BerandaEventDestinasi Wisata Jangan Dipromosikan Berlebihan

Destinasi Wisata Jangan Dipromosikan Berlebihan

Published on

spot_img

Untuk keempat kalinya, Studi Industri Perjalanan di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung menggelar Travel Industry Student Forum (TISF) dengan mengangkat tema “Smart Travel”. Acara ini diselenggarakan pada 20 Oktober 2016 di Convention Hall, Gedung Ciremai, STP Bandung.

Travel Industry Student Forum dihadiri oleh berbagai ahli di bidang pariwisata dan perjalanan, seperti Yumana Marjuka dari Tourism Consultant, Kepala Sub Bidang Strategi dan Prototipe Destinasi Kementerian Pariwisata Hari Ristanto, Editor Indonesia.Travel Himawan, Syahruddin Tahir dari Universitas Malaysia Utara, dan Loo Siew Meng dari Asosiasi Guide Asia Tenggara.

BACA JUGA:  The Hotel Week Indonesia Targetkan 5.000 Buyer

Hari Ristanto mengatakan, Indonesia tidak harus melulu melakukan promosi pariwisata karena dikhawatirkan akan berdampak pada destinasi yang sangat memprihatinkan. Hari mencontohkan, apabila setiap destinasi selalu dipromosikan untuk mendatangkan wisman dalam jumlah banyak, dikhawatirkan berdampak pada kerusakan di destinasi tersebut. Padahal, seperti diketahui, yang jadi permasalahan adalah kesiapan dari Indonesia sendiri dalam menyediakan infrastruktur dan SDM di industri perjalanan maupun pariwisata. Oleh karena itu, Kementerian Pariwisata berupaya untuk menjalankan program sustainable tourism di mana setiap destinasi harus dijaga agar terhindar dari kerusakan sehingga keindahan destinasi tersebut dapat dirasakan oleh anak cucu kita.

BACA JUGA:  Keragaman Budaya di Sanur Village Festival 2016

Travel Industry Student Forum merupakan acara yang mengulas isu-isu di industri perjalanan dari segala sisi, baik akademis, pemerintah, maupun pelaku perjalanan. Acara ini juga menjadi wadah pembelajaran bagi mahasiswa untuk menulis dan mempresentasikan karya ilmiah di bidang perjalanan dan pariwisata. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang pertemuan antar-universitas maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di seluruh Indonesia yang memiliki ketertarikan pada industri perjalanan maupun pariwisata.

BACA JUGA:  Property Weekend Fiesta Incar Kaum Milenial

“Ide munculnya Smart Travel pada acara Travel Industry Student Forum merupakan hasil perundingan mahasiswa semester lima Studi Industri Perjalanan selaku penyelenggara yang ingin menggagas isu atau tren-tren terbaru yang ada di dunia perjalanan, salah satunya di era digital ini,” kata Muhammad Ramadhan, Ketua Penyelenggara Travel Industry Student Forum.

Penulis: Ahmad Baihaki

Wajah Baru ARTOTEL Harmoni Jakarta Padukan Seni Peranakan dan  Gaya Hidup Urban 

Jakarta, Venuemagz.com - ARTOTEL Harmoni Jakarta sukses menggelar grand launching pada tanggal 23 Oktober...

Genjot Daya Saing Global, Kemenekraf Rilis Tiga Terobosan Baru dalam WCCE 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) meluncurkan tiga inisiatif strategis dalam...

Sukses Besar WCCE 2026: Dari ‘Jakarta Vision’ hingga Estafet Estetika ke Glasgow

Jakarta, Venuemagz.com - The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 resmi ditutup...

IIMS Garage Balikpapan 2026 Tutup Gelaran dengan Capaian Positif dan Lonjakan Pengunjung 

Balikpapan, Venuemagz.com - Dyandra Promosindo kembali sukses menggelar Indonesia International Motor Show (IIMS) Garage...

Wajah Baru ARTOTEL Harmoni Jakarta Padukan Seni Peranakan dan  Gaya Hidup Urban 

Jakarta, Venuemagz.com - ARTOTEL Harmoni Jakarta sukses menggelar grand launching pada tanggal 23 Oktober...

Genjot Daya Saing Global, Kemenekraf Rilis Tiga Terobosan Baru dalam WCCE 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) meluncurkan tiga inisiatif strategis dalam...

Sukses Besar WCCE 2026: Dari ‘Jakarta Vision’ hingga Estafet Estetika ke Glasgow

Jakarta, Venuemagz.com - The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 resmi ditutup...