BerandaEventDAI Gelar Meeting, Pameran, dan Karnaval di Hari Asuransi 2019

DAI Gelar Meeting, Pameran, dan Karnaval di Hari Asuransi 2019

Published on

spot_img

Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan bahwa tahun depan Indonesia akan memasuki periode dengan komposisi jumlah penduduk produktif yang cukup tinggi. Hal tersebut tentunya akan berimplikasi pada meningkatnya demand terhadap asuransi karena masyarakat sebenarnya membutuhkan produk keuangan yang baik.

Riswinandi menambahkan, potensi tersebut harus ditunjang oleh hegemoni insurance technology yang kian populer dengan berevolusi aspek operasional asuransi, seperti sisi penjualan produk, underwriting, hingga pembelian polis yang bisa dilakukan hanya dengan sentuhan jari.

“Dengan tema ini kami berharap distribusi produk asuransi bisa lebih masif sehingga bisa mendorong percepatan pertumbuhan industri asuransi nasional,” tegasnya.

BACA JUGA:  DXI 2024 Tingkatkan Kualitas dan Keberagaman Program

Hari Asuransi merupakan kegiatan besar bagi seluruh pelaku di industri asuransi yang diperingati tiap 18 Oktober. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi industri untuk lebih gencar melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat Indonesia. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Perayaan kegiatan yang sebelumnya dikenal dengan “‘Insurance Day” mulai tahun ini berubah nama menjadi “‘Hari Asuransi’ “agar dapat lebih mudah diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.

BACA JUGA:  Hilton Indonesia dan Weddingku Hadirkan Pameran Pernikahan Virtual

Untuk menyosialisasikan manfaat berasuransi, DAI melaksanakan program literasi asuransi ke 24 kota dan hingga saat ini program ini telah menyentuh 17.277 peserta, yang terdiri dari para murid SMA dan SMK.

Upaya literasi secara massal ini mendapat pengakuan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) dan tercatat sebagai rekor “Literasi Asuransi kepada Siswa/i SMA/K dengan Peserta Terbanyak di Indonesia”.

Selain itu, DAI juga bekerja sama dengan Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam melakukan sosialisasi asuransi kepada para pelaku UMKM dan masyarakat pra sejahtera. “Salah satu pesan utama yang kami angkat di program literasi ini adalah bagaimana asuransi merupakan salah satu bentuk investasi penting, yang akan sangat diperlukan pada saat terjadinya kerugian risiko atau musibah. Hal tersebut harus sampai dan dapat dipahami oleh masyarakat,” imbuh Fachri.

BACA JUGA:  Pameran Muscle Car Berukuran Mini akan Hadir di Jakarta

Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan bahwa tahun depan Indonesia akan memasuki periode dengan komposisi jumlah penduduk produktif yang tinggi, Hal ini akan berimplikasi pada meningkatnya demand terhadap asuransi karena sebetulnya lapisan golongan masyarakat ini akan membutuhkan berbagai produk keuangan baik untuk proteksi, investasi, leisure, dan lain sebagainya.

spot_img
spot_img

Piala Dunia 2026 Memicu Pertumbuhan Perjalanan Wisata Dunia

Perhelatan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko (11 Juni...

BTS Bikin Hotel Penuh, Busan Gratiskan Rumah Warganya

Jakarta, Venuemagz.com - Ketika sebuah kota menjadi tuan rumah konser BTS, yang datang bukan...

ISCOMICE 2026 Dorong Transformasi Industri MICE melalui Smart Technology dan Human-Centered Innovation

Jakarta, Venuemagz.com — Program Studi MICE Politeknik Negeri Jakarta kembali menyelenggarakan konferensi ilmiah tahunan...

Saat BTS Datang, Busan Tak Hanya Menjual Konser

Jakarta, Venuemagz.com - Kehadiran BTS di sebuah kota hampir selalu menghadirkan efek berantai. Hotel...