BerandaDestinationStrategi Hong Kong untuk Memikat Wisatawan Muslim Global

Strategi Hong Kong untuk Memikat Wisatawan Muslim Global

Published on

spot_img

Potensi wisatawan muslim global terus meningkat pesat hingga 2025, menjadikan segmen ini salah satu pendorong utama pertumbuhan pariwisata dunia. Berdasarkan laporan Mastercard-CrescentRating Global Muslim Travel Index (GMTI) 2025, jumlah wisatawan muslim internasional diproyeksikan terus meningkat secara signifikan hingga 2030.

Pada 2024, jumlah wisatawan muslim global tercatat 176 juta atau naik 25 persen dari 2023 serta naik 10 persen dari 2019. Jumlah wisatawan muslim internasional diperkirakan naik menjadi 230 juta pada 2025, dan mencapai 245 juta wisatawan pada 2030.

Selain meningkat secara jumlah, daya beli dan pengaruh segmen ini juga makin besar. Pada 2025, perkiraan belanja wisatawan muslim global mencapai US$226 miliar, dan meningkat menjadi US$230 miliar pada 2030.

Sektor pariwisata halal global diperkirakan tumbuh sekitar 5,5 persen per tahun (CAGR 2025-2030). Laporan Reports & Insights memperkirakan nilai pasar pariwisata halal global mencapai US$341,4 miliar pada 2030, naik tajam dari kisaran US$226 miliar pada 2024.

wisatawan muslim di ngong ping 360 hong kong

Dengan bertumbuhnya populasi penduduk muslim global yang diperkirakan mencapai 2,54 miliar pada 2035, segmen ini akan menjadi market yang penting bagi banyak destinasi wisata di dunia.

Destinasi Ramah Muslim

Besarnya potensi dari wisatawan muslim global membuat banyak negara dan destinasi wisata kini menawarkan lebih dari sekadar paket jalan-jalan. Sejumlah destinasi wisata turut memperbaiki fasilitas dan produknya agar lebih menarik di mata wisatawan muslim.

Hong Kong misalnya yang menerapkan tiga pendekatan untuk memperluas segmen wisatawan mancanegara yang datang ke Hong Kong, yaitu akreditasi, edukasi, dan promosi.

BACA JUGA:  Kolaborasi HKTB dan Nada Puspita Untuk Promosikan Destinasi Ramah Muslim di Hong Kong

Bekerja sama dengan beberapa organisasi akreditasi, Hong Kong Tourism Board (HKTB) aktif mengedukasi restoran, hotel, atraksi, dan venue MICE untuk mengakomodasi kebutuhan para tamu muslim. Hingga saat ini, ada sekitar 199 restoran yang bersertifikat halal di Hong Kong, meningkat signifikan dari tahun 2024 yang hanya 100 restoran. Selain itu, sebanyak 63 hotel, 3 atraksi wisata, dan 2 venue MICE telah berstandar ramah muslim.

makanan Halal Hotel di hong kong

HKTB juga meluncurkan “Hong Kong Restaurants Halal Certification Funding Scheme”. Melalui program tersebut, restoran yang berhasil mendapatkan sertifikat halal antara 17 September 2025 hingga 31 Desember 2026 akan mendapatkan subsidi biaya 50 persen maksimal HK$5.000.

HKTB berharap program subsidi tersebut mendorong lebih banyak lagi restoran dan kafe untuk mendapatkan sertifikasi halal sehingga para wisatawan muslim memiliki opsi tempat makan yang lebih beragam lagi.

Dr. Peter Lam, Chairman Hong Kong Tourism Board (HKTB), mengatakan, “HKTB bekerja sama dengan Pemerintah Hong Kong SAR dan seluruh mitra di industri pariwisata untuk mendorong Hong Kong sebagai destinasi ramah muslim. Kita juga memperkuat koneksi dengan wilayah Timur Tengah dan ASEAN beberapa tahun belakangan.”

HKTB juga mempromosikan Hong Kong sebagai destinasi ramah muslim melalui berbagai cara, salah satunya melalui halaman khusus muslim di situs DiscoverHongKong.com. Di halaman tersebut, para pengunjung bisa mengetahui lebih lengkap mengenai apa saja yang ditawarkan oleh Hong Kong kepada wisatawan muslim global, mulai dari hotel bersertifikat halal, tempat beribadah, hingga pilihan makanan halal.

BACA JUGA:  Arashiyama, Pesona Hutan Bambu, Kuil, dan Taman Kera

Tujuan Bisnis MICE Ramah Muslim

Untuk menunjukkan secara langsung layanan dan produk ramah muslim kepada wisatawan mancanegara, Hong Kong mengadakan The 10th Belt & Road Summit pada 10-11 September 2025. Acara ini mengundang sejumlah perwakilan organisasi internasional, pejabat pemerintah, dan para pelaku usaha dari negara muslim maupun negara dengan populasi muslim terbanyak. Pada acara ini, Hong Kong mengkurasi langsung pengalaman apa saja yang bisa dinikmati seluruh delegasi, salah satunya adalah makan malam di Chinesology, restoran Canton mewah pertama yang bersertifikat halal di Hong Kong.

Halal Restaurant Chinesology

Datuk Dr Mohd Yusoff Sulaiman, President Malaysia Rail Industry Corporation, memuji rasa kuliner Canton yang disajikan sekaligus mengapresiasi pertumbuhan infrastruktur bagi wisatawan muslim.

Aminuddin Bin Zulkip­li, Chairman The Federal Agricultural Marketing Authority, menambahkan, wisatawan muslim akan datang ke Hong Kong apabila mereka yakin bahwa di destinasi tujuan tersedia makanan halal.

Untuk memenuhi kebutuhan wisatawan bisnis, dua venue utama di Hong Kong, yaitu Hong Kong Convention and Exhibition Centre (HKCEC) dan AsiaWorld-Expo (AWE), juga menerima penghargaan prestisius dari CrescentRating. HKCEC merupakan venue MICE pertama di Hong Kong yang menerima penghargaan tertinggi Gold Certification, sementara AWE diakui akan layanan dan fasilitasnya yang sangat lengkap.

BACA JUGA:  Ingin Berlibur ke Raja Ampat, Lakukan 8 Syarat Wajib Ini

Kedua venue MICE tersebut juga telah dilengkapi area salat, makanan halal, dan beragam fasilitas ramah muslim lainnya untuk memastikan delegasi muslim dan pengunjung yang datang merasa nyaman.

Akreditasi Internasional

Dengan segala upaya yang telah dilakukan, Hong Kong semakin memantapkan posisinya sebagai tujuan wisata ramah muslim. Laporan Global Muslim Travel Index 2025 menunjukkan, di antara negara non-OIC (Organization of Islamic Cooperation), untuk pertama kalinya Hong Kong berada di peringkat ketiga sebagai “Muslim-friendly Destinations (non-OIC)”, naik satu posisi dari tahun sebelumnya.

HKTB_Awards_Muslim Friendly

Selain itu, Hong Kong juga ada di peringkat pertama kategori “Muslim-friendly Accessible Travel Destination (non-OIC)”, serta peringkat kedua di kategori “Muslim Women Friendly Travel Destination (non-OIC)”.

Dalam acara “The Halal in Travel Awards 2025” oleh CrescentRating, Hong Kong juga menerima anugerah “Most Promising Muslim-friendly Destination of the Year”.

crescent rating

Penghargaan lain yang juga diperoleh adalah The Mira Hong Kong dan Kowloon Shangri-La, Hong Kong yang mendapatkan “Muslim-friendly Hotel of the Year”, lalu Ngong Ping 360 mendapatkan “Muslim-friendly Attraction of the Year”, serta Hong Kong Convention and Exhibition Centre menerima penghargaan “Muslim-friendly Convention and Exhibition Centre of the Year”.

Berbagai akreditasi dari lembaga internasional tersebut menjadi bukti nyata upaya Hong Kong Tourism Board (HKTB) dan sektor pendukungnya untuk menjadikan Hong Kong sebagai destinasi ramah muslim.

spot_img

Kenyamanan Menginap Bersama Keluarga di ‎Atria Residences Gading Serpong

Tangerang, Venuemagz.com -- ‎Atria Residences Gading Serpong menawarkan pengalaman menginap yang nyaman dan menyenangkan,...

Asian Delight Jelajah Rasa Asia Dalam Satu Malam

Menyambut akhir pekan, ARTOTEL Thamrin Jakarta menghadirkan pengalaman kuliner yang penuh eksplorasi rasa bertajuk...

Mau Bidik Audien Profesional? Ini Strategi Event yang Terbukti Efektif

Jakarta, Venuemagz.com – Mengisi kursi penonton untuk konser, festival kuliner, atau event publik mungkin...

DXI 2026 Siap Digelar Akhir Bulan Ini dengan Ragam Aktivitas

Jakarta, Venuemagz.com - Dyandra Event Solutions siap menggelar pameran Deep and Extreme Indonesia (DXI)...

Kolaborasi Hong Kong Tourism Board dan EIGER Promosikan Wisata Outdoor

Hong Kong Tourism Board (HKTB), berkolaborasi dengan EIGER mengumumkan sebuah inisiatif spesial yang membawa...

Hong Kong Tingkatkan Pengalaman Perjalanan Ramah Muslim

Hong Kong, Venuemagz.com -- Hong Kong terus meningkatkan daya tariknya sebagai destinasi ramah muslim...

Hong Kong Kini Lebih Nyaman Bagi Wisatawan Muslim

Hong Kong, Venuemagz.com – Sebagai salah satu negara destinasi wisata terpopuler di Asia, Hong...