntungkan. Tapi apakah bisa? Kuncinya kesepakatan Pemda dengan masyarakat adat,” kata Ricky. 

BACA JUGA:  Melihat Pemandangan 5 Gunung di Ketep Pass

Karena peraturan ini baru dikeluarkan pada akhir tahun 2025, menurut Ricky ketaatan untuk menerapkannya belum terlihat. “Sementara, sekarang ini masih double. Tarif kita bayar naik, dan di spot kita bayar juga,” katanya. 

Ricky juga mengatakan bahwa dengan adanya kenaikan tarif tersebut sebaiknya diimbangi dengan peningkatan fasilitas penunjang kegiatan wisata di Raja Ampat. Jadi ada feed back yang dirasakan ketika wisatawan harus membayar lebih.

spot_img

Kembali Digelar, Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dengan Banyak Musisi

Solo, Venuemagz.com - Dyandra Promosindo kembali menghadirkan festival musik Projek-D pada 5 September 2026...

House of Tugu Old Town Jakarta Hadirkan Speakeasy Bar De Tiger

Jakarta, Venuemagz.com — Batavia Lama kembali bersinar. De Tiger, sebuah Far East Speakeasy Bar...

Kolaborasi Seni dan Desain Interior Hadir di Pameran Alaya Kala

Jakarta, Venuemagz.com - SANKHARA Art bersama Quatro Design Studio, Theory of Living, dan Pola...

Desa Wisata Jatiluwih: Warisan Subak Bali yang Mendunia

Bali, Venuemagz.com -- Desa Wisata Jatiluwih di Bali menjadi salah satu destinasi berbasis lanskap...

Kemenpar Catat Ada Peningkatan Pergerakan ke 10 Destinasi Pariwisata Prioritas Saat Libur Lebaran 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Libur Lebaran menjadi momentum paling dinantikan banyak orang khususnya bagi masyarakat...

Raja Ampat Jadi Alternatif Destinasi Incentive Travel 

Minat korporat mengadakan program incentive travel ke Raja Ampat mulai tumbuh. Dari jumlah wisatawan...

Raja Ampat Fokus Promosi Dua Destinasi Wisata Ini

Pemerintah Kabupaten Raja Ampat telah membuka kembali pariwisata daerahnya secara bertahap sejak bulan Oktober...