BerandaEventDestinasi Wisata Jangan Dipromosikan Berlebihan

Destinasi Wisata Jangan Dipromosikan Berlebihan

Published on

spot_img

Untuk keempat kalinya, Studi Industri Perjalanan di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung menggelar Travel Industry Student Forum (TISF) dengan mengangkat tema “Smart Travel”. Acara ini diselenggarakan pada 20 Oktober 2016 di Convention Hall, Gedung Ciremai, STP Bandung.

Travel Industry Student Forum dihadiri oleh berbagai ahli di bidang pariwisata dan perjalanan, seperti Yumana Marjuka dari Tourism Consultant, Kepala Sub Bidang Strategi dan Prototipe Destinasi Kementerian Pariwisata Hari Ristanto, Editor Indonesia.Travel Himawan, Syahruddin Tahir dari Universitas Malaysia Utara, dan Loo Siew Meng dari Asosiasi Guide Asia Tenggara.

BACA JUGA:  Berkumpul, Berbagi dan Update Informasi tentang Foto & Videografi di ECI Virtual Conference 2021

Hari Ristanto mengatakan, Indonesia tidak harus melulu melakukan promosi pariwisata karena dikhawatirkan akan berdampak pada destinasi yang sangat memprihatinkan. Hari mencontohkan, apabila setiap destinasi selalu dipromosikan untuk mendatangkan wisman dalam jumlah banyak, dikhawatirkan berdampak pada kerusakan di destinasi tersebut. Padahal, seperti diketahui, yang jadi permasalahan adalah kesiapan dari Indonesia sendiri dalam menyediakan infrastruktur dan SDM di industri perjalanan maupun pariwisata. Oleh karena itu, Kementerian Pariwisata berupaya untuk menjalankan program sustainable tourism di mana setiap destinasi harus dijaga agar terhindar dari kerusakan sehingga keindahan destinasi tersebut dapat dirasakan oleh anak cucu kita.

BACA JUGA:  Jelang Indonesian GP 2023, Pembangunan Infrastruktur KEK Mandalika Berjalan Optimal

Travel Industry Student Forum merupakan acara yang mengulas isu-isu di industri perjalanan dari segala sisi, baik akademis, pemerintah, maupun pelaku perjalanan. Acara ini juga menjadi wadah pembelajaran bagi mahasiswa untuk menulis dan mempresentasikan karya ilmiah di bidang perjalanan dan pariwisata. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang pertemuan antar-universitas maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di seluruh Indonesia yang memiliki ketertarikan pada industri perjalanan maupun pariwisata.

BACA JUGA:  ICST 2017 Lahirkan Deklarasi Yogyakarta

“Ide munculnya Smart Travel pada acara Travel Industry Student Forum merupakan hasil perundingan mahasiswa semester lima Studi Industri Perjalanan selaku penyelenggara yang ingin menggagas isu atau tren-tren terbaru yang ada di dunia perjalanan, salah satunya di era digital ini,” kata Muhammad Ramadhan, Ketua Penyelenggara Travel Industry Student Forum.

Penulis: Ahmad Baihaki

IIPE 2026 Sukses Digelar, Catat 78.758 Pengunjung dan Cetak Rekor Dunia Guinness

Tangerang, Venuemagz.com - Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2026 resmi menutup rangkaian acaranya dengan...

Ho Chi Minh City dan Binh Duong Tawarkan Wisata Budaya dan Pesona Modern Vietnam

Berwisata ke Vietnam Selatan menawarkan perpaduan menarik antara sejarah, budaya, kuliner, dan perkembangan modern....

Destination Convention Malaysia Menyatukan Seluruh Infrastruktur MICE di Malaysia

Malaysia, Venuemagz.com – Marriott International berkolaborasi dengan biro-biro konvensi di Malaysia untuk menjadikan Malaysia...

Perjalanan Insentif Menjelajah Sunda Kecil Menggunakan Motor

Bali, Venuemagz.com – Bali Moto Adventures memperkenalkan program khusus bagi tour operator dan mitra...

IIPE 2026 Sukses Digelar, Catat 78.758 Pengunjung dan Cetak Rekor Dunia Guinness

Tangerang, Venuemagz.com - Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2026 resmi menutup rangkaian acaranya dengan...

Ho Chi Minh City dan Binh Duong Tawarkan Wisata Budaya dan Pesona Modern Vietnam

Berwisata ke Vietnam Selatan menawarkan perpaduan menarik antara sejarah, budaya, kuliner, dan perkembangan modern....

Destination Convention Malaysia Menyatukan Seluruh Infrastruktur MICE di Malaysia

Malaysia, Venuemagz.com – Marriott International berkolaborasi dengan biro-biro konvensi di Malaysia untuk menjadikan Malaysia...